Sabtu, 31 Oktober 2015

6 Tipe Penonton Sepak Bola Layar Kaca

6 Tipe Penonton Sepak Bola Layar Kaca
Siaran sepak bola kini ibarat kacang goreng renyah yang disukai oleh berbagai kalangan dari fans garis keras yang selalu setia nonton timnya kapan pun berlaga hingga fans yang gonta-ganti tim terutama saat pemain idolanya pindah klub atau tim yang dia dukung musim sebelumnya mengalami penurunan prestasi serta permainan lebih dikenal dengan fans karbitan. 

Kadang meledaknya keras nan kencang, kadang juga ngga meledak akibat kemasukan air dan angin. Begitulah perumpamaan fans karbitan Kita semua bukan tinggal di daerah atau negara tim sepak bola top tapi hanya bermodal TV bisa dibilang penonton sepak bola layar kaca. Walaupun pun loyalitas yang gede banget, tetap aja buat nonton langsung ke stadion hal yang sulit nan mustahil.

Kebayang ngga, buat nonton langsung ke stadion tim kesayangan biayanya gede apalagi tim kesayangan kamu berasal dari benua biru. Buat ke sana sangat jauh dan sulit, salah satu caranya ialah nonton langsung lewat layar kaca.

Masyarakat kita hanya nonton tim top Eropa berlaga modalnya dari Siaran TV lokal, TV kabel dan yang ngenes itu lewat streaming yang gambarnya seperti markas semut. Apalagi tim yang kamu dukung ngga top banget, salah satu cara lewat streaming. 

Nonton via streaming itu ngga enaknya waktu kouta internet lelet. Bolanya kelar, streaming baru jalan. Atau lagi seru-seru dan laga berlangsung saat alot kouta dan pulsa malah habis, maka sayangilah pejuang pencari streaming.

Kembali ke topik kita tentang penonton layar kaca yang biasanya banyak faktor yang buat kenapa kamu nonton bola, nah gue mau jabarin tipe-tipe penonton layar kaca yang tiap akhir pekan atau tengah Minggu nonton, cekidot:

1.      Nonton Tim Kesayangan
Nonton tim kesayangan bertanding adi pertaruhan yang berat banget mulai dari jadwal mainnya yang tengah malam, tengah pekan, senin dini hari hingga waktu premier yang saat kongkow bareng teman serta orang yang kamu cintai. Apalagi udah janji jauh-jauh hari, dan nuansa nonton selain di TV memang ngga ngena banget seperti livescore.com atau scrolling timeline.

Derita lain yang buat nonton tim kesayangan kamu di layar kaca saat ngga ada yang siaran di siaran lokal dan siaran luar juga malu-malu akibat tim kesayangan kamu tim semenjana kurang populer (rating) dan kouta kamu abis. *Pasrah*. Nyeseknya setelah bela-belain nyari link streaming, tim kesayangan kamu malah kalah dan malu-maluin #NgunyahKartuKouta.

Selaku fans sejati yang dukung tim kesayangan, kamu harus dukung kencang saat menang dan saat dapat hasil negatif kamu harus rajin-rajin sembunyi biar ngga keseringan dicengin teman #Tips

2.      Nonton Tim  Rival Lawan
Penonton layar kaca di tempat nonbar umumnya terbagi 3 golongan dari tim pendukung, tim kontra (rival tim tersebut) dan golongan nontonin kedua fans ribut alias netral. Saat tim lawan main, golongan kontra hanya menyimak terhilang seperti penonton netral.

Namun saat tim rivalnya ketinggalan atau digempur habis-habisan oleh tim lain langsung suara mereka keluar dan buat suasana memanas, dan bila tim rival menang langsung deh mereka menggunakan ilmu ngeles tingkat dewa mabuk:
Ah payah beruntung, pasti kiper tim anu kurang poding, masak sekali ditendang langsung kebobolan.
Komentar yang lebih parah:Bek-nya kurang antisipasi dan larinya lambat, coba dikejar naik ojek pasti penyerang lawan mampu dihentikan dengan mudah.
3.      Yang Penting Nonton
Saat malam Minggu-an ngga tau kemana dan ngga tau apa yang harus dilakukan terutama yang telah lama jadi tuna asrama salah satu wadah yang bisa dilakukan buat ngilangin kebosanan yaitu keluar ikut rapat besar karang taruna. 

Kebetulan malam minggu saat itu rapat batal dan ngga tau ngapain salah satu pilihan yaitu nonton siapa yang berlaga walaupun tim yang kamu nonton ialah pertandingan sepak bola replay sekalipun.
Minimal saat orang atau teman menanyakan kesibukan yang kamu lakukan, kamu dapat berkilah dengan sibuk menyaksikan klub top bertanding #Pembelaan

4.      Nonton Liat Pemain Tampan
Gaya penonton layar kaca dikategorikan dari kaum penonton fanatik, kaum penonton netral, kaum nyari hiburan dan kaum nyari pemain bola berparas tampan nan brewokan. Umumnya sih dari fans hawa yang ngga lain dan ngga bukan nonton hanya buat pemain tampan idola mereka. Jangan harap pemain sangar bergaya spartan bikin lawan takut kayak Balotelli, Pepe dan Lukaku jadi idola kaum hawa.
Yang ada mereka bilang gini: Itu pasti pemain jahat dan kasar, liat aja sendiri muka mereka. Kami ngga suka cowok kasar...!
Selain itu buat kaum hawa sepak bola dilihat dari segi paras sedangkan segi lain dan juga kadang mereka buta. Paling saat wasit meniupkan peluit tanda offside dan penyerang andalan yang kebetulan tanpa idola mereka berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Cewek bingung..

Kenapa ditiup peluitnya, padahal hampir saja pemain idola mereka mencetak gol. Ngga adil nih wasit, dasar cowok ngga pengertian.. #Bingung

Klub sepak bola yang pemainnya banyak pemain bintang dan tampan jadi alasan cewek dukung klub tersebut selain faktor pacarnya juga tim yang sama. Tapi alasan kedua ngga terlalu menguatkan, maka sedikit cewek dukung tim yang pemainnya mayoritas pemain kulit hitam berasal dari benua Afrika dan berwajah petarung. #Rasis

5.      Nonton Liat Stylish
Hal lain yang untuk dari penonton layar kaca yaitu nonton pertandingan layar kaca buat melihat tren yang lagi berkembang saat ini. Pemain top sepak bola sekarang banyak banget yang menari nafkah buka hanya dari kemampuan mengolah si kulit bundar tapi dari kemampuan berakting atau bergaya di depan kamera untuk berbagai merk produk terkemuka dengan bayaran buat mereka ngga usah main bola lagi.

Karena pemain bola yang menjadi bintang iklan berpengaruh banget dari penampilan di dalam dan luar lapangan yaitu seperti salah satunya gaya rambut kekinian yang sering gonta-ganti setiap berlaga, sepatu bola keluar terbaru, kostum klub dan lainnya.
Tertarik ngikutin...?
Banyak kaum yang ngikutin gaya idolanya dan nonton terpaku pada yang digunakan idolanya. Mereka ngga terlalu peduli tim idolanya kalah, toh aku kan ngefans pemainnya bukan klubnya.

Dan ada juga yang nonton bola buat beli baju bola klub yang menurut mereka menarik baik kostum home, away, jaket, dan kostum latihan. Bila ada teman kamu punya koleksi berbagai baju klub umumnya pengetahuan bolanya remedial tapi urusan nyari kostum yang bagus tanyain sama dia.

6.      Nonton Buat Taruhan
Judi atau taruhan adalah tindakan yang ngga baik banget dan sudah jauh-jauh hari bang Haji Rhoma Irama sampaikan buat kamu rugi secara finansial bila kamu lagi sial. Penonton bola yang nyeselin itu yang doyan banget pasang taruhan yang berbagai macam dari tebak skor, tebak siapa yang nyetak gol duluan, berapa kali bola corner, siapa yang dapat kartu kuning atau merah duluan hingga nebak siapa nama tukang kebun si pemain. 

Aneh-aneh bukan, namanya pejudi. Sudah pasti yang untung besar bandar yang kalah harus ngutang buat taruhan lagi sampai kamu harus menjual semua yang kamu punya buat taruhan. Penonton yang nonton sepak bola hanya buat taruhan punya kemampuan luar biasa akan tim sepak bola yang ia pertaruhkan dari berbagai belahan dunia sampai tim divisi II sekalipun. Yah namanya aja pejudi...!!!

Makanya kenapa pengaturan skor yang dilakukan oleh bandar judi merugikan banyak pihak terutama bila penonton yang capek-capek nonton secara langsung ke stadion secara langsung dan bayar tiket mahal-mahal. 

Pertandingan yang kamu nonton ternyata sudah diatur jauh-jauh hari bandar judi. Stop taruhan dan judi dari sepak bola saatnya nonton bola yang sehat bila klub kesayangan menang didukung dan bila kalah mari cari kambing hitam buat di qurban kelak. Kamu termasuk tipe penonton layar kaca seperti apa, share di kolom komentar.
Share:

2 komentar:

  1. Paling seru nonton tim kesayangan via streaming di warnet tengab malam. Pas seru2nya eh mati lampu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jangan-jangan pekerja PLN-nya dukung tim rival.

      Hapus

Halo Penulis

Foto saya

Punya hobi membaca, mengobsevasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat musik EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis