Rabu, 03 Januari 2018

4 Tren Perkembangan Teknologi Tanah Air di Tahun Ini


Saat ini sudah masuk pada kuartal akhir kuartal pertama tahun 2018. Ada banyak perubahan dalam segi teknologi yang berkembang di tanah air. Walaupun sedikit tertinggal dibandingkan sejumlah negara lainnya. Pangsa internet tanah air sangatlah besar, di tahun ini saja ada sekitar 120 juta pengguna internet tanah air.

Ini jadi pasar yang sangat tepat buat para pelaku digital tanah air, bila di tahun sebelumnya pasar digital tanah air sangat banyak dipenuhi dengan perkembangan digital dari e-commerce tanah air.
 aii 2.jpg
Ini membuktikan bahwa kaum millenial tanah air yang sangat besar dan mengandalkan internet dalam memudahkan hajat hidupnya sehari-hari. Tahun ini ada 4 gebrakan besar di dunia digital yang akan begitu akrab oleh masyarakat tanah air.

Bila di negara lain sudah cukup lama Booming, namun di tanah air geliatnya mulai sangat kental di tahun ini. Sedikitnya ada sekitar 4 perkembangan teknologi yang akan sangat akrab oleh kaum millenial tanah air. Apa sajakah itu, cekidot:

Perkembangan AI (Artificial intellgence)
Seakan mulai dikenal oleh masyarakat saat ini tentang perkembangan AI. Dan tahun ini akan banyak peran robot dan kecerdasan buatan yang mengganti peran manusia. Manusia menganggap banyak pekerjaan berat yang terlalu riskan dilakukan oleh manusia dan peran robot adalah yang terbaik dan aman.
 ai 11.jpg
Jelas banyak pekerjaan yang harus menghilang karena peran dari robot yang mulai mengambil banyak lini yang mungkin sangat sentral. Misalnya saja bagaimana kalau pengusaha berpikir sepihak dengan aksi mogok dari para buruhnya yang mampu menghentikan produksi. Cukup dengan menggunakan kecerdasan buatan yang mampu bekerja tanpa henti.

Kemudian banyak pekerjaan yang bisa digantikan oleh kecerdasan yang ditanamkan. Seperti pada proyek Google yang akan meluncurkan mobil tanpa supir. Setelah melakukan berbagai percobaan di berbagai medan termasuk di tanah air. Tidak tertutup kemungkinan akan ada moda transportasi yang menggunakan kecerdasan buatan di tahun ini.

Tak hanya itu saja, kecerdasan buatan sudah banyak di aplikasi kita sehari-hari. Misalnya teman-teman yang menyukai menonton video sharing di Youtube telah menggunakan kecerdasan buatan yang menyesuaikan keinginan kita termasuk fitur di aplikasi Sportify musik Anda. Kemampuan AI seakan membaca keinginan dari pengguna akan apa yang ia inginkan dan itu sudah termasuk pada kecerdasan yang sering kita temui saat ini.

Berkembangnya Bisnis Financial Technology (Fintech)
Indonesia jadi pangsa yang tumbuh subur setiap tahunnya khususnya transaksi fintech khususnya mengubah segala kebutuhan menjadi cashless. Di tahun lalu saja, total transaksi yang berlangsung menyentuh angka US$ 18,5 Miliar. Nilai itu jauh meningkat 24% dari tahun sebelumnya yang hanya US$ 15 Miliar. Sedangkan sisanya adalah pembayaran via mobile sebesar US$ 4 juta dan transfer peer to peer sebesar US$ 29 juta.
 Image result for fintech
Di tahun ini, diprediksi akan ada sekitar 120 juta pengguna Fintech tetap di tanah air. Berbagai layanan yang menyediakan Fintech mulai banyak bertebaran. Salah satunya ada pada aplikasi GO-Pay dari Go-jek yang mampu memudahkan banyak pelanggan di dalamnya pada proses transaksi.

Nantinya masyarakat tidak perlu lagi membawa mata uang, cukup dengan memasukkan Scan QR Barcode pembayaran yang tertera dari tempat belanja Anda tersebut. Selain itu, penambahan pengguna, para pemain yang terjun di dalamnya semakin membuat pangsa Fintech berkembang pesat. Mungkin Anda hanya cukup men-Scan QR Barcode dari tempat makan favorit Anda. Bikin mudah bukan?

Perkembangan Pasar Cryptocurrency
Pasar mata kripto yang dulu dianggap sebagai ancaman kini berbalik arah menganggap mata uang kripto sebagai peluang yang menjanjikan. Berbagai kelebihan yang tidak dimiliki oleh mata uang konvensional seakan jadi senjata bahwa mata uang kripto meyakinkan banyak pengguna termasuk dari tanah air.


Sifatnya yang desentralisasi seakan tidak memerlukan pihak ketiga seperti perbankan. Sifatnya yang transparan sehingga segala aktivitas tercatat dengan jelas pada Wallet Blockchain. Tak berhenti itu saja, inflasi yang sering terjadi seakan memperkuat banyak masyarakat yang beralih ke mata uang kripto yang tidak memiliki inflasi karena setiap mata uang kripto punya batas produksi masing-masing sehingga mampu menekan inflasi.

Prosesnya yang cepat serta hanya memakan ongkos sangat kecil semakin memudahkan para pengguna dalam proses transaksi. Itu terlihat jelas dengan banyak akun vip.bitcoin dari pengguna tanah air yang terus bertambah dari waktu ke waktu. Apalagi investasi yang sangat menjanjikan dari mata uang kripto membuat masyarakat yang dahulunya skeptis beralih jadi optimis dengan mata uang kripto.

Walaupun ada regulasi dari Bank Indonesia yang melarang tentang persebaran mata uang kripto sebagai mata uang yang sah di tanah air. Melalui siaran pers Nomor 16/6/DKom Tanggal 16 Februari hanya menyebutkan BTC dan sejumlah mata uang kripto lainnya bukan tergolong alat pembayaran yang sah.

Selain siaran pers yang dijelaskan di atas, Bank Indonesia juga menyinggung penggunaan Virtual Currency dalam peraturan Bank Indonesia 18/40/PBI/2016 tentang penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran yang utamanya mengatur tentang industri Fintech.

Di dalam aturan tersebut dalam pasal 34 bahwa Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran dilarang: a. Melakukan proses transaksi pembayaran dengan menggunakan Virtual Currency dan kemudian dijelaskan maksudnya ialah: 
Virtual Curreny ialah mata uang digital yang diterbitkan oleh pihak selain otoritas moneter yang prosesnya didapatkan melalui cara Mining, pembelian, atau transfer pemberian (reward) antara lain Bitcoin, Blackcoin, Dash, Dogecoin, Litecoin, Namecoin, Nxt, Peercoin, Primecoin, Ripple, dan Ven. Tidak termasuk dalam pengertian Virtual Currency adalah mata uang elektronik.

Namun saya rasa pemerintah mulai melunak dan saat ini mulai mempertimbangkan kembali tentang mata uang kripto. Salah satunya dari tanggapan dari Presiden Jokowi  yang mengatakan bahwa kita semua tidak menolak perkembangan teknologi saat ini. Tapi tetap saja, untuk berinvestasi dan memiliki mata uang kripto pemerintah tidak melarangnya, karena itu semua merupakan tanggung jawab Anda pribadi.

Butuh pertimbangan matang dalam bermain di pasar kripto, dengan banyaknya pengguna maka kepercayaan masyarakat dan investor makin meningkat di pasar kripto. Indonesia bisa jadi lokasi yang cukup besar dalam perkembangan mata uang kripto khususnya tahun ini.

Perkembangan media sosial berbasis Blockchain
Kehadiran Steemit yang mulai mengambil hati pengguna internet dunia dan tanah air seakan membuat arah pergeseran sosial media di masa depan berbasis Blockchain. Keuntungan dari media sosial mainstream banget yang terlalu bersifat sentralisasi seakan membuat pengguna jenuh. Pengguna seakan hanya menghabiskan waktu semata tanpa bisa mendapatkan profit yang sebanding.


Selain itu peraturan yang ketat dan harus sesuai dengan koridor yang media sosial itu buat seakan banyak pengguna menjadi korban. Kemudian lahir dan berkembanglah media sosial berbasis Blockchain seperti saat ini. Seakan mampu menjawab keraguan dari banyak pengguna dan mereka bisa berperan aktif lebih banyak di dalamnya.

Selain itu media sosial berbasis Blockchain mampu menghadirkan satu platform namun bisa digunakan oleh banyak pengguna. Misalnya saja Steemit, punya berbagai aplikasi pihak ketiga yang mampu mewadahi kreativitas yang Anda miliki. Wabah ini seakan mulai menjangkit para pekerja kreatif dan generasi millenial.

Mereka seakan rela menanggalkan gelar “seleb” di platform sentralisasi hanya untuk beralih ke media sosial berbasis desentralisasi. Kreativitas tanpa batas, rasa kekeluargaan yang kental dan juga bayaran yang lebih besar mungkin jadi sebagai kecil rasa pemantik untuk beralih ke Steemit.

Itulah sejumlah tren yang sedang berkembang di tanah air untuk tahun ini, animo yang besar dan sifat melek teknologi seakan mendorong masyarakat kita berperan aktif di dalamnya. Mengubah semuanya yang dahulunya sebagai ancaman menjadi sebuah kesempatan besar di dalamnya.

Semoga postingan ini memberikan pencerahan kepada kita semua akan perkembangan tren saat ini. Silakan komentar positifnya dari Anda semua.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Halo Penulis

Foto saya

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email