Selasa, 26 November 2013

6 Model Percintaan Sulit Diperjuangkan

percintaan sulit


Cinta itu jadi salah satu bentuk kebutuhan hidup yang harus diterima dan diberikan untuk yang kasihi serta yang mengasihi. Apakah  itu cinta orang tua kepada anaknya, cinta pencipta kepada makhluknya hingga cinta antara dua jenis manusia yang saling berbeda satu sama lain. Dan dari semua cinta itu ada yang berbalas atau hanya sebuah tepuk sepihak saja tanpa rasa digubris sama yang ia cintai. 

Sering banget berbagai manusia yang haus banget dengan kasih sayang dan cinta dipenuhi oleh kegundahan yang membuncah di dalam dada. Ya... namanya saja manusia, cinta itu berada di bawah kebutuhan sandang, pangan, papan dan terakhir perhatian dalam bentuk cinta. Iya, bentuk cinta..!

Gue sebagai juru taktik mau membahas tentang cinta yang banyak berkembang modelnya akhir-akhir ini antara dua insan manusia dengan bentuk pengorbanan yang berbeda antara satu sama lain. Nah penasaran ayo baca di bawah ini ramai-ramai dan sebelum memulai jangan lupa baca Bismillah biar lebih berkah, cekidot:

1.      Cinta Beda Keyakinan
Saat ini lagi berkembang banget model perpacaran dan percintaan seperti ini yang mana antara salah satu di antara mereka, baik itu cewek atau cowoknya beda keyakinan dalam beragama. Persoalan yang timbul dari cinta seperti ini saat melanjutkan jenjang cintanya ke ranah pernikahan. Cinta beda keyakinan ditentang keras ngga cuma dari keluarga tapi juga  sampai masyarakat ikut-ikutan lebih keras menentang.

Cinta beda keyakinan sebenarnya punya sisi positif yang besar banget saat saling mengingatkan satu sama lain. Misalnya mengingatkan salat atau mengingatkan ke gereja atau tempat ibadah lain, di situlah toleransi beragama berlangsung antara dua pasang manusia. Tapi terus-terusan memaksa buat lanjut ke arah pernikahan akan datang moment berkeluarga, punya anak yang serba salah beribadah menurut agama ayahnya atau ibunya.

Mungkin sistem bagi-bagi shift seperti kasir Ind*mar*t. Bila kedua orang tuanya cukup produktif sehingga anaknya ramai akan ada moment mirip bagi warisan di mana orang tuanya punya banyak wewenang bisa merekrut anaknya buat memilih agama salah satunya. Serba salahkan!!, makanya masalah masa depan jadi pertimbangan cinta jenis beginian dan sulit banget dipertahankan ke arah yang jauh. 

Hanya status tapi minim janji suci

Terus ada juga cinta beda keyakinan versi lain, yaitu cinta beda keyakinan antara cowok/ ceweknya yang cinta banget sedangkan cewek/cowok yang di sana ngga yakin cinta atau Cuma menganggap sebatas teman dan lebih ngenes lagi bila kamu masuk ke area "zone" misalnya OjekZone atau PengingatZone. Iya. cuma sebatas teman. Kalau yang beginian sama saja jenis percintaan yang sepihak atau bisa dikatakan ditolak dengan halus tapi hati dan jiwa remuk redam kayak buah mengkudu yang di blender.

2.      Cinta Beda Kota
Cinta berbeda kota atau yang sering dianggap dengan percintaan mengharap sinyal bagus dan kouta mencukupi terutama jaman kini. Kalau zaman Firaun masih kecil dan suka main layang di lapangan terbuka dan komunikasi percintaan orang dulu masih via surat menyurat. Kirimnya Minggu ini balasnya Minggu depan, kirim bulan ini balasannya bulan depan atau kirim tahun ini dibalas tahun seabad kemudian. 

Orang tempo dulu mengirim surat namun tidak sampai paling cuma penasaran saja mana tahu suratnya diambil terus dibaca sama tukang pos. Saat ini bila mengirim chat ngga dibalas sama yang menerima chat atau hanya di “read” doang sakitnya kayak jempol kaki kepentok meja.

Cinta itu dibatasi sama jarak dan semakin jauh jaraknya maka semakin besar rindu yang membuncah buat ketemuan. Jaman sekarang sudah serba canggih dan serba lancar buat berkomunikasi dan bikin rindu bisa kapan saja disalurkan asalkan ada pulsa dan kouta paket yang memadai. 

Pacaran model beginian nyesek saat orang lain ketemuan satu sama lain buat menghilangkan rindu tapi mereka malah memandang layar LCD Ponsel atau Laptop sambil senyum sendiri tak jelas. Dan cinta beginian lebih tepat dibilang dengan sebutan LDR (Loe Dimana Relationshit).

3.      Cinta Beda Suku dan Bangsa
Hampir sama dengan model percintaan beda kota dan hampir sama ngenesnya karena dibatasi jarak dan bisa dikatakan jaraknya lebih jauh lagi karena beda kota dan negara berpengaruh dengan suku bangsa yang berbeda pula. 

Cinta beda suku itu satu sisi baik biar kamu saling kenal mengenal satu sama lain berbagai adat dan istiadat yang ngga ada sama kamu ada sama dia atau sebaliknya. Ini bikin kamu saling kenal mengenal lebih jauh. Bila kalian menikah menghasilkan keturunan yang beragam.

Cowoknya Cool dan ceweknya Hot, anaknya dispenser dua tombol. Atau cowoknya hitam legam dan ceweknya putih bersih, anaknya Zebra Cross.

Cinta beda bangsa itu akan jadi enak di mana sulit buat tahu hal yang sesuai dengan budaya kamu atau dia tau tentang kebudayaan kamu. Misalnya saja kamu jadian dengan orang dari negeri Asia Timur seperti Jepang, Korea dan Tiongkok (enak menyebut Cina). Kebiasaan makan dengan sumpit atau sendok jadi adat yang wajib banget buat mereka dan jadi hal yang sopan bila makan dengan tangan seperti halnya daerah kita yang masih cenderung makan dengan tangan. Kan jadi sesuatu yang awkward moment banget.

Atau misalnya daerah kita Indonesia yang mana makanan pokok utama ialah beras walaupun ada di sebahagian daerah yang makanan pokoknya selain beras seperi jagung atau sagu. 

Bila kamu punya hubungan relasi percintaan yang beda bangsa dari barat yang mana mereka mengonsumsi gandum. Suah pasti ngga enak banget terus buat selera yang beda. Tapi perbedaan dalam cinta itu indah asalkan saling memahami saja.

4.      Cinta Beda Usia
Sekarang banyak banget kasus percintaan berlandaskan norma-norma perbedaan usia yang cukup mencolok. Misalnya saja cowoknya umur 30 tahun dan ceweknya 29 bulan..! cinta beginian yang ada si cowok bisa dijebloskan dalam bui karena kasus Pedofilia dalam kurun waktu lama atas modus memberi permen ke anak-anak.

Gue pas melihat berita kayak beginian sih antara miris sama sedih, kenapa sih korbannya harus di bawah umur. Mungkin sih kebanyakan dari pelaku sudah menyerah mencari yang sebaya atau ditolak melulu jadinya mencari  yang lebih muda serta gampang menipunya.

Perbedaan usia yang relatif sangat jauh punya plus-minus, misalnya serasa memiliki sesosok layaknya om sendiri buat si cowok dan bisa sebagai wali murid buat mengambil rapot si cewek tanpa menyuruh bokap dan nyokapnya, Mumpung masih kecil, kalau sudah besar tak bisa lagi dicium. *Penghasutan *

5.      Cinta Beda Spesies
Model percintaan beginian ialah bentuk cinta perbedaan spesies yang ngga bakal bisa disatukan dan bila coba disatukan akan dikutuk manusia dan dilaknat tuhan serta alam.  Misalnya cinta Manusia dan tapir, apalagi sekarang lagi marak banget film genre yang ada nama binatang.

Ganteng-ganteng serigala, cantik-cantik anoa manusia pecinta Miyako dan manusia Frezzer. Banyak lagi yang pasti perbedaan beda spesies itu hal yang ngga lazim banget dan sudah pasti ngga mungkin menyatu malah kamu dianggap kelainan.

Paling sih jenis cinta beginian hanya buat orang-orang yang kesepian bisa dapat namanya rasa kehangatan dari lawan jenis dan knalpot atau Miyako bisa jadi pemberi kehangatan saat musim hujan datang. Ngenes bangetkan..!!!

6.      Cinta Beda Alam
Hampir sama ngenesnya dan ngga bisa menyatu sama dengan model percintaan sebelumnya, cinta beda alam sudah jelas ngga bakal ketemuan. Bila cinta beda spesies masih bisa ketemuan dan yang menghalangi mereka bentuk dan spesies yang hanya memberi kehangatan karena mereka dirancang sedemikian rupa untuk kinerjanya sebagai bentuk atau makhluk jadi-jadian tapi bisa berbagai atau lebih tepatnya dikatakan cinta salah sasaran.

Sedangkan beda alam sudah jauh lebih ngenes selain beda alam dan segalanya ngga didapatkan baik kehangatan dan rasa berbagi ditambah lagi ngga mungkin ketemuan. Doi sudah mati sedangkan kamunya masih hidup, makanya harus diikhlaskan bisa dianya ngga gangguan orang sekitar.
Itulah penjabaran gue kasih, nah saja jenis percintaan terlarang yang pernah kamu rasakan dan lihat, silakan share di kolom komentar.
Share:

Senin, 11 November 2013

7 Alasan Kenapa Hujan Bikin Galau

Hujan bikin galau

Saat hujan turun membasahi bumi yang kering. Bumi yang tadinya berdebu dan kering mendadak berubah drastis menghilang terbawa oleh butir-butir air yang jatuh dari langit dalam jumlah relatif besar. Saat itu pula berbondong-bondonglah para manusia mencari tempat berteduh yang layak agar terhindar dari basah lebih lanjut.

Di sini semua orang mau tempat teduh yang bisa buat dia nyaman. Seperti di rumah, kantor atau cafe sambil nyeduh secangkir kopi hangat. Wah seru banget kondisi beginian sambil melihat tetes-tetes embun yang melekat di kaca jendela.
Share:

Minggu, 03 November 2013

Acara Kartun di Minggu Pagi, Kini Tinggal Kenangan

kartun pagi

Selaku generasi yang lahir di era 90-an, jadi hal yang sangat menyenangkan saat hari Minggu tiba. Bila dari senin sampai sabtu pagi-pagi harus bergegas mandi dan pergi ke sekolah, Minggu suasananya sangat berbeda. Lebih santai dan menyenangkan.

Bila di hari sekolah bangun pagi jadi sebuah beban, lain halnya dengan Minggu pagi. Semua tayangan kas anak-anak nan menghibur dari pagi buta hingga tengah hari menghiasi sejumlah televisi nasional dan swasta.

Hal yang paing utama saat bangun adalah membuka televisi dan menonton setiap acara kartun pagi, tak hanya itu ada juga film action yang siap mengalahkan musuhnya setiap episodenya.

Umumnya kartun yang hadir datang dari daratan Jepang. Dari petualangan, action, hingga kisah jenaka yang jadi lupa buat sarapan pagi. Ini yang mendasarkan kenapa saya selaku salah satu generasi 90-an merasakan rasa itu.

Memasuki awal 2000-an, gempuran dari kartun dari Amerika mulai mendapatkan jam tayang untuk menggusur sejumlah kartun khas Jepang. Walaupun masih tetap dominan, tetapi ini jadi salah satu hiburan tersendiri sebagai penghibur di pagi hari.

Hal yang membingungkan apabila setiap channel televisi menyiarkan sejumlah kartun yang punya aur cerita menarik. Di jamin, setiap iklan jadi kesempatan menukarkan channel. Indahnya masa itu dengan segenap tontonan khas anak-anaknya.

Beberapa Minggu yang lalu, saya mencoba melihat apakah acara kartun pagi masih ada. Memasuki usia dewasa, kartun atau serial cerita tersebut merasa bukan lagi segmen prioritas. Kini di usia saya yang 20-an, saya menggemari tayangan sepak bola walaupun tetap menonton kartun sekedar saja sebagai hiburan.

Pemandangan terasa aneh saat di Minggu pagi saya menekan remot dan tidak menemukan channel kartun. Padahal itu masih pagi hari, sejumlah acara sudah menggantikan kartun yang menjadikan primadona anak 90-an dan anak-anak kini.

Acara banyak dihiasi hiburan yang punya komersial dibandingkan hiburan khusus anak. Pihak pemilik televisi kini, lebih mementingkan rating yang lebih menjual dibandingkan nilai edukasi dan hiburan anak.

Minggu pagi kini tak seperti menyenangkan dahulu di era 90-an hingga 2000-an awal. Acara pagi Minggu sudah dihiasi oleh sejumlah acara musik yang terkesan alay. Selain begitu banyak penonton bayaran yang membuat acara musik tersebut menjadi terlihat meriah. Acara musik tersebut lebih mengedepankan gosip pembawa acara, bukan edukasi musik.

Anak-anak kecil tadi merasa kecewa berat, acara mereka seperti diambil lahannya dengan sejumlah acara tak sesuai dengan umur mereka. Jumlah kartun dan tayangan menjadi sedikit, tak lebih dari pukul 09.00 pagi, berbeda dengan dulu sampai siang hari.

Sedangkan sejumlah televisi lain yang tidak menyiarkan musik, harus diisi dengan sejumlah acara infotainment artis. Saya selaku generasi 90-an merasa prihatin, hiburan anak-anak berkurang di Minggu pagi dan mau ngga mau mereka rela menonton acara infotainment. Alhasil, pemikiran anak-anak lebih dewasa dari usianya. Ini jadi dampak buruk karena masih banyak anak-anak yang mengantungkan sejumlah informasi dari televisi.

Nilai komersial bukan hanya datang dari acara musik dan infotainment, bagaimana saat bangun di pagi Minggu. Sang ayah atau orang lelaki lainnya di rumah merebut remot untuk nonton tayangan tinju di pagi Minggu. Atau kadang stasiun televisi yang menyiarkan kartun mengutamakan laga besar tinju dan mengabaikan anak-anak yang sudah bangun pagi. Saat membuka channel TV, ia menemukan sejumlah lelaki saling pelukan untuk menghindari pukulan.

Derita nonton kartun yang mulai berkurang juga bertambah pelik, hari Minggu sering dijadikan waktu mematikan  listrik oleh pihak PLN. Menjadi sangat menyakitkan saat listrik yang padam berlangsung dari pagi sampai sore hari.

Dengan berkurang dan bahkan musnahnya sejumlah tayangan khas anak-anak, ini dimanfaatkan oleh jumlah tayangan dari TV berbayar. Mereka mulai mengambil acara tersebut dalam bentuk layanan TV berbayar. Sungguh menyedihkan bukan, untuk tayangan khas anak-anak harus membayar buat bisa merasakan setiap sajian acaranya. Sedangkan acara menggantikan jam tayang kartun mutunya sangat rendah.

Saya pribadi mengharapkan tulisan ini bisa jadi menyadarkan bahwa hiburan untuk anak itu perlu. Mereka juga butuh hiburan sejenak melupakan sejumlah PR yang menumpuk. Khayalan khas anak-anak memang begitu tinggi dan ngga masuk akal dan segenap acara kartun memberikan kewajaran dibandingkan sejumlah acara kini yang tak jelas.

Ada kalanya saat ia dewasa seperti saya pribadi merasakan kenangan-kenangan saat mendengar sejumlah tontonan yang ngehits di masa ia kecil. Bagaimana kalau yang ada di pikiran mereka kala dewasa adalah sejumlah musik alay atau sejumlah gosip infotainmet jadi aneh bukan.

Jadi sebagai penutup dari ocehan saya adalah kartun dan tayangan untuk anak-anak harus dilestarikan karena itulah secercah hiburan yang bisa mereka rasakan kala Minggu pagi.
Semoga memberikan pencerahan
Share:

Halo Penulis

Foto saya

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis