Minggu, 22 Juli 2018

Jadi Konten Kreator Makin Lega Berkat Bolt


Pagi hari, pertama kali kalian lakukan pasti ngidupin kouta terus mengecek notifikasi semalam. Mulai dari email, percakapan di instan messaging hingga proses pembayaran kerja. Anak milenial memang aneh, sangat susah lepas dari gawainya dan internet. Malahan sudah masuk kebutuhan wajib selain sandang, pangan, papan, dan internetan.

Di dunia kerjaan pun serupa, milenial punya cara sendiri dalam berkreativitas tanpa harus terikat sekaligus ribet. Bagi milenial, rutinitas yang dilakukan oleh orang tuanya seakan terlalu kaku dan tidak bisa neko-neko. Santai dikit dong, kayak kami anak milenial.


Alasannya dasarnya sih anti mainstream, milenial pengen banget mengubah tradisi waktu kerja terjadwal jadi fleksibel. Selain itu yang paling anak milenial junjung tinggi yakni kerja adalah sesuai passion. Seakan kerjanya sesuai passion serasa ngga pernah capek buat dijalani.

Zaman sudah canggih, model pekerjaan dan jasa freelance menjamur di mana-mana. Menyediakan wadah mempertemukan pemberi kerja dengan penerima kerja. Pemberi kerja punya tugas seabrek yang ngga sempat ia kerjakan, sedangkan si penerima kerja punya kemampuan dan waktu memadai ngerjain tugas itu.

Bayarannya pasti menggiurkan tanpa harus menunggu awal bulan dan semakin tinggi intensitas akan berbanding lurus dengan penghasilan. Serasa tiap hari serasa jadi tanggal muda.

Pekerjaan freelance erat banget dengan teknologi yang sangat pesatnya saat ini. Cukup hanya bermodal gawai, kamu udah bisa bekerja di mana pun. Sambil rebahan di kasur atau hanya modal telanjang dada sudah bisa bekerja. Ngga perlu harus berpakaian bagus dan necis. Paling penting kerjaan beres dan klien puas. Bisa lanjut tidur lagi dan mengejar mimpi di khayalan.

Caranya daftarnya gampang... modal CV online terbaikmu, terus lamarkan ke pekerjaan yang diperlukan pada perusahaan atau pemberi kerja terkait. Andai nantinya bila kamu diterima, akan ada interview jarak jauh atau email kiriman klien. Nah.. langsung deh bisa kerja.

Tapi tunggu dulu, jadi freelance ada pengalaman ngga enak.  Namanya ngga ngantor dan asyik di rumah, terus kamu cowok. Masyarakat langsung punya stigma negatif. Dari pengangguran terselubung dan bila mampu menghasilkan banyak duit malah dianggap menjalankan bisnis ternak tuyul.

Sebagai generasi milenial, gue mencoba peruntungan bekerja sebagai freelance writer dan konten kreator. Tugasnya mulai dari mengelola sejumlah blog dan website, menulis materi hingga menyelesaikan proyek sesuai waktu disepakati. Beda banget yang bekerja di kantoran, waktunya sudah terprogram dengan jelas.

Pekerjaan seperti ini sering susah-susah gampang. Kendala dari writer block, ngejar deadline hingga yang paling nyeselin saat internet ngadat. Efeknya pekerjaan jadi tertunda, macem mengirim upload file, mengirim data, dan di waktu senggang macem download dan streaming. Klien marah-marah karena deadline meleset.

Apa yang harus gue lakukan di kondisi pelik ini?

Kebutuhan internet dan ngebut sudah wajib hukumnya, prosesnya bisa saja terkendala atau bahkan buyar bila internet lelet. Pilihan pun jatuh pada Bolt Mifi, modem ini mengadopsi nama pelari cepat dunia. Jelas Bolt ngga main-main khususnya internet tanpa lelet, cocok banget buat konten kreator macem gue.

Berinvestasi dari Bolt Mifi 
Harus dipikirkan ke depan gawai yang kamu miliki bukan hanya ponsel atau laptop. Apalagi milenial yang sangat butuh dengan internet. Investasi menarik lainnya yang harus ia pikirkan adalah memilih modem yang tepat. 

Selaku konten kreator, harus pintar menyiasati dengan modem yang cepat dan pastinya harganya terjangkau (ramah di kantong). Investasi menjanjikan dan bikin puas buat jangka waktu lama. Masak rela beli gawai mahal-mahal namun fakir kouta, gue rasa modem dan kouta harus juga mumpuni.

Kenapa saya ngomong begitu?

Gue pribadi di sela-sela waktu kosong sering memanfaatkan waktu buka Youtube atau streaming pertandingan liga elit Eropa.  Kualitas internet yang diberikan relatif stabil, kadang banyak operator lainnya yang di jam tertentu malah lelet. Angin dan hujan sedikit langsung sinyalnya hilang. Bolt tidak seperti itu, malahan ia tetap optimal tanpa mengenal waktu.

Mengapa harus Bolt Mifi?
Gue pun alasan dan merekomendasi kepada kalian akan kelebihan yang ditawarkan dari Bolt. Khusus buat varian Bolt Mifi sesuai dengan tagline yang ia tawarkan: Sharing across your own multiple device. Bentuknya ramping dan gampang digenggam, ada smart screen berukuran 1,44 inch, dan cukup tahan buat diajak main seharian berkat kapasitas baterai hingga 1700 mAH. Pastinya sudah dibekali 4G TDD LTE Cat4 2300 Mhz.

Berikut spesifikasi yang bisa kalian lihat di bawah ini: 


Untuk masalah internet gue ngga mau neko-neko, apalagi gue lumayan sering bekerja di rumah. Gue butuh sesuatu yang portabel macem Bolt Mifi. Penyebabnya di rumah rasa bosan dan suntuk lebih cepat datang. Opsi pilihan lainnya adalah kedai kopi, di daerah gue tepatnya di Aceh.

Di Daerah gue tinggal, kedai kopi begitu banyak menjamur bak jamur di musim hujan. Lokasinya pasti asyik buat menyeruput kopi sambil menyelesaikan kerjaan, suguhan kopi atau sanger jadi ide mengalir deras di dalam kepala.

Bermodal laptop dan kadang berpenampilan necis, saat orang lain sibuk ngobrol atau main game. Gue bekerja dan menyelesaikan target yang dibuat. Gue butuh koneksi internet stabil di mana pun tanpa harus minta password saat ke kedai kopi atau cafe. Selain itu ngga mau harus berbagai wi-fi umumnya digunakan banyak orang. Sudah pasti lelet dan tanpa ambil pusing selalu bawa Bolt Mifi yang serba portabel.

Saat itulah Modem Bold Mifi mampu menemani, walaupun di kedai kopi punya layanan internet. Karena banyaknya pengunjung jelas buat kecepatannya jadi lelet. Adanya Bolt Mifi yang portable tanpa harus berbagi dengan orang lain.  

Kemudian Bolt Mifi malah bisa mengakomodir 8 perangkat sekaligus, cocok buat ngga kerja kelompok dengan kecepatan tetap stabil. Efeknya duit ngopi gue rela mereka patungan, karena udah ngasih internet gratis buat mereka. Memang punya modem yang powerfull bisa sangat menguntungkan.

Meskipun begitu, permasalahannya adalah jaringan Bolt di Aceh belum optimal seperti di Pulau Jawa. Tak gue ngga khawatir masalah itu. Walaupun tidak optimal, internet yang dihasilkan juga tetap ngebut. Bisa dibayangkan andai kekuatannya optimal, makin lancar jaya buat kerja dan Youtube-an.

Apalagi Bolt punya fitur yang buat kita bisa melihat wilayah yang cover penuh oleh jaringannya.  Nah... sebelum pergi nongkrong,  gue bisa memilih lokasi yang tepat sesuai dengan area jangkauan Bolt. Sehingga nantinya ia bisa mengeluarkan potensi yang maksimal. Kalian bisa mencoba melihatnya di SINI. Kebetulan daerah rumah gue lancar jaya. 
Jangkauan Bolt di kota gue
Paket yang Bolt Tawari
Beragam paket ditawari oleh Bolt, kamu bisa memilih model Bolt kouta atau Bolt Unlimited pada perangkat dan smartphone. Gue pribadi memilih perangkat Bolt Mifi yang ngga perlu bayar perangkat.  Lebih lengkap bisa kalian akses di SINI.

Cukup bayar bulan saja mulai dari Rp 90 ribu-an, paketnya ditawarkan terjangkau dan pastinya Internet Unlimited Bolt. Bisa dipake sepuasnya sebulanan dan ngga perlu khawatir di akhir bulan malah lelet.
Kalian bisa lihat paket yang Bolt tawarkan  
Pengalaman pribadi gue pakai Bolt MIfi selama setahun terakhir sangat memuaskan. Dan rekomendasikan buat kalian yang sangat koneksi cepat dan lancar. Dibandingkan harus nyari wi-fi gratis atau paket kouta yang semakin mahal. Bolt ngasih sesuatu yang cepat dan terjangkau. Sesuai dengan taglinenya: Bolt Lebih Cepat.

Bagaimana pengalaman kalian tentang Bolt, dapat kalian ceritakan di kolom komentar sekaligus saling sharing tentang #BoltLebihCepat. Semoga postingan ini bermanfaat.

Have a Nice Day
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Halo Penulis

Foto saya

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email