Sabtu, 10 Agustus 2013

Kenapa Toilet Umum Bau?

toilet umum bau
Bukan lagi rahasia umum bahwa toilet adalah tempat horor dan angker. Kesan tersebut sangat tergambar jelas dengan begitu joroknya toilet umum yang rata-ratanya gratis. Rendahnya kesadaran menjadikan toilet umum baunya bikin bulu hidung rontok seketika.
Pertama sekali masuk adalah upaya menahan nafas sepanjang-panjangnya, misanya harus kencing atau BAB. Pengalaman ini pernah saya rasakan dan bagikan kepada anda semua, ini jadi kesan buruk saat saya bepergian jauh. Mules yang melanda datang di luar rencana mengakibatkan saya mencari tempat menabung terdekat.

Sampailah di sebuah toilet umum, sedikit informasi adalah toilet umum sering ditemukan di tempat ibadah atau sejumlah balai desa terutama di daerah saya di Aceh. Pemandangannya begitu mengenaskan dan tidak bisa dijelaskan dan mengakibat niat sakit perut menjadi batas.
Pengalaman buruk itu bertanya-tanya, mengapa toilet umum cenderung kotor dan baunya bisa merusak indera penciuman?

Pertanyaan-pertanyaan itu terus terngiang di dalam kepala saya pribadi sampai akhirnya saya menemukan jawaban yang tepat mengapa toilet umum cenderung bau dan kotor. Saya pribadi melansir beberapa penyebabnya, berikut ulasan lengkapnya.

1.      Kurangnya Kesadaran
Memang kesadaran umumnya masyarakat kita sangat kurang terutama sekali dalam kebersihan toilet atau toilet. Ada anggapan dalam setiap orang yang sudah “pakai” 
Ahhh... nanti pasti ada yang siram dan bersihkan, ngapain repot-repot!!
Alhasil.. karena pikiran orang pertama seperti itu, lama-kelamaan menjadi kotor karena yang 2, 3 dan seterusnya melakukan ha yang sama. Mereka yang menggunakan yang ke sekian akan berkata lain lagi.
Ahh.. sudah jelas kotor ngapain diberikan, nanti pasti ada yang bersihkan!!
Kesadaran yang rendah itulah mengapa banyak toilet umum terlihat begitu horor dan jangan berpikiran karena punya umum berakibat kurang digubris.

2.      Ada yang Bersihkan
Seperti yang saya katakan tadi sebelumnya, merasa ada yang membersihkan kelak. Nyata semuanya mau buat “pakai”tapi lupa cara membersihkan. Jadi yang dirugikan adalah orang terakhir atau orang yang sama datang di lain waktu.

Sebaiknya hilangkan kebiasaan seperti itu, punya umum bukan berarti harus dipakai sesukanya dan setelahnya lepas tangan. Kalau toilet umum yang sifatnya gratis bisa terjaga dengan baik, maka ngapain harus nyari yang bayar.

3.      Kurang Edukasi
Toilet umum sering kotor bukan hanya rendahnya akan kesadaran, tetapi juga kurangnya edukasi dalam kebersihan. Masih banyak ternyata yang lupa menyiram walaupun sudah begitu banyak rambu-rambu tau peringatan keras. 
Ahhh.... ngga ada yang lihat dan tau!!
Kejahilan dan keusilan itu merugikan banyak orang lain, ada yang harus menahan nafas atau kadang tidak jadi menggunakan fasilitas toilet umum tadi. Yang paling sengsara lagi adalah petugas yang membersihkan. Ia harus bekerja dua kali lebih keras, kasihan bukan!

Akibat di timbulkan dari toilet yang kotor?
Berbagai jenis kuman dan penyakit bisa tumbuh subur dari toilet yang kotor, salah satunya yaitu bakteri jenis Salmonella listeria dan Bacillus berakibat kepada efek keracunan. Ada pula beragam virus lain yang lebih ganas, misalnya Rhinovirus penyebab flu dan Respiratory syncytial penyebab gangguan pernapasan.

Sejumlah penyakit buat kita semua sadar bahkan nilai kebersihan itu penting, sesuai jargon kebersihan adalah sebahagian iman. Jadi... kini mari jaga bersama toilet umum layaknya toilet pribadi dengan kesadaran bersama. Agar tak ada lagi pengguna yang harus menutup hidup dan menahan napas sebelum masuk toilet umum.
Sekian, semoga memberikan kesadaran, Bye!
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Halo Penulis

Foto saya

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis