Senin, 17 Februari 2014

7 Hikmah Bangun Kesiangan


Terjaga dari tidur yang lelap sambil menoleh ke arah jam dinding atau jam beker. Nasib jam sangat sedih, sudah tugasnya membangunkan pemiliknya tapi ada daya selalu jadi korban kekerasan oleh pemiliknya terutama di pagi hari. Kadang sih lagi nyenyak-nyenyak tidur seakan-akan lupa buat bangun dan parahnya sudah setengah hari berlalu. Baru sadar jam sudah menunjukkan pukul 10.00 pagi, celakalah diri ini. 

Begitu kira-kira yang doyan bangun kesiangan, menyesal bangun kesiangan tapi merasa segar saat bangun. Bukan berarti mereka orang yang malas dan selalu kalah cepat bangun dari matahari yang duluan bersinar bisa jadi karena suatu dan lain hal yang bikin susah buat meninggalkan malam yang banyak keindahan dan kesunyian yang sulit dilewatkan.

Ini sebenarnya yang ngaret bangun pagi bukan orang yang sial, payah atau pemalas, banyak hal di malam hari yang dia lakuin sampai-sampai sangat sulit meninggalkan sendiri gelap malam hingga rela melepas si pagi yang begitu manis. Begitulah penggalan yang ini diucapkan oleh seorang yang doyan bangun kesiangan. Sebenarnya sih ngga salah sih bangun kesiangan dan ngga sempat melihat matahari terbit di ufuk timur dan mendengarkan suara kukuruyuk ayam di pagi hari.

Tapi sih semua orang punya persepsi masing-masing yang masuk akal tentang bangun kesiangan itu penting, Nah di sini gue mau ngasih tau sedikit informasi yang gue jamin setiap orang yang doyan bangun kesiangan bangga sambil menepuk dada. Sebenarnya begitu banyak keuntungan yang kamu dapat dari bangun kesiangan yang belum kamu sadari dan saat ini gue mau membuka cakrawal tentang anggapan negatif itu, cekidot:

1.      Menekan Biaya Konsumsi
Bangun pagi hari mengingatkan petikan lagu karya Pak Kasur:  
Bangun tidur ku terus mandi 
Tidak lupa menggosok gigi 
Habis mandi ku tolong ibu 
Membersihkan tempat tidurku
Bisa disimpulkan dari lagu di atas bahwa pagi hari kegiatan yang akan kamu dapatkan begitu padat, sangking padatnya bikin kamu cepat lapar hingga butuh sarapan pagi untuk menenangkan perut yang terus keroncongan dari tadi. Umumnya yang bangun terlalu pagi punya aktivitas yang lebih banyak lagi beragam dan cenderung butuh makanan dan cenderung cepat lapar. Bayangkan saja coba bila tipe orang yang doyan bangun kesiangan bisa menekan angka pengeluaran di pagi hari yaitu "sarapan pagi".

Walaupun kata banyak orang, makan pagi cukup sepotong roti dan segelas susu, tapi itu ngga cukup. Aktivitas baik di sekolah menjelang tengah hari saat waktu istirahat awal, katakanlah pukul 10:00 pagi, lapar pun kembali datang baik yang di sekolahan, kampus atau di perkantoran dan lagi-lagi sarapan ngga cukup hingga pengeluaran pun membengkak.

Dan bisa dipikirkan lagi berapa jumlah angka pengeluaran yang ditekan buat orang yang bangun kesiangan. Lumayan ih duitnya bisa di tabung buat keperluan lainnya. Kata orang sih orang yang doyan bangun kesiangan, makannya kencang dalam satu waktu apa itu siang hari atau menjelang larut malam.

Jam malam bikin jumlah konsumsi makanan mereka bisa melonjak dua kali lipat dan sama halnya dengan biaya sarapan, tapi semua itu bisa disiasati dengan cerdas berupa mengurangi atau menghilangkan cemilan malam hari dan saat tidur perut pun ngga kembung karena perut masih penuh dengan berbagai makanan.

2.      Inovatif dalam Menghasilkan Karya
Menurut sebuah penelitian yang banyak dilakukan saat ini tentang kaum-kaum yang doyan bangun kesiangan yang cenderung baru bisa tidur terlelap saat larut malam atau mungkin pagi hari. Salah satunya ialah mereka umumnya punya kecerdasan yang tinggi, Weehh...!!! terutama dalam hal mengenai kasus konseptual dan analisa penalaran. 

Bila dulunya saat masih mengenyam bangku sekolahan yang menuntut buat bangun sepagi mungkin. Itu baru terlihat saat memasuki jenjang pekerjaan, yang doyan bangun kesiangan sering lebih unggul dalam hal tadi.

Di kutip dari berapa penelitian ahli mengemukakan bahwa :

Hasil penelitian yang dilakukan di Universitas de Madrid yang melibatkan lebih dari 1.000 remaja memperlihatkan aktivitas penalaran yang lebih baik bagi yang punya kebiasaan bangun kesiangan dari remaja yang bangunnya kepagian. Hal inilah yang menjadikan acuan dari peneliti.

Studi lainnya juga dilakukan oleh US Air Force yang mengemukakan hal yang mengejutkan tentang orang-orang yang bangun kesiangan punya kreativitas dan daya imajinasi di atas rata-rata orang lainnya.

Penelitian serupa juga pernah dilakukan oleh Universitas Southampton yang mana mereka menyimpulkan orang yang bangun kesiangan mampu meraih pendapatan (tingkat kemapanan) yang lebih baik dari orang bangun di pagi hari.

Pernyataan dari seorang Profesor bidang psikofisiologi dari Universitas Loughbrough yaitu Jim Horne, ia mengatakan bahwa: Orang punya tipe doyan melek dan tidur terlalu larut di malam haru cenderung lebih ekstrover dan kreatif seperti salah satunya: penemu dan penulis.

Nah dari situ bisa kamu simpulkan bahwa orang yang bangun kesiangan lebih kreatif dan reaktif pada kondisi di malam hari. Saat itulah segala kreativitas dan inovasinya muncul. Jadi jangan pernah anggap orang bangun kesiangan biasa di "cap" pemalas tau suka membuang-buang waktu.

Berarti besok perbanyal bangun kesiangan biar ayam yang banyak dapat patokan rezeki.

3.      Memperpendek Waktu Beraktivitas
Bangun kesiangan saat aktivitas di pagi hari telah usai dan banyak orang yang beranjak buat makan siang dan kamu baru saja bangun dari tidur. Aktivitas yang biasanya jam 07.00 atau 08.00 malah baru saja kamu mulai habis makan siang misalnya jam 14.00 dan itu belum lagi di tambah bila doyan ngopi siang. Bila di pikir-pikir orang umumnya sudah selesai dengan kegiatan atau kerjaannya dan bersiap pulang, barulah yang bangun kesiangan memulai pekerjaannya.

Waktu di siang hari yang pendek bukan berarti bentuk aktivitas bagi yang sering bangun kesiangan pendek, di pagi dan siangnya saja yang pendek akan tetapi saat malam hari cenderung maksimal saat orang yang beraktivitas pagi beranjak pergi ke tempat tidurnya, yang sering bangun kesiangan malah bergelut dengan aktivitas positifnya.
Bukan waktunya beraktivitasnya yang pendek atau singkat, akan tetapi perubahan waktu beraktivitas yang bergeser ke arah siang dan malam hari

4.      Menekan Angka Kemacetan
Pagi itu disetiap sudut persimpangan dan perempatan jalan dipenuhi orang yang beraktivitas di untuk segera cepat cepat beranjak ke sekolah, kampus dan kantor. Jalan pun padat merayap di penuhi berbagai macem kendaraan bermotor dan macet pun ngga terelakkan. 

Waktu dan tenaga terkuras lelah melewati macet dan bertambah saat rasa egois dan marah memuncak. Paginya cerah malah dipenuhi awan kelabu kemacetan khususnya di perkotaan.


Angka kemacetan bisa ditekan bukan hanya dari saran dan prasana yang memadai, tapi juga waktu beraktivitas yang agak kesiangan. Bangun kesiangan dengan berbagai aktivitas saat jam-jam macet telah lewat merupakan salah satu strategi jitu yang bisa digagas terutama jam-jam sibuk.

Walaupun umumnya pagi hari jadi waktu yang utama, tapi dengan banyaknya kaum-kaum yang bangun kesiangan, minimal bisa menekan angka kemacetan pada jam-jam di mana seekor siput lebih cepat bergerak dari kendaraan.

5.      Beban Kerja Berkurang
Beratnya aktivitas yang dilakukan bila terlalu aktif di pagi harinya membuat kita pasti lelah dan menguras pikiran. Hal ini ngga terjadi bila bangun kesiangan dan jumlah kualitas aktivitas yang kamu lakukan malah berkurang drastis. Bila umumnya kerjaan orang di kantoran mulai jam 08:00 pagi dan berakhir tepat pukul 16:00. Akibat punya kebiasaan yang mentolerir kamu bangun kesiangan, malah waktu bekerja malah berkurang hingga separuh dari semula.


Menyusutnya jumlah pekerjaan yang dilakukan sangat membantu untuk bisa fokus pada pekerjaan lainnya. Bukan berarti dengan bangun kesiangan bikin kamu lupa akan tugas dan tanggung jawab pekerjaan. So.. dengan begitu mampu mentolerir waktu kerja yang doyan bangun kesiangan dengan pekerjaan lainnya pada waktu lainnya salah satunya di malam hari. Pekerjaan bukan masalah kapan  waktunya dilaksanakan, tetapi kapan diselesaikan dan sesuai dengan target.

6.      Konsentrasi Lebih Kuat
Saat semua pada sibuk berangkat untuk tidur sambil meluk guling atau berselimut tebal. Kaum yang doyan kesiangan pun masih sibuk dengan kerjaannya yang timingnya cuman bisa ia dapatkan saat semua orang terlelap dan suasana salah satunya yang jadi alasan.

Tengah malam jadi waktu yang spesial buat berkonsentrasi penuh menyelesaikan pekerjaan yang tak terselesaikan, tanpa ada suara-suara gaduh dan gangguan dari orang lain. Dengan santai konsentrasi dapat dan segala kerjaan bisa selesai.

Makanya orang yang doyan bangun kesiangan sering memanfaatkan kondisi tengah malam yang sunyi secara maksimal walaupun harus mengorbankan waktu paginya hilang begitu saja.

7.   Penjaga Keamanan
Punya hobi doyan bangun kesiangan bisa karena malamnya suka begadang dengan tugas atau kegiatan yang dilakukan hingga larut malam atau ada pekerjaan yang sulit ditinggalkan dari larut malam hingga dini hari. Umumnya saat itu sudah banyak orang yang telah larut dalam mimpi indah di tempat tidur masing-masing.

Maling pun beraksi saat waktu yang beginian, kesempatan buat membobol rumah orang sambil mencuri juga merampok isi rumah korban. Jangan coba-coba dilakukan bila rumah itu, tetangga atau lingkungan sekitar banyak yang doyan berlarut ria di malam hari. 

Malahan si pencuri ngga bisa beraksi sambil nunggu yang doyan begadang untuk tidur dan aksinya jadi percuma. Rencana yang dirancang jadi percuma, lingkungan pun aman dan siapa sangka yang bangun kesiangan membantu menjaga lingkungan saat yang lain sudah terlarut. Berikan acungan jempol lebih bagi mereka.
Jangan pernah anggap mereka yang bangun kesiangan tak berguna, akan tetapi berkat merekalah suasana rumah lingkungan bisa terpantau dari aksi mata-mata maling yang mencari kelengahan
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Halo Penulis

Foto saya

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis