Kamis, 24 Juli 2014

7 Alasan Kenapa Lelaki Kecanduan Game


Seharian penuh dibebat kerjaan, tugas, dan aktivitas yang bikin badan serta pikiran susut. Butuh refleksi sejenak terutama saat segala persoalan telah selesai, apalagi di akhir pekan menjadi pelampiasan. Salah satu cara terbaik melepaskan penat bagi Kaum Adam yang membebat adalah dengan bermain game.

Bagi kaum pria game adalah salah satu cara meluapkan serta menenangkan jiwa. Apalagi bosan dan capek yang membebat. Game salah satu pelarian positif yang bikin happy. Kecenderungan lelaki memiliki kegemaran kepada benda dan gerak sejak lahir menjadikan game adalah rekomendasi terjitu.

Kebiasaan anak lelaki yang sangat suka kepada benda yang bergerak menjadikan game dalam bentuk virtual sangat digandrungi oleh kalangan Kaum Adam. Apalagi sifat game yang adiktif semakin membuat lelaki mencobanya terus sampai bosan.

Harus diketahui teman-teman, apa saja yang membuat Kaum Adam sangat kepincut memainkan game baru yang dirilis, serta game yang punya nilai lebih tersendiri. Berikut beberapa ulasannya, cekidot:

1.      Menantang
Sudah pasti hal yang paling pertama adalah: tantangan. Bagi kaum lelaki, game menaklukkan sesuatu game yang baru pertama sekali adalah tantangan terbesar sendiri. Menjadi orang yang paling pertama memiliki dan menaklukkan kebanggaan yang tersendiri.

Kesulitan dan hasil yang kurang maksimal di awal memainkan game bukan sebuah kendala tetapi malah jadi sebuah keasyikan tersendiri. Tampilan grafis, memiliki keunggulan serta kesulitan yang lebih menjadi hal tak terlupakan.

Apalagi setiap game punya keunikan dan tantangan sendiri. Sikap cowok yang penasaran atas rilisan game terbaru semakin tertantang bisa mencobanya. Apalagi setiap game punya misi sendiri serta berbagai fitur andalan dibandingkan versi sebelumnya.

Menurut seorang pakar dari Pusat Penelitian Ilmu Otak di terkemuka Universitas Stanford California yakni Profesor Allan L. Reiss. Salah satu ucapannya mengatakan bahwa: otak lelaki punya keinginan untuk menang lebih besar dibandingkan otak wanita.

Itu berdasarkan respons saraf neuron yang diterima di otak lelaki saat memainkan game. Terlebih lagi game yang mengandalkan teritorial dan agresi, maka pria semakin terpacu untuk menaklukkannya. Itu sebuah tantangan yang tak bisa ditolak.

2.      Bikin Ketagihan
Hampir semua game membuat candu pemainnya, dan yang paling sering kecanduan game adalah Kaum Adam. Apalagi saat bermain game, otak lelaki bagian kecanduan aktif dengan sendirinya.

Pembuat game melakukan riset mendalam baik dari kemampuan grafis yang mumpuni hingga promosi yang tak kalah luar biasa. Agar game bisa memuaskan pemainnya serta buat mereka ketagihan untuk terus memainkannya.

Kesan utama dalam pertama sekali memainkan game tersebut, adalah terbentuknya chemisty pada game tersebut. Belum tentu game yang paling digemari adalah pelabuhan ketagihan game menurut kamu.

Bisa jadi game yang biasa-biasa saja bikin kamu ketagihan dan menjadi fokus kamu. Dan kelak merekomendasikan kepada teman lainnya. Tapi segala ketagihan harus ada batasannya, karena terlalu banyak membuat segala pekerjaan jadi terbengkalai.

Game diciptakan agar manusia bisa melampiaskan segala kebosanan dan tekanan yang ada di sekitar. Melalui game pulalah manusia bisa mengisi waktu senggang terutama minimnya hiburan yang mendidik.

3.      Ada Lawan Tanding
Ada game tertentu malah semakin bikin keranjingan nge-game karena punya lawan sebanding. Apalagi level kamu yang sudah terlalu expert (ahli) tak bisa diimbangi “komputer”.

Di situlah lawan tanding yang pas kamu butuhkan, bisa dari teman dekat yang punya hobi yang sama atau via online. Banyaknya kini game yang bisa terhubung via online dan jadi kemudahan akibat bingung tak punya lawan tanding.

Selain bisa memuaskan dahaga bermain game, punya lawan tanding bisa sekalian silaturahmi dan kapan-kapan bisa uji tanding lagi. Saat adanya lawan tanding suasana jadi hidup, berbeda hanya dengan bermain dengan “komputer” dan mainnya di kamar.

Tak cukup sampai di situ, dengan adanya lawan tanding yang ramai, maka akan terjadi pertarungan sengit. Terlebih yang kalah harus ganti, mau ngga mau akan berjuang mati-matian agar tetap menang.

Sebelum bertanding malah ada taruhan kecil-kecilan misalnya yang kalah ganti dan harus bayar (apabila main di rental). Sedangkan yang menang ngga bayar, ini lumayan memacu adrenalin siapa yang ikutan. Andai menang, lumayan bisa melampiaskan hasrat sekaligus dapat traktiran setelah main sepuasnya.

4.      Buat Pelarian dan Pelampiasan
Game adalah cara pelarian yang bersifat positif dan ngga merugikan orang lain. Pelampiasan yang paling nyata adalah saat tim yang didukung kalah. Khususnya pecinta olahraga macam sepak bola dan balapan.

Olahraga ini punya penggemar yang fanatik, salah satunya adalah pelampiasan akibat hasil yang mengecewakan. Sebagai contoh adalah kekalahan tim sepak bola favorit yang kalah, alhasil pelampiasan yang tak merugikan adalah melalui video game PES ataupun FIFA.

Klub yang didukung punya rekor buruk dengan tim rival A, maka lewat video game bisa menang. Cukup dengan menurunkan level tim lawan dan membuat pemain andalan mereka cedera. Serta bila tak pernah memenangkan piala bergengsi A, dengan video game bisa didapatkan dengan mudah dan merekrut pemain incaran.

5.      Kaya Strategi dan Taktik
Game kini hampir semuanya tak cuma mengandalkan kemampuan mumpuni dari pemainnya. Akan tetap perang strategi dan taktik dalam memainkan game, itu ditambah dengan pengalaman baru yang dirasakan oleh player.

Para gamer harus memutar otak agar ia ngga cepat kalah ataupun gagal saat memainkan game besutan itu. Itulah kenapa strategi, taktik, dan pengalaman jadi kunci bisa menaklukkan game dengan cepat.

Dengan taktik yang tepat dan strategi menjadikan pemain game menjadi ketagihan. Apalagi sifat lelaki yang ngga mau kalah dan ingin menang sebelum mengakhiri game yang ia mainkan.

Game yang dimainkan bisa secara berkelompok dengan teman, hingga sendirian dalam menaklukkan misi dan tujuan akhir game. Di situ kekompakan dibalut dengan segala strategi dan taktik diterapkan.

6.      Menguji Ketangkasan dan Fokus
Kata siapa game adalah sesuatu yang menghabiskan waktu dan bagi kalangan yang malas-malasan. Malahan pengembang game dan gamer merasakan dirinya semakin tangkas dan fokus setelah rutin memainkan game.

Apalagi dengan rajin memainkan game mampu menambah fokus terhadap sesuatu objek yang dijalani. Walaupun berbeda dengan multitasking, yakni kemampuan yang hanya bisa melakukan satu hal dalam satu waktu. Bermain game adalah sebuah cara terbaik mengasah fokus seperti permainan game perang dan misi.

Banyak berbagai jenis game yang membuat pemainnya jadi peka dan lebih tangkas terutama dalam kehidupan nyata.

7.      Sebuah Hobi dan Lumbung Uang
Bermain game sudah ibarat hobi dan kegemaran yang sulit oleh banget dipisahkan oleh kaum lelaki. Ada yang sebagai penghilang bosan, maniak game hingga penggiat game yang menghasilkan uang jutaan rupiah.

Bicara mengenai game yang menghasilkan duit adalah sesuatu yang paling diinginkan oleh begitu banyak orang. Dari hobi dan kerjaannya cuma main, tetapi bisa mengantongi uang habis nge-game.

Dengan banyaknya game, maka banyak kompetisi dari level daerah, nasional hingga internasional bila giat berlatih game. Yang paling utama adalah berlatih dengan mumpuni serta punya bakat alami yang handal. Mengingat lawan bermain game punya jam terbang yang tinggi pula.

Oleh karena itu jangan anggap remeh gamer, mereka kadang dibayar oleh para pengembang game untuk menguji kemampuan rilisan game mereka. Waduh enaknya. Ayo segera ikutan.

Seperti yang dijabarkan di atas, apa sajakah faktor kecanduan lainnya yang dirasakan oleh gamer. Bila ada, bisa share di kolom komentar.

Karena main game itu salah satu cara sehat dibandingkan kebiasaan memainkan hati dan perasaan anak orang, salam gamer!!
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Halo Penulis

Foto saya

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis