Sabtu, 02 April 2016

Gimana Sih Liburan Menyenangkan?

 Liburan menyenangkan

Saat waktu libur pun tiba banyak dari kita yang bertanya-tanya dalam hati kecilnya masing-masing. 
Harus ke mana yah, kebetulan ada liburan lumayan lama dan panjang?
Bagi orang yang setiap pekannya dapat begitu banyak tekanan di lingkungan sekolah, kuliah dan kerja. Waktu libur bisa jadi referensi meluruskan tubuh yang lebih, menyegarkan pikiran yang keruh dan juga meluruskan tulang-tulang yang letih setelah sekian lama dipaksa bekerja begitu keras.
Waktu liburan tiba!!!! Tapi banyak yang terbesit di dalam dirinya, harus ke mana? Kan modalnya pas-pasan dan pasti budgetnya besar. Enakan di rumah sambil hibernasi dalam tempo waktu yang lama hingga libur berakhir.

Nah... yang paling banyak dirasakan saat liburan tiba adalah bagaimana cara mendapatkan liburan yang menyenangkan. Gue mau ngasih sedikit wejangan yang mungkin buat kita sadar bahwa dengan sedikitnya meluangkan setahun 2 kali mendapatkan liburan yang menyenangkan, cukup menghilangkan dan menghancurkan stres, menurut penelitian yang gue baca. Tapi ingatlah, jangan kebanyakan liburan nanti lupa akan kewajibanmu dan bisa dianggap pengangguran level tinggi.

Apa sajakah yang bisa kamu dapatkan dari liburan yang menyenangkan dan bikin kamu kembali semangat menggebu-gebu menjalani hidup yang keras ibarat kerupuk yang ngga matang saat digoreng, cekidot:


1.      Ngga Harus Jauh dan Mahal
Mahal dan jauh itu relatif, dan banyak dari kita ingin liburan yang jauh. Selain bisa merasakan suasana yang baru, juga bisa pamer foto-foto pada teman-teman biar mereka iri. Banyak sekali saat pergi liburan yang jauh dan mahal kita lupa sesuatu hal bahwa diri kita lebih penting mengabdikan begitu banyak moment yang menyita waktu sehingga saat ingin menikmati moment liburan kamu malah sudah habis.

Sebenarnya sih liburan dan kesenangan bathin datangnya bukan seindah, seramai dan eksotik tempat yang kamu kunjungi saat itu, tapi saat kamu ke sana tanpa sadar kamu merenungkan segala beban hidup yang kamu alami sehari-hari hadapi bisa sejenak terlupakan.

Begitu banyak masyarakat kita yang menabung uang begitu lama untuk bisa jalan-jalan ke luar negeri tapi setiba di sana tidak ada yang spesial dan terlihat hambar. Sedangkan tanpa sadari di negeri kita yang kaya yang cukup modal secukup sembari mengenal masyarakat sekitar kamu dapat hal lebih. Masalah liburan ke mana saja itu kembali ke pribadi masing-masing selama nyaman dan uangnya cukup, bukan hasil dari merampok bank monopoli. Hehehe!!!
Gue mau ngasih qoute:Ngga selamanya yang dekat itu murah dan ngga menyenangkan, bisa jadi yang jauh dan mahal malah bisa bikin nyawa terancam, misalnya pergi tamasya ke markas besar ISIS sambil selfie gaya duckface
2.      Waktu yang Tepat
Liburan terasa begitu menyenangkan saat jatuh yang tepat, yah maksud di sini tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Liburan datang di awal bulan bukan di akhir bulan saat semua orang hidup dan matinya bergantung penuh pada mie instan. Cuaca yang mendukung sehingga sampai ke tujuan dengan selamat serta buat kamu malah badmood, misalnya pengen banget snorkling di dekat terumbu karang tapi keruh dan gelombang lautnya sedang ganas. Atau pengen berenang di danau tapi saat kamu ingin berenang ngga taunya danau tempat berlibur malah kering akibat kemarau berkepanjangan.

Derita yang begitu sering membuyarkan segala persiapanmu saat sampai ke tujuan, tidak selamanya saat liburan kamu lebih mempersiapkan hal teknis tapi juga non-teknis biar ibadah liburan lancar nan barokah.

3.      Sendirian atau Bersama Teman
Pilihan liburan sendiri, sama pasangan atau berkelompok semuanya punya esensi yang bikin hepi, tergantung kamu maunya bagaimana. Bila mau liburan tanpa intervensi dari pihak lain dan tidak bersifat terikat ada baiknya kamu liburan sendiri sembari merenungkan diri sendiri. Mau suasana romantis dan spesial ada baiknya bareng pasangan tercinta agar bila kamu kekurangan bensin atau setelah pesan menu mahal di tempat liburan duit kamu ngga cukup bisa pinjam sama pasangan. #NgenesYa.

Yang suka seru-seruan bareng teman, suka suasana gaduh dan ada yang bisa kamu usilin. Ada baiknya pergi berkelompok, misalnya saat suasana genting hiking ke gunung dan dikejar oleh kawanan serigala kelaparan ada teman kamu yang nyeselin sangat cocok dijadikan tumbal buat serigala yang kelaparan. Di situ makna teman begitu berarti.

4.      Melupakan Sejenak Rasa Penat
Persoalan yang hadapi saat tiba di lokasi liburan tanpa disadari kamu malah memikirkan tugas dan pekerjaan yang belum kelar. Di waktu yang lain pertama saat sekolah, kuliah, dan kerja kamu malah keingat liburan. Hmmm ironis banget.

Kejadian seperti ini juga buat mood untuk liburan terasa terganggu dan lebih parahnya lagi bisa buyar. Niatnya mau liburan seminggu, namun baru 2 hari kamu harus kembali karena tugas atau kerjaan yang belum siap. Ada baiknya saat liburan kamu hanya fokus untuk liburan, bukan membagi pikiran dari segala hal yang mengganggu. Makanya sebelum liburan tiba segala sesuatu harus sudah kelar baik itu kerjaan atau tugas.
Persoalan lain yang mengganggu saat liburan adalah sulit lepas dengan gadget pribadi, sedang seru-serunya libur kamu malah asik pletokin jari-jarimu hanya untuk balas yang ngga penting. Teknologi paling banyak mengganggu waktu libur sejenak dan saatnya tanggalkan segala teknologi agar libur semakin bermakna dan lebih natural.

5.      Di Rumah
Bagi orang yang menganggap rumahnya sebagai istana dan tempat liburan yang menyenangkan terlebih bila liburan keluar rumah butuh dana, stamina dan waktu yang banyak. Selain itu setiba di tempat liburan yang kita idam-idamkan malah harus menempuh macet yang banyak, tempat wisata yang dipenuhi wisatawan. Niatnya menghilangkan stres akan tetapi stresnya malah nambah. Solusi terbaik adalah liburan di rumah.

Memang mengisi liburan di rumah menyenangkan?

Jangan salah, malah liburan di rumah kamu bisa mendapatkan ketenteraman yang sebanding. Bisa puas-puasin tidur hari ini bangunnya Minggu depan, makan sepuasnya, nonton film dan main game favoritmu yang belum sempat ditamatkan akibat sibuk. Dan saat liburan tiba, jadi waktu yang tepat.

Bila merasakan kesepian, bisa kamu ajak teman-temanmu ke rumah seperti main game dan nonton bareng atau juga bakar-bakar sampah ikan. Hmmm nikmat mana yang ngga kalah menyenangkan.

6.      Sesuatu yang Baru
Liburan ke tempat itu-itu saat waktu liburan tiba akan menimbulkan rasa bosan dan itu wajar terutama sifat manusia yang gampang bosan. Apabila setiap liburan kamu sukanya pergi ke pantai ada baiknya objeknya diganti terutama selain sudah sering kamu kunjungi ada faktor lagi yang mengganggu seperti cuaca buruk, ramainya wisatawan hingga terbatasnya penginapan atau lapak yang tersedia.

Cara mensiasati dengan mengganti objek lain yang lebih seru misalnya ke danau, gunung, gurun sahara hutan, dan destinasi kaya unsur sejarah. Selain dapat suasana yang baru, kamu juga bisa tau sesuatu yang baru dan sedikit me-refresh pikiranmu. Mencari suasana baru yang anti mainstream buat dirimu sedikit leluasa menikmati liburan dari keramaian para wisatawan lain.

7.      Dapat Hikmah
Liburan menyisakan begitu banyak rasa dan kenangan yang bisa kamu petik, dari proses persiapan, berangkat, menikmati liburan hingga kembali lagi ke rumah. Nah pengalaman-pengalaman yang terkumpul selama liburan bisa jadi sesuatu yang begitu bermakna misalnya bocor ban motor di tengah perjalanan, lupa bawa jas hujan hingga ketinggalan barang penting selama liburan. Semua jadi berharga, selain buat kamu semakin teliti dan waspada. Serta tidak lupa sadar diri dan lingkungan, seperti tidak meninggalkan sampah di tempat rekreasi, membuat keributan, hingga mengganggu ketertiban yang berlaku di lokasi liburan kamu.
Nah gue ada sedikit qoute:Kadang di saat libur kamu merasa waktu senggang itu berharga dan jangan dibuang percuma sebelum waktu sibukmu datang kembali.
Sekembalinya dari liburan pikiran jadi segar dan kamu siap memulai kembali dengan semangat baru. Begitu kira-kira tausyiah yang gue sampaikan, semoga banyak barokahnya dan kita semua bisa memanfaatkan waktu liburan dengan optimal.
See you agains, jombs!
Share:

4 komentar:

  1. Pengalaman ni bal, liburan kan cari suasana baru, jd ya suasana lama jangan di bawa2. Termasuk pelaku2 di dalam suasana itu. You got my point?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nikmat menghilangkan penat tapi ujungnya penat ikutan pergi liburan, rese bukan!!!

      Hapus
  2. kalo gw sih yang penting sama temen yg asik bro, ke warteg juga jadi seru hahaha

    BalasHapus
  3. apalagi kalo wartegnya bisa ngutang jelang akhir bulan.

    BalasHapus

Halo Penulis

Foto saya

Punya hobi membaca, mengobsevasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat musik EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis