Minggu, 15 Maret 2015

Benarkah Hobi Menulis Bisa Buat Awet Muda?

Kebiasaan menulis ialah kebiasaan dari kalangan orang-orang besar, andai mau tergabung dengan orang-orang besar tersebut maka biasakan diri menulis
Siapa sih yang tidak menulis, kemampuan dasar manusia selain mendengar, membaca dan selanjutnya menulis. Banyak hal positif yang didapatkan dai kebiasaan menarik tersebut di antaranya bisa tetap awet muda.
Anda yang termasuk punya kebiasaan unik tersebut patut bangga, menulis punya efek awet muda. Benarkah demikian?

Iya... secara tidak langsung menulis mampu menjaga kulit tetap awet tanpa harus perawat lebih yang biayanya mahal. Ada beberapa alasan kuat mengapa setiap tulisan yang anda tulis selain bisa membuat awet muda dan berbagai manfaat lainnya.

Saya pribadi memperhatikan beberapa penulis kenamaan yang tetap terlihat muda dan ceria, tak ada raut tegang dalam wajah mereka walaupun sering dikejar deadline. Semua itu karena mereka menulis dan memindahkan segala yang ada membebat di dalam kepala ke media tulis.

Bila dahulu menulis harus di kertas buku bernama diary, kini telah ada sosial media yang mengiringi menulis lebih gampang. Berbagai platform juga lahir memudahkan menulis salah satu media tersebut bernama Blog.

Tulisan terdahulu yang bersifat offline dan tertutup, kini bersifat online dan bisa diakses oleh siapa saja. Semua sama saja, asalkan nyaman dan menulis obat mujarab untuk tetap terlihat tetap muda.
Berikut ini adalah alasan kuat mengapa menulis bisa membuat orang tetap muda, berikut ulasannya:

1.    Melepaskan Segala Penat
Rutinitas sehari-hari tak pelak membuat pikiran penuh akan penat rasa, belum lagi saat perjalanan menuju lokasi kita memulai rutinitas. Macet, panas, dan stres sudah pasti tak pernah lepas.

Cara mengurangi penat tersebut banyak dari pribadi tersebut melepas lelah dengan menulis. Sebahagian besar melakukannya di sosial media dalam bentuk uneg-uneg. Misalnya saja terjebak macet, keluhan macet, terjebak hujan atau banjir dan keluhan mengenai hal tersebut.

Keluhan yang bersifat spontan itu secara tak langsung bisa melepaskan sedikit penat dan membunuh rasa bosan. Tapi harus ada batasannya terutama dalam mengontrol diri, jangan sampai kelakuan tersebut menyinggung orang lain.

Misalnya saja anda marah di tempat kerja, ada luapkan semuanya di sosial media. Atasan  atau tempat anda bekerja merasa tersinggung, alhasil anda dipecat karena dari ngedumel tanpa lupa batasan tertentu.

2.    Mengurangi Beban Pikiran
Hampir sama halnya dengan mengurangi penat, menulis sedikit banyak melepaskan beban di pikiran. Ia ibarat pelepasan energi berlebih di dalam pikiran terutama dalam media bacaan.

Mengurangi beban pikiran tak harus curhat, umpatan atau kekecewaan. Namun buatlah jadi lebih kreatif, misalnya dalam bentuk opini atau sudut pandang. Di jamin anda lumayan cerdas menyikapi hal yang menimpa diri anda sendiri.

3.    Melahirkan Ide
Ide bisa lahir kapan saja termasuk hasil brainstroming anda, ini sedikit banyak mampu menggodok tulisan yang ingin ditulis. Tak harus dengan tulisan yang serius, cukup yang ringan-ringan saja.

Kebiasaan menulis secara tak langsung memudahkan ide lahir kapan saja, kemudian tinggal dikembangkan jadi tulisan menarik.

4.    Pelampiasan Selain Berbicara
Berbicara punya dua konteks berbeda terutama dalam penyampaian. Sifat dari bicara yang kadang perlu lawan bicara sebagai respons, sedangkan menulis tidak. Itulah mengapa menulis jadi pelampiasan terbaik.

Kelebihan dari menulis adalah kemampuan menganalisa lebih baik dari hasil yang ditulis (swasunting). Sedangkan bicara sedikit banyak mengalami kesalahan ucapan atau perkataan, akibatnya bisa

5.    Menginspirasi Banyak Orang
Tulisan anda publikasikan secara online tanpa disadari menjadi inspirasi banyak orang. Banyak yang terbantu atau mengucapkan kata-kata terima kasih atas beberapa paragraf hasil buah karya anda.
Itu jadi sebuah kesenangan tersendiri, apalagi ada aura bahagia tak terhingga asal setiap anda menulis ibarat memberikan umpan kepada para pembaca yang lapar akan bacaan.

Jadi tunggu apalagi, menginspirasi dan memberikan pencerahan secara tidak langsung bisa membuka mata para pembaca terutama dari sudut pandang si penulis tersebut.

6.    Menghasilkan Karya
Siapa yang tak mau punya karya? Apalagi karya yang anda tulis jadi best seller atau dibaca oleh banyak orang. Selain membuat awet muda, karya tulisan tersebut membuat anda gembira atas pencapaian dan kerja keras.

Bermula dari pengalaman buruk atau analisa sesuatu masalah, lalu anda menulis dengan runtun dan terarah. Tak disangka hasilnya menjadi karya yang mengagumkan.

Itulah beberapa alasan menulis jadi sebuah apresiasi bagi yang terjun ke sana. Butuh keberanian besar dan proses akhirnya menghasilkan sebuah mahakarya dibarengi tetap awet muda.

Ayo... mulai menulis dari sekarang, menuliskan segala hal biasa jadi luar biasa.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Halo Penulis

Foto saya

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis