Senin, 31 Juli 2017

Ayo Lengkapi Profil Kerja Melalui Linkedin

Siapa yang belum punya akun Linkedin? silakan ngacung!
Bila Anda belum punya akun Linkedin pasti sebuah kerugian besar, terutama yang mau atau sedang terjun di dunia kerja. Sulitnya mencari pekerjaan saat ini tidak lepas dari kurangnya koneksi terhadap dunia kerja khususnya berbasis online.

Jawaban itu hadir dari konsep yang ditawarkan oleh Linkedin. Apalagi hampir sebahagian besar penggunanya datang dari kalangan profesional. Linkedin sangat layak mempresentasikan diri Anda kepada para klien dan perusahaan sesuai tujuan Anda.
Sekilas tentang Linkedin
Bagi yang masih awam dengan Linkedin, ialah sosial media berbasis bisnis dan dunia kerja yang bersifat profesional. Pendirinya ialah Reid Hoffman dan keempat koleganya punya ide menyatukan kalangan bisnis yang terkoneksi satu sama lain  melalui internet.

Hadirnya Linkedin mampu memudahkan para pengusaha dalam memposting pekerjaan dan juga para pencari kerja yang memposting CV mereka. Inisiatif ini yang kemudian melahirkan Linkedin sebagai sosial media dan juga CV Anda via virtual. Linkedin diluncurkan pada 5 Mei 2003 atau setahun sebelum raksasa sosial media Facebook berdiri.

Saat ini ada sekitar 500 juta pengguna Linkedin di berbagai negara dengan 24 tutur bahasa berbeda termasuk bahasa kita, Indonesia. Sehingga memudahkan Anda dalam menggunakan Linkedin dan memanfaatkan fitur yang ada.

Kemampuan mumpuni yang dimiliki oleh Linkedin ialah sosial media marketer terbaik dibandingkan sosial media lainnya. Linkedin berada di posisi pertama dengan 98%, unggul atas Twitter yang hanya 95% dan meninggalkan jauh Facebook yang berada di angka 86%.

Sebenarnya banyak hal yang belum diketahui, apalagi Linkedin sering dianggap sebagai platform para pencari kerja dan perusahaan pemberi kerja. Namun yang tepatnya ialah gunakan Linkedin agar pekerjaan yang mencari Anda, bukan Anda yang mencari pekerjaan.

Apa saja yang bisa didapatkan selain mencari pekerjaan di Linkedin, berikut sejumlah kemudahan yang Anda dapatkan.

Menghubungi seseorang, pasti menghubungi via Linkedin lebih terlihat profesional dan digubris dibandingkan via email. Apalagi menghubungi via email tidak digubris oleh orangnya, sedangkan hal itu berbanding terbalik via Linkedin.

Orang pun merasa antusias mendapatkan panggilan via Linkedin, sehingga jalin kerja sama  dan janji mudah terealisasi. Patut dicoba apabila Anda menemui kontak Linkedin orang ternama, selain bisa menjalin janji. Anda bisa mendapatkan pekerjaan layak hasil penawaran klien.

Tahu riwayat klien, Linkedin Anda dapat tahu CV orang yang Anda temui secara menyeluruh. Karena Anda bisa tahu klien tersebut pernah bekerja di mana saja, jenjang pendidikan, dan pengalaman lainnya walaupun belum pernah bertemu.

Ibarat reporter dan terlihat tidak canggung saat bertemu dengan orangnya nanti. Sehingga Anda bisa langsung bertanya tentang kemampuan yang ia miliki. Cara ini juga mampu mengapresiasikan klien karena kita telah membaca CV online si klien di Linkedin.

Membranding perusahaan, Adanya Linkedin mampu meningkatkan rating sebuah perusahaan di mata para pencari kerja atau perusahaan mampu menarik karyawan potensi untuk bisa bergabung ke perusahaan mereka.

Setiap para pemilik akun Linkedin yang melampirkan profil tempat dia bekerja atau pengalaman bekerja di perusahaan tersebut. Secara tidak langsung akan mempromosikan dan menaikkan rating perusahaan.

Nantinya pelamar lain meyakini perusahaan tersebut cukup kredibel dalam merekrut pekerja yang dibutuhkan sesuai bidangnya.

Membranding diri, Linkedin jadi sarana personal branding yang baik selain Anda yang menggeluti dunia Web. Pencarian nama Anda akan berada di peringkat pertama dari hasil mesin pencari.

Sudah kewajiban Anda untuk membuat profil yang menarik dan menjual sehingga para perusahaan akan melirik Anda karena kapabilitas yang Anda miliki. Tak perlu sungkan-sungkan mencantumkan profil diri Anda dengan sebaik dan seringkas mungkin.

Cara ini mampu membuat diri punya nilai jual lebih dan para perusahaan tanpa ragu menawarkan pekerjaan yang Anda inginkan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan secara menyeluruh dan sering kali salah kaprah sehingga sulit dilirik. Apa sajakah itu, berikut ini beberapa poin ulasannya.

Gunakan Foto Terbaik
Untuk bisa terlihat menjual, yang pertama sekali diperhatikan ialah pengguna foto yang menjual dan terbaru. Memasang foto lawas atau bahkan alay sebaiknya dihindarkan, karena Linkedin bentuk personal branding Anda dengan kesan profesional.
Sangat tidak etis Anda memasang foto profil saat masih sekolah yang telah ketinggalan zaman. Sebaiknya di-update dengan foto terbaru, tidak harus berpakaian formal dengan gaya formal. Untuk masalah berpakaian, gunakan pakaian yang sopan dan dengan gaya informal, membuktikan diri Anda termasuk profesional di bidangnya.

Pilihlah foto yang terlihat profesional, bisa juga dengan mengenakan jas atau pakaian khas dari pekerjaan Anda. Misalnya dokter yang identik dengan jas berwarna putih sambil tersenyum, cara ini tergolong jitu karena para pemberi kerja akan melihat tampilan foto anda.

Faktor lain yang harus diperhatikan secara seksama ialah resolusi yang baik. Kualitas juga berpengaruh pada resolusi yang dihasilkan, foto yang beresolusi rendah akan menghasilkan gambar buruk dan buram.

Ada baiknya diganti dengan kualitas yang lebih baik, pasti Anda akan kecewa saat foto profil yang kurang baik membuat anda sulit dilirik. Pilihlah foto profil yang berwarna bukan hitam putih, karena warna memberikan daya tarik lebih yang dipancarkan.

Mengganti Cover Profil
Walaupun terlihat sepele, cover profil punya pengaruh yang begitu kuat tentang bidang yang andai kuasai.  Apalagi cover profil ialah bagian yang paling pertama dilihat setelah foto profil Anda.
Ayo Lengkapi Profil Kerja Melalui Linkedin
Jelas cover profil yang menawan akan menambah rasa penasaran perekrut untuk lebih dalam mengetahui kemampuan anda. Ibarat sebuah Blog yang atraktif dengan perpaduan warna dan fast load, seakan membuat pengunjung betah berlama-lama datang ke Blog tersebut.

Konsep tersebut juga sama diterapkan pada cover Linkedin, karena di situlah Anda bisa menampakkan pencapaian anda. Bila belum memiliki pencapaian yang mumpuni tak perlu khawatir, Anda bisa mempromosikan diri Anda pada bagian cover profil tersebut.

Sempurnakan Headline
Selanjutnya bagian yang tak kalah penting ialah Headline Linkedin, apalagi saat orang lain atau perusahaan berkunjung ke akun anda.


Untuk para profesional yang baru saja turun ke dunia kerja dan memiliki akun Linkedin, sering sekali bagian Headline diisi nama kampus saat influencer. Jelas itu tidak salah, namun kurang menjual.
Contoh mudahnya ialah profil di platform sosial media lain, katakanlah itu Twitter atau Instagram. Sering kali pengguna mencantumkan tempat dia berkuliah, jebolan mana, hubungan asmara hingga kata-kata puitis.

Baiklah, itu tidak masalah karena sosial media Twitter dan Instagram tidak seprofesional Linkedin. Saran saya pribadi ialah di bagian Headline dapat mencantumkan Nama anda, pendidikan, dan kemampuan yang dimiliki.

Misalnya Anda ahli di bidang A atau punya pengalaman di bidang B, bisa dicantumkan dan pengalaman yang dimiliki sebelumnya. Cara ini sangat berguna bagi para perusahaan dalam mencari karyawan yang sesuai dengan bidang yang dicari.

Ada beberapa yang perlu diperjelas pada bagian Headline, sehingga pada bagian ini CV Linkedin Anda terlihat menjual dan profesional. Apa sajakah itu, berikut ulasannya.

Pengalaman kerja, Di dalam ringkasan pekerjaan ada beberapa poin wajib yang harus dicantumkan. Mulai dari nama pekerjaan yang pernah digeluti, nama perusahaan tempat, dan kapan Anda bekerja. Mulai dari yang spesifik seperti bulan dan tahun.
Riwayat pekerjaan bisa jadi modal berharga
Tulislah semua pengalaman bekerja yang Anda miliki walaupun tidak berhubungan. Informasi yang Anda jabarkan bisa jadi membuat pengguna lain tertarik atas pengalaman kerja yang pernah Anda jalani.

Jenjang pendidikan, kesalahan fatal yang sering terjadi dalam melampirkan riwayat pendidikan ialah terlalu singkat. Dengan alasan tidak berhubungan dengan pekerjaan atau pendidikan khususnya di level bawah (katakanlah tingkat SD dan SMP).  Ada untungnya, karena bisa saja level pendidikan bawah mempertemukan anda dengan relasi yang sama.
Kesalahan lainnya ialah penjabaran level pendidikan dari yang terendah paling atas sedangkan yang paling tinggi berada di bawah. Jelas itu terlihat keliru, andai Anda melakukan hal tersebut, sebaiknya bisa diperbaiki agar CV andai terlihat rapi dan sesuai.

Jenjang Organisasi, bagian ini harus dilampirkan dan menyatakan bahwa Anda punya track record menawan di bidang organisasi. Bisa saja organisasi lingkup kampus, lingkup kemasyarakatan hingga lingkup nasional. Para perekrut ikut terkesima dengan peran yang Anda lakukan.

Turut serta dalam sejumlah event dapat Anda cantumkan seberapa penting Anda terlibat anda. Karena itu jadi rekam jejak Anda dalam berbagai event dan organisasi. Bisa saja para rekrutmen terkesima dengan pengalaman dan berharap kerja sama Anda andai ada event serupa.

Informasi detail anda, sering kali banyak profil dari Linkedin yang hanya menjelaskan secara sepintas saja pengalamannya. Misalnya pengalaman bekerja di Perusahaan A hanya sekilas jabatan dan peran.
Semua pencapaian Anda dapat dilampirkan
Nyatanya penjabaran yang detail dan akurat membuat para perekrut mengetahui lebih jauh tentang kemampuan yang Anda miliki. Pastikan semuanya terlampir, mulai dari pekerjaan, proyek yang pernah digarap, hingga kontak pribadi.

Pamerkan Rekomendasi
Tahap selanjutnya ialah Anda harus meminta rekomendasi dari bos atau manajer supaya akun Linkedin Anda cukup tepercaya. Setiap rekomendasi sangat bermanfaat karena itu mampu merepresentasikan Anda mahir di bidang tersebut.
Mengapa rekomendasi dianggap sangat perlu?
Karena rekomendasi tak hanya segala kemampuan yang terlampir di profil anda, namun telah dibuktikan oleh profil orang yang kompeten di bidangnya dalam memberikan rekomendasi.
Contoh rekomendasi di Linkedin
Memang mendapatkan rekomendasi dari orang yang berkualitas tidak gampang, namun coba memberikan rekomendasi ke orang terlebih dahulu, nantinya Anda akan mendapatkan umpan balik serupa.

Menambah Media dan Hasil Pekerjaan
Pada fitur ini sering diabaikan oleh pengguna Linkedin karena dianggap kurang penting. Namun itu punya nilai tambah bahwa Anda aktif di platform lainnya seperti Youtube atau bahkan Blog.

Fitur ini juga sebagai promosi media Anda dan hasil pekerjaan yang pernah digarap sebelumnya, sehingga klien yakin dengan anda.

Membagikan Konten
Jangan gunakan Linkedin hanya untuk mencari pekerjaan saja dan mengabaikannya hingga ada pemberitahuan yang masuk. Di Linkedin begitu banyak informasi yang dibagikan, mulai dari masalah bisnis, pengembangan diri, dan kepemimpinan.
Membagikan konten berpengaruh pada timeline Linkedin Anda
Sama halnya dengan sosial media lainnya, Anda bisa berbagi konten pribadi atau hasil repost dari orang ahli di bidangnya. Bila jarang membagikan konten, Anda bisa turut aktif dengan menyukai postingan dari teman anda. Mulai dari menyukai postingan, memberikan komentar, dan membagikan artikel tersebut.

Cara ini mampu memperkuat relasi dengan kolega Anda lainnya dan bagi Anda yang suka membuat konten, itu mampu meningkat personal branding anda. Perlu diperhatikan dalam membuat konten yang mampu bermanfaat untuk semua kalangan profesional dan peluang dibagikan relatif besar.

Selain itu mampu mengasah kemampuan menulis Anda serta berpikir kritis dalam menyampaikan tulisan secara runtun dan memperluas koneksi anda. Tak hanya di sosial media seperti Facebook atau Twitter saja, namun platform berbasis profesional seperti Linkedin.

Sediakan URL
Punya akun Linkedin memudahkan diri Anda mempromosikan diri terutama hasil pencaharian di mesin pencarian. Sering sekali pengguna akan ditemukan dari hasil pencarian berupa sosial media kekinian seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Google+.
Sangat jarang hasil pencarian namanya langsung terhubung dengan URL Linkedin, untuk itu Anda bisa menaikkan hasil pencarian nama Anda di mesin pencari pada Platform Linkedin. Cara ini membuat para rekrutmen yakin Anda orang profesional aktif.

Membuat dan Terlibat dalam Grup
Linkedin juga memiliki grup layaknya sosial media umumnya, dan Anda dapat memilihnya sesuai dengan minat dan pekerjaan yang disukai. Selain itu Anda mampu mengetahui sejumlah hal yang dibagikan oleh peserta grup lainnya.

Bila dirasa tidak menemukan grup yang kurang cocok, Anda bisa membuatnya sendiri dan mengajak sejumlah kolega Anda bergabung. Anda juga harus membuat peraturan agar grup di Linkedin dipenuhi dengan konten atraktif dan informasi yang sesuai dengan tujuan Anda bersama anggota.
Daftar Koneksi Pribadi
Fitur yang ditawarkan oleh Linkedin dapat Anda gunakan terutama daftar koneksi pribadi anda. Kegunaan fitur sederhana ini dapat mengirimkan sejumlah permintaan kepada pengguna lain sebagai koneksi anda. Bisa sebagai kolega, rekan kerja hingga klien.

Selain itu Anda bisa terhubung dengan sejumlah pengguna lain yang belum terhubung sehingga Anda bisa menawarkan berbagai pekerjaan atau kerja sama bersama. Caranya cukup dengan membuat pesan pribadi kepada pengguna agar permintaan Anda diterima.

Letakkan Kontak
Keperluan kontak sangat diperlukan untuk memudahkan orang lain menghubungi anda. Itu bisa dengan mencantumkan kontak email atau telepon anda, dengan begitu Anda akan mudah dihubungi oleh pihak perusahaan yang tertarik dengan kemampuan anda.
Kontak menyeluruh dari sebuah perusahaan
Itulah sejumlah hal yang membuat Anda terlihat profesional di dunia bisnis melalui platform Linkedin. Terkenal di sosial media lain ialah hal bisa, namun punya relasi kuat di dunia bisnis seperti di platform Linkedin memberikan nilai lebih bagi anda.

Ayo tunggu apalagi dan benahi Linkedin anda, semoga bermanfaat.
Share:

8 komentar:

  1. waaah terima kasih banyak... sangat bermanfaat buat saya pencari kerja biar bisa sukses...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, ayo dimanfaatkan secara optimal. Karena Linkedin lebih dari sekedar platform pencari kerja

      Hapus
  2. Bagus ini Bal, abang udah ada linkedin tapi masih awam gunakannya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo dioptimalkan, karena bisa membangun relasi dan mendapatkan tawaran kerja menarik

      Hapus
  3. Bagus penjelasannya, sangat bermanfaat untuk yang mau optimasi linkedin nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima Kasih kunjungannya, dan jangan lupa bahwa kemudahan yang diberikan Linkedin jarang diketahui banyak orang

      Hapus
  4. Ternyata begitu ya fungsinya Linkedin itu, selama ini aku sering mengabaikan pemberitahuan di email tentang Linkedin. Makasih informasinya Bal (y)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama, banyak fitur yang dihadirkan oleh pihak Linkedin tapi masih sedikit pengguna yang paham kinerja platform profesional tersebut

      Hapus

Halo Penulis

Foto saya

Punya hobi membaca, mengobsevasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat musik EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis