Selasa, 27 Oktober 2015

Milad Blogger Nasional, Bangganya Jadi Blogger

hari blogger nasional

Blogger Nasional bersuka cita setelah memiliki hari Milad, bertepatan dengan tanggal 27 Oktober 2007 terpilihlah sebagai Hari Blogger Nasional. Hasil cetusan dan inisiatif menteri pendidikan saat itu Bapak Muhammad Nuh.

Tingginya minat anak-anak muda dalam negeri menulis segala macam pengalaman di berbagai platform semisal Blogspot dan Wordpress serta platform lainnya menjadikan anak negeri punya potensi lebih di dunia tulis menulis di dunia maya.
Dari yang hanya kerjanya menuliskan curhatan pribadi harian hingga masalah nan serius ke dunia politik dan ekonomi. Cara menyajikan masing-masing Blogger berbeda-beda, menurut gaya bahasa yang ditonjolkan. Menarik trafik, komentar dan bahkan pundi-pundi pemasukan.

Bermula dari hobi, menuangkan ide-ide liar yang membuncah di kepala serta bisa dinikmati oleh siapa saja. Maka menulis di blog adalah salah satunya cara inspiratif nan cerdas dibandingkan hanya ngedumel sepanjang hari atau menulis curhatan di sosial media seakan membuat yang membacanya serasa menjadi tertuduh serta panas hati.

Perkembangan internet yang tumbuh sangat pesat berpengaruh dengan jumlah pengguna aktif internet dalam negeri. Berdasarkan pada data yang dihimpun oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika, jumlah tak kalah fantastis yaitu 82 juta pengguna. Terbesar nomor 8 di dunia dan jadi ladang sangat berharga dari para pendulang pemasukan dari sektor tersebut. Salah satunya melalui blog.

Memang blog masih terkesan dengan anggapan yang main-main, tetapi anggapan tersebut hari diubah. Bukan hanya sebagai ladang curcol (curhat colongan) tetapi bisa dibuat semaksimal mungkin menjadi profesional dan mendapatkan pendapatan.

Menulis tak serta merta mengharuskan memperoleh profit sebagai keuntungan utama, akan tetapi jadikanlah manfaat terlebih dahulu sebagai tujuan utama. Sesuatu yang bermanfaat dan punya konsistensi dalam hal semakin maju ke depan, hasil akan datang dengan sendirinya.

Bagaimana menjadi blogger?
Caranya sangat mudah, cukup membuat akun Blogspot atau Wordpress. Walaupun banyak platform lain yang mendukung seperti Tumblr, Kompasiana, Pinterest, Weebly dan sebagainya. Eksistensi kedua platform tersebut menjadikan mereka begitu dominan dan punya pengguna yang sangat besar.

Menulis itu adalah bekerja untuk keabadian kata Pramoedya Ananta Toer, salah satu medianya adalah menulis di blog. Tak perlu tak direvisi oleh ulah tangan dosen pembimbing, di edit oleh editor, cukup menuliskan dan Swasunting (mengedit sendiri) sesukamu apabila telah layak.

Langkah selanjutnya tinggal dipublikasikan di blog pribadi, namun tulisan yang sudah tersebar sebaiknya diperhatikan sebaik mungkin karena sangat tak edit bila harus ditarik kembali karena banyak typo di mana-mana dan yang paling penting adalah tidak menyinggung orang lain.

Jadi Blogger juga menjadikan budaya menulis sebagai sebuah keharusan, haus akan menulis juga disertai dengan budaya membaca yang tak kalah lahap.

Ibarat sebuah pepatah:
Banyak membaca tapi tak menulis maka idemu mengendap, banyak menulis tapi tak membaca maka tulisanmu kosong. Semuanya harus seimbang, antara menulis dan membaca.

Menjadikan seorang Blogger menyadarkan diri bahwa tulisan adalah salah satu kekuatan, dengan tulisan kita bisa mengarahkan para pembaca. Membawa mereka dalam imajinasi dan opini yang kita tulis. Mereka para pembaca bisa merasakan suara hati si penulis dari setiap kata yang tertulis.

Jangan sesekali menjadi blogger copas (copy paste), hidup mencomot karya orang lain bermodal dengan kemampuan Ctrl + C dan Ctrl + V. Mengubah dalam sekejap mata karya orang lain menjadi karya dan mendapatkan trafik, komentar dan pendapatan dari tulisan orang lain.

Masalah bahasa yang tak nyambung, kurang berbobot dan tidak terlalu panjang itu hal yang wajar. Saya menamakannya dengan istilah proses menjadi lebih baik, ibarat sebuah pemahat yang ingin bisa menghasilkan patung dalam sekejap.

Iya butuh beberapa pahatan hingga tulisannya halus, pahatan pertama kasar dan kaku. Seiring dengan berjalannya waktu, maka tulisannya makin halus begitu pula si tukang pahat. Hingga ia bisa menghasilkan mahakarya, semua dimulai dari langkah atau pahatan pertama.

Lebih baik punya karya buruk tapi milik pribadi dibandingkan ingin punya karya bagus tapi hasil comot punya orang lain. Karya semua butuh proses

Saya pribadi sangat bangga bisa menjadi Blogger, bertemu dengan orang-orang baru nan inspiratif serta sangat memotivasi. Perjuangan mereka di awal-awal juga tak kalah berat dan punya jalan terjal. Mereka menjadi terkenal dan punya begitu banyak pembaca yang haus akan karya tulis mereka saat terbit.

Blogger senior dan berpengalaman tak pelit ilmu dalam menularkan berbagai pengalaman mereka serta trik yang mereka dapatkan. Tak perlu jauh-jauh, hampir semuanya mengatakan bahwa bila ingin sukses terpenting harus konsisten, beda atau unik dari yang lain, dan menjadikan konten adalah raja.

Terpenting saat sudah menjadi Blogger anda pun seperti satu keluarga besar, saling blogwalking (bersilaturrahmi ke blog lain), membentuk komunitas blogger lokal dan saling mempromosikan sesuatu yang berharga di sekitar semisal tentang keindahan daerahnya. Menjadi Blogger pulalah menjadikan nama kita sedikit terdongkrak dan menjadi sebuah kebanggaan bagi orang sekitarmu.

Seorang Blogger punya jiwa mendalam terhadap observasi, riset dan mengumpulkan data fakta akan tulisan yang ia tulis. Ia tak mau tulisan akan dipublikasikan mendapatkan banyak kesalahan informasi yang membingungkan pembaca.

Siapa yang tak bangga saat teman-temanmu tahu dirimu adalah seorang Blogger inspiratif yang punya segudang karya. Tak perlu malu menjadi Blogger, minder tulisanmu sedikit mendapatkan like, share dan komentar. Karena setiap tulisan punya pembacanya masing-masing.

Jadi tunggu apalagi, saatnya jadi Blogger dan meramaikan tulisanmu di halaman pencarian Google dan menginspirasi setiap orang yang membaca. Selamat Hari Blogger Nasional.

Share:

6 komentar:

  1. Suka nulis di blog, tapi masih malu klo bilang diri ini blogger. Lha jarang bikin postingan..:D

    BalasHapus
    Balasan
    1. tak usah malu, karena dari dimulai dari 1 postingan. Akhirnya jadi banyak dan jadi blogger sejati.

      Hapus
  2. menulis di blog adalah bagaimana cara nya kita berbagi cerita kepada orang lain... yora.

    BalasHapus
    Balasan
    1. tepat sekali, karena berbagi tak akan pernah rugi namun memberi segala inspirasi kepada sesama

      Hapus

Halo Penulis

Foto saya

Punya hobi membaca, mengobsevasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat musik EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis