Sabtu, 23 April 2016

Stop Mental Block!

 Stop mental block
Ahhh... ngapain kuliah tinggi-tinggi dan mahal? nanti nganggur juga enakan kuliah di kampung terus dapat kerja. 
Kaum perempuan untuk apa sekolah tinggi-tinggi nanti juga jadi IRT. 
Ngapain sekolahin anak di bidang agama, nanti juga ngga tau kerja di mana bagus ambil jurusan yang gampang dapat kerja. 
Kamu mau ngajar buat anak-anak Sekolah Dasar, itu buang-buang waktu dan umur enak kerja di perusahaan besar. 
Kamu pun paras yang menjual, jadi model saja dibandingkan harus jadi wartawan.
Setiap hari hidup kita disuguhi oleh begitu banyak kata-kata mental block dari orang lain yang menganggap segala bentuk pencapaian serta yang kita lakukan selalu saja salah dan ngga tepat di mata mereka.
Share:

Kamis, 21 April 2016

Memaknai Tetesan Hujan

memaknai tetesan hujan

Awan saling berkumpul terbawa oleh angin yang mengharap hujan serta membuat langit yang tadinya cerah kebiruan menjadi putih keabu-abuan saat awan saling bergumul mesra. Rintik hujan pun turun membasahi bumi yang sudah dahaga nan kering kerontang. Tanah kering yang menggembul terkena percikan hujan berganti tanah basah menutup pori-pori tanah yang saling merekah akibat menahan tekanan panas.

Ketika hujan turun, bakteri Actinomycetes yang banyak terdapat di tanah menyebar terkena guyuran air hujan. Aroma yang tersebar dari bakteri Actinomycetes membuat aroma tenang buat siapa yang menciumnya. 
Share:

Sabtu, 16 April 2016

Energi Negatif Menular Lho!

 Energi negatif

Tiap harinya pasti dari kita mendengarkan, melihat dan juga membaca energi negatif datang. Sejak dari bangun tidur hingga kembali tidur, mau ke kampus, ke tempat kerja energi negatif pasti selalu ada. Misalnya mau keluar tapi saat melihat suasana malah mendung disusul gerimis, langsung deh keluar kata-kata bernada negatif:
Malas ah, hujan bikin motor yang baru di cuci kotor lagi. Heran ya kenapa saat cuci kendaraan selalu hujan turun. Pasti ada konspirasi. 
Aduh dosen atau atasan kejam banget, memang orang besar ngga bisa merasakan jadi mahasiswa kecil dan susah. 
Lagu sedih, film haru, sinetron pemeran utamanya tersiksa selalu, status di sosmed penuh emosional, kata-kata kebencian, propaganda, dendam dan fitnah cepat banget buat orang lain terpengaruh.
Pertama sekali kita dengarkan joke-joke lucu berupa kata, gambar, dan gif secara spontan kita tertawa lepas tanpa refleks. Di ulangi kedua kali pun kita tertawa lepas walaupun ngga sekeras yang pertama, namun saat diulangi atau melihat kembali yang ketiga malah berceloteh seperti ini:
Share:

Senin, 11 April 2016

Mencoba Memantaskan (Diri)

 memantaskan diri


Mau nyari istri cantik  jelita dan akhlaknya layak bidadari, tapi harus ingat juga lho. Kamu harus sediakan surga dulu biar dia merasa nyaman dan senang
Membaca kata-kata di atas sedikit menampar dan membuat panas-dingin diri penulis. Sering banget kita perhatikan, mau minta jodoh yang serba baik akhlaknya, berparas tampan/cantik, menarik dan rezekinya berkecukupan lagi halal.  Tanpa disadari yang minta doa sedikit lupa intropeksi diri dan memantaskan diri apakah dirinya layak ataukah tidak. Ibaratnya seperti si cebol merindukan bulan, mau ke sana jauh dan ngga ada usaha nyata alias mimpi semata.
Share:

Sabtu, 02 April 2016

Gimana Sih Liburan Menyenangkan?

 Liburan menyenangkan

Saat waktu libur pun tiba banyak dari kita yang bertanya-tanya dalam hati kecilnya masing-masing. 
Harus ke mana yah, kebetulan ada liburan lumayan lama dan panjang?
Bagi orang yang setiap pekannya dapat begitu banyak tekanan di lingkungan sekolah, kuliah dan kerja. Waktu libur bisa jadi referensi meluruskan tubuh yang lebih, menyegarkan pikiran yang keruh dan juga meluruskan tulang-tulang yang letih setelah sekian lama dipaksa bekerja begitu keras.
Share:

Halo Penulis

Foto saya

Punya hobi membaca, mengobsevasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat musik EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis