Senin, 11 November 2013

7 Alasan Kenapa Hujan Bikin Galau

Hujan bikin galau

Saat hujan turun membasahi bumi yang kering. Bumi yang tadinya berdebu dan kering mendadak berubah drastis menghilang terbawa oleh butir-butir air yang jatuh dari langit dalam jumlah relatif besar. Saat itu pula berbondong-bondonglah para manusia mencari tempat berteduh yang layak agar terhindar dari basah lebih lanjut.

Di sini semua orang mau tempat teduh yang bisa buat dia nyaman. Seperti di rumah, kantor atau cafe sambil nyeduh secangkir kopi hangat. Wah seru banget kondisi beginian sambil melihat tetes-tetes embun yang melekat di kaca jendela.

Well... banyak juga yang kondisi saat hujan turun malah menimbulkan galau berlanjut dan yang pasti segala yang udah di planning semua berantakan atau perasaan yang mendadak mellow.

Gue sih mau ngasih tau berbagai banyak hal yang tiba-tiba bikin mood ilang sekejap gara-gara hujan dan yang pasti kamu sering ngeliatnya dalam kehidupan sehari-hari, Cekidot:

1.      Ngga Bisa Kemana-Mana dan Janji Batal
Udah capek bikin janji yang menggebu-gebu dengan seseorang atau temen-temen, tiba-tiba hujan datang dengan deras dan yang pasti menyulitkan buat ketemu dengan orang yang bikin janji. Trus mau liburan yang sifatnya jauh dari tempat tinggal, saat hujan turun segala bentuk liburan di pastiin batal dan seru-seruan jadi kurang greget walaupun kamu maksa buat pergi.

Hal terburuk yang lainnya datang ialah janji pun batal. Biasanya sih yang paling ngga enak mau pergi kemana kena trus buka pintu rumah langsung deh udah di hadang hujan deras dan harapan terburuk rencana itu harus di tunda dalam waktu yang ngga ditentukan.

Tapi yang harus kamu ingat, segala sesuatu yang direncanain ngga cuman berpengaruh ama faktor dirimu saja, tapi faktor alam berpengaruh besar dalam kesuksesan yang kamu dapat biar segala yang kamu rencanain selaras.

2.      Jemuran Ngga Kering
Ini sindrom yang banyak di hadapin oleh para ibu-ibu yang udah seharian nyuci dan tinggal sentuhan terakhir oleh cahaya matahari. Namun hujan pun turun dan pakaian yang dijemur ternyata masih basah dan lembah. Hal buruk lagi esok paginya pakaian itu harus di pakai orang serumah misalnya besok pagi hari senin dan hari sabtu dan minggunya hujan terus-menerus.

Mau ngga mau biar bisa kering dilakuin hal-hal ekstrem misalnya kayak narik tali jemuran di dalam rumah dan keringin pake kipas angin banyak lagi. Alhasil di setiap sudut rumah malah mirip seperti jaring laba-laba. Asal tak fokus, kepala bisa kena lilitan tali jemuran dadakan efek hujan dan jemuran yang masih lembab.

3.      Listrik Padam
Hujan sih kadang ngga datang sendirian, kadang bawa pasukan yang bikin kerusakan berarti seperti badai. Sering kamu dengar pepatah lawas: badai pasti berlalu, tapi ingatlah akan datang badai lainnya. Bila yang doyan internetan efek kecilnya koneksi internet melambat dan putus. Selain itu yang lagi sibuk kerja atau melakukan aktivitas yang butuh energi listrik, malah listriknya padam karena efek hujan yang deras dan badai.

Saat itulah semua orang hanya bisa duduk di dalam gelap di temani Candle Light. Itu beda dengan jamu makan ala Candle Light yang romantis, yang ini malah sungguh galau tingkat kecamatan. Akibat listrik padam, tangan dan mata tajam siap-siap nepuk nyamuk yang mau menggigit. Di tambah lagi panas bila ruangan pengap. Waduh, derita bertambah.


4.      Datangnya Tiba-Tiba
Lagi seru-seru di jalan atas mau rencana pergi ke mana, hujan pun lalu turun dengan deras. Padahal sebelumnya cuaca baik-baik aja, malahan panas terik seperti yang disampaikan oleh ramalan cuaca hari ini. Yang di sampaiin dari badan ramalan cuaca kadang ngga sepenuhnya ramalan cuacanya tepat, kadang udah rela-rela pake pakaian jas hujan, eh malah ngga hujan. Jadi keliatan aneh di liatin orang lain. 
Pepatah lawas: "Sedia Payung Sebelum Hujan" harus di junjung tinggi.

Oleh karena itu, kamu harus bisa memantau perubahan cuaca yang tak menentu datangnya. Alih-alih malah terebak hujan di jalan tanpa payung dan mantel. Opsi terbaik yakni mengambil daun pisang warga.

5.      Sakit Pun Datang
Sakit itu bisa datang kapan aja, baik yang punya daya tahan tubuh kuat sekali pun, cuman gimana cara agar menjaga tubuh kita agar tetap fit. Saat cuaca yang kadang hujan dan panas saling bergantian satu sama lain dalam seharian, sakit pun susah dielakkan. 


Apalagi kata orang hujan yang pertama sekali turun itu sifatnya bawa banyak penyakit. Nah, makanya dulu orang tua kita sering ingetin jangan main-main hujan saat baru turun, karena segala jenis polusi hasil gas buangan limbah di atmosfer akan bercampur dengan air hujan. Umumnya sih hujan ginian di sebut hujan asam yang berbahaya bagi kesehatan kamu. 
Ingatlah, kesehatan itu mahal harganya, makanya jaga diri dari godaan sakit yang membelenggu.
6.      Lapar, Ngantuk, dan Pikiran Campur Aduk
Hujan pun datang, mendadak yang biasanya makan cuman sehari 3 kali, sekarang ngga cukup cuman segitu. Porsi yang bertambah dan yang pasti perlu cemilan-cemilan buat ganjal perut yang sebentar-bentar keroncongan.

Gue sih pernah baca sedikit penelitian yang katanya: saat hujan tubuh lebih cepat lapar karena cuaca dingin yang buat hormon melatonin bekerja dan yang pasti nafsu makan ngga henti-henti. Trus selanjutnya malahan kamu akan ngantuk tingkat dewa karena kenyang yang menjadi-jadi.

Nafsu makan yang bertambah dan disusul tidur sih masih tergolong tindakan yang positif, walau bagi sebahagian orang itu bisa bikin obesitas dan krisis pangan misalnya beras dan mie instan di rumah cepat habis.

Hal lain yang dihadapi saat hujan sampai hinggap pikiran-pikiran galau yang campur aduk. Anak muda saat ini saat hujan ngga bisa kemana-mana malah duduk di samping jendela yang kena rintik-rintik dan kabut dari hujan sambil menulis nama atau kenangan masa lalu yang melekat erat.

7.      Bencana Pun Tiba
Hujan deras pun turun tanpa henti dari pagi, siang dan malam hari, sungai mendadak penuh dan selokan yang mengalir alir pun meluber ke mana-mana. Aspal jalan mendadak tertutup oleh genangan air. Dan banjir pun datang, berbagai jenis moda transportasi mendadak tidak bisa beroperasi. Semua jadi tanggap darurat dan yang pasti bikin tambah galau.

Saat banjir tiba semua orang tambah galau, ngga bisa ke kantor, kampus ama sekolah, yang bisa hanya duduk manis rumah dan yang masih terjebak di jalan harus macet-macetan sambil melawan air. Saat itu kamu terlihat begitu keren saat yang lagi ngeker melawan banjir, namun kamu pake sepatu AP-Boat. Serasa koboy di tengah banjir.

Nah, apa saja kegundahan yang pernah terjadi saat hujan dari kalian. Silakan share pengalaman pribadi kalian.

Salam hujan, Waspada galau!!!
Share:

2 komentar:

  1. Jemurannya benar2 mirip jaring laba-laba he...
    Banjir yang terus berulang, membuat galau jika hujan terjadi :)

    BalasHapus
  2. yang poin 2 itu iqbal bangetz :D

    BalasHapus

Halo Penulis

Foto saya

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis