Jumat, 12 Agustus 2016

Mengapa Banyak Perusahaan Besar Bermula dari Garasi?

Perusahaan berasal dari garasi

Beberapa hari ini saya membaca sebuah artikel yang banyak menjelaskan perusahaan besar dunia berasal dari garasi di rumahnya. Ruangan kecil yang tak terpakai dan menjadi lokasi penyimpanan barang tak terpakai.

Saya pun mencari tahu dan membaca bagaimana perjalanan sejarah perusahaan tersebut sehingga menjadi sebuah perusahaan raksasa dunia walaupun dulunya hanya dari garasi tak terpakai di halaman rumah. Memulai ide bersama dan punya keyakinan nan kuat hingga mampu mendirikan perusahaan besar dan memudahkan begitu banyak manusia kini.
Tak harus butuh lokasi perusahaan di gedung mewah di bilangan elit, karyawan profesional tapi cukup teman-teman yang satu ide dan passion buat memajukan perusahaan ke depan. Para pengembang berpikir bahwa di mana lagi tempat yang mampu mengembangkan ide selain garasi pribadi sambil membawa teman-teman yang satu misi.

Sebelum dimulainya sebelum booming-nya internet, banyak perusahaan hardware dan otomotif yang memulai langkah suksesnya dari garasi seperti Apple, Hewlett Packard, Harley Davidson, hingga perusahaan dunia bergerak di dunia hiburan yaitu Walt Disney.

Saat internet booming yang diawali oleh Google sebagai Seaching Engine yang paling populer kini. Kemudian lahirlah Startup dan Ecommerce terkemuka yang juga berasal dari garasi rumahnya, ada Amazon dan dari dalam negeri ada Bukalapak.

Saya pun mengamati dan melansir beberapa hal mengapa perusahaan yang sangat Hits kini mau mendirikan perusahaan dari garasi sempit rumahnya, jauh dari kesan mewah. Apa sajakah itu, cekidot:

Lebih leluasa dibandingkan kamar, garasi punya ukuran yang lebih besar dibandingkan kamar terutama kamar pribadi. Apalagi bentuk kamar yang sempit dipenuhi berbagai macam lemari, televisi, meja belajar dan tempat tidur. Tak butuh waktu lama untuk memindahkan barang-barang itu. Selain itu garasi terkesan lebih luas dan tanpa terhalang berbagai perabotan yang ada seperti di dalam kamar.

Saya pribadi merasakan suasana kamar akan membuat tingkat konsentrasi dan fokus berkurang. Planning project yang mau dikerjakan akan terganggu dengan hal-hal tak penting, seperti suasana di dalam kamar. Apakah itu tidur-tiduran, bermalas-malasan hingga sibuk main game, akibatnya segala target tertunda.

Peraturan tidak mengikat, garansi tak punya peraturan yang mengikat seperti halnya kamar dan rumah. Walaupun masih berada dalam satu kawasan rumah. Garasi lebih bersifat fleksibel dalam mengembangkan dan mengimplementasikan ide perusahaan yang baru. Hal-hal riuh dan gangguan dari rumah tak sampai mengganggu fokus di garasi.

Malahan kita sendiri selaku pendiri yang membuat peraturan sendiri, yang paling utama peraturan yang positif untuk kemajuan perusahaan. Tujuan utama dari peraturan yang dibuat agar para teman yang punya satu misi tidak menunda apa-apa yang dikerjakan bersama.

Gratis dan inspirasi, garasi tak perlu biaya operasional yang begitu mahal, mengingat harga sewa perkantoran sangat mahal. Kini bermodal garasi yang sudah diperbaiki dan didekorasi sedemikian rupa menjadi sebuah kantor sederhana. Tak perlu harus di bilangan perkotaan, apalagi perusahaan yang didirikan selalu dirintis dari bawah sebelum berkembang pesat.

Garasi itu hampir sama dengan gudang, dan gudang itu identik dengan kumpulan berbagai benda tak terpakai. Namun benda yang tak terpakai punya nilai yang sangat bernilai.

Ibarat gudang buku, tempat kumpulan berbagai buku yang bermanfaat. Gudang komputer tak terpakai. Andai dimanfaatkan jadi sebuah mahakarya recycle yang terpakai.

Sedikit tertutup, garasi punya bentuk yang tertutup. Tidak memiliki banyak ruang dan juga tidak dapat dilihat dari luar maupun dalam secara keseluruhan. Tujuan ini sangat baik dalam menunjang kinerja dan fokus bagi para pengembangnya.

Dan buat orang lain bertanya-tanya apa yang dilakukan oleh para pendiri perusahaan. Karena yang dibutuhkan bukan tempat yang terbuka, ini rentan sekali terjadi pencurian ide apabila perusahaan baru saja berdiri. Akan ada penjiplakan dan ide tersebar luar. Garasi yang berada di rumah dipastikan hanya orang-orang tertentu yang bisa singgah ke sana.

Kesan tertutup perusahaan yang dirikan juga tidak mudah terpengaruh dunia luar yang kesannya membuat fokus kerja berkurang. Walaupun tak punya sirkulasi tak sehat, namun yang paling penting adalah membangun suasana yang sehat dan komunikasi terutama sesama pendiri.

Bisa berubah fungsi, keterbatasan lahan dan tempat di awal berdiri, garasi bisa dimanfaatkan sebaik mungkin atau berubah fungsi saat perusahaan tidak beroperasi. Apakah di waktu malam hari atau hari libur.

Benda-benda yang ada di dalam bisa dipindahkan sementara seperti kendaraan atau perkakas lain saat jam buka usaha. Terpenting penataannya seperti semula sedia kala. Walaupun terkesan serba guna tapi tetap tepat guna. Tak ada yang salah bukan.

Mudah bertukar pikiran, Pertukaran ide juga gampang terjadi apalagi garasi yang sudah dipoles dengan sedemikian rupa mampu menghasilkan konsep yang menawan namun tetap sederhana. Kumpulan ide saling bertumpuk dan dicurahkan bersama menjadi rencana perusahaan ke depan.

Selain itu ibarat sebuah forum diskusi dan tukar pikiran tentang kemajuan perusahaan, bila dilakukan di luar akan banyak dana yang harus dikeluarkan dan terkesan sulit sekali fokus. Biaya tersebut bisa meminimalisir dengan berbagai kebutuhan kelak, saat di awal berdiri, keuangan harus diatur sedemikian mungkin.

Lokasinya pasti, memulai usaha di gudang punya sifat pasti terutama di awal-awal berdiri dibandingkan harus menyewakan lokasi dengan harga selangit. Selain itu lokasi usaha tidak rentan berpindah-pindah alamat.

Ini menjadi kepercayaan para pelanggan dan klien yang ingin berkunjung dan yang paling utama adalah para pendiri yang sudah hafal luar dalam tanpa perlu adaptasi lebih lanjut.

Durasi pertemuan, garasi yang sempit dipastikan membuat durasi pertemuan setiap anggota perusahaan. Inilah yang memunculkan nilai kekeluargaan bukan hanya profesionalitas dunia kerja. Banyak orang yang resign dari pekerjaannya dikarenakan suasana kantor yang tak bersahabat.

Untuk apa coba, punya gaji banyak tapi batin sengsara melihat sesama pekerja lain saling merendahkan. Lebih mengenakkan lagi kerja di suasana kondusif ditambah punya visi bersama apalagi itu teman sendiri yang telah lama kenal. Alhasil lebih mudah memberikan masukan atas segala kemajuan perusahaan kelak.

Semua berawal dari kecil, tetap sekali segala sesuatu bermulai dari bawah dan yang kecil-kecil dan berkembang dengan pesat sesuai dengan kemajuan dan inovasi yang dilakukan. Makan jangan pernah anggap remeh awal mula perusahaannya tetapi lihat visi dan misinya yang jelas.

Tak ada yang menjamin dengan pendanaan yang kuat, orang yang profesional dan berpengalaman idenya akan sukses besar. Namun yang hanya dari sekumpulan pemuda dengan visi dan misi bersama hobi yang sama, mampu menghasilkan perusahaan walaupun berlokasi di gudang kumuh. Sulit dibayangkan bukan, nasib tak ada yang tahu kecuali kita yang mengubahnya dengan sendirinya.

Begitu beberapa ulasan tentang perusahaan yang mendunia berawal dari hal kecil di garasi rumah. Semua berdasarkan inovasi, totalitas serta kerja keras dari para pendirinya sehingga menjadi perusahaan besar yang disegani di dunia.

Semoga memberikan pencerahan atas ulasan untuk memulai usaha dan mengembangkan ide yang mana tahu kelak memudahkan banyak orang lain. Terpenting ayo berinovasi tanpa henti.

Sampai jumpa kembali, tunggu cerita lainnya.
Share:

2 komentar:

  1. klo anak aceh, seharusnya memulai perusahaan itu dari keude kopi :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Badan usaha berlandaskan NGO serta PI. yaitu PT. Ngopi Setiap Hari

      Hapus

Halo Penulis

Foto saya

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis