Thursday, April 25, 2019

Krueng Daroy, Wisata Sarat Sejarah di Jantung Koetaradja

Seorang permaisuri nan cantik jelita termenung di depan istana, matanya memandang dari depan teras istana. Pikirannya sedang kalut dan campur aduk, rindu dengan kampung halamannya selalu membuncah di dalam dadanya. Negerinya yang di seberang lautan sudah tunduk di bawah sultan, ia dan sebagian besar rakyatnya harus menjadi bagian negeri Aceh Darussalam.
Share:

Monday, April 22, 2019

Edukasi 4.0, Cara Belajar Unik di Era Digital

Bila manusia tidak bisa mengubah cara belajar dan mengajarnya masih sama seperti 30 tahun yang lalu. Siap-siap saja kemampuan para guru akan kalah dengan mesin dalam mengajarkan peserta didik. Apa yang mesin lakukan jauh lebih pintar dan lebih cepat dari cara manusia mengajarkan manusia lainnya. Kini ubah caranya dengan cara belajar dan mengajar kita jadi lebih unik dan spesifik karena mesin tidak bisa melakukannya.
Share:

Wednesday, April 10, 2019

Apa yang Harus Dipersiapkan untuk Hadapi Revolusi Industri 4.0?

Demam Revolusi Industri 4.0 bukan hanya isap jempol belaka, semuanya seakan telah menyebar ke seluruh lini tanpa terkecuali. Ada disrupsi besar yang sedang terjadi dalam tempo singkat, berimbas pada masyarakat dan model bisnis lamanya yang bahkan sudah sangat mapan. Ada banyak pesaing tak terlihat yang merevolusi perubahan itu semua.

Memang ada banyak yang bertahan pada sistem lama, harus tergerus dengan perubahan zaman yang fleksibel. Di era Revin 4.0. Perubahan dan gebrakan ini dinilai bisa mengubah siapa saja. Kini bagaimana cara menghadapinya karena perubahan zaman yang dinamis.

Pemerintah pun tak mau ketinggalan, dengan membuat cetak biru dalam menghadapi Industri 4.0. Apalagi di era tersebut kita sangat akrab dengan memanfaatkan kemampuan internet untuk menggerakkan mesin dan robot, seakan mampu mengefisienkan banyak hal. Penggunaan robot atau mesin mampu mengurangi biaya dan waktu, mengurangi kesalahan kerja, akurasi, dan kualitas produksi lebih terkontrol. Serta bisa meningkatkan hasil produksi.

Perusahaan yang cepat bergerak dan lihai menangkap peluang, akan mampu bertahan dalam disrupsi tersebut. Nama dan modal besar sebuah perusahaan tidak lagi menjadi kunci kesuksesan. Namun, kelincahan dalam menangkap pasar yang akan membuat sebuah perusahaan bisa bersaing dan menjadi lebih besar dan maju.

Internet pun jadi sesuatu yang terdepan khususnya yang mengandalkan konsep IoT (Internet of Things), tujuan akhir dari penerapan Revin 4.0 yang optimal. Ada banyak benda yang akan terkoneksi dengan internet di masa depan, bukan hanya manusia dengan manusia saja tapi dengan semua benda. Bisa dibayangkan berapa banyak jumlahnya.
Semua hal yang dulunya hanya ada di film bergenre Science Fiction seakan sudah banyak yang berhasil direalisasikan. Hanya saja ada banyak peran yang tergantikan dalam disrupsi besar tersebut. Manusia yang tidak terampil dan peka terhadap perubahan menganggap itu semua sebagai ancaman dan mimpi buruk. Pekerjaan dengan kemampuan sangat mudah akan diambil alih oleh mesin. 
Share:

Thursday, April 4, 2019

Kelezatan Cita Rasa Mie Aceh Di Pantai Barat Aceh

Pantai barat memang terkenal dengan keelokan pantai dan hamparan luas hutannya. Bukan hanya itu saja, salah satu yang paling identik dengan Aceh Barat yaitu daerah estuaria nan luas. Sangat mudah ditemukan beragam spesies estuaria seperti kepiting hidup di sana. Kadar garam yang rendah jadi lokasi mereka berkumpul selain dibalik teduh rimbunnya pepohonan nipah.
Share:

Tuesday, April 2, 2019

Ini Dia 4 Peralatan Pendukung Kegiatan Arung Jeram Nan Menantang


Related image
Sumber : balitourclub.net

Ketika kamu bingung untuk menikmati liburan cobalah untuk wisata petualangan rafting. Wisata petualangan rafting merupakan salah satu rekreasi menantang di dalam air, tak heran banyak orang yang menyukai wisata ini. Selain wisata, rafting lebih sering digunakan untuk kegiatan olahraga adu nyali. Kegiatan olahraga rafting ini sudah banyak terdapat di Indonesia, salah satunya Bali. Di Bali terdapat 3 sungai yang sangat populer untuk rafting yakni, sungai Ayung, Telaga Waja dan juga Melangit. Tentunya semua itu tidak lepas dengan perlengkapan dan standar keamanan.

Karena wisata rafting atau lebih dikenal dengan arung jeram ini merupakan olahraga yang menjelajahi jalur/lintasan di sungai dengan mengikuti arus yang deras. Maka dari itu ketika peralatan yang kamu pakai sudah menggunakan standar keamanan, petualanganmu akan terasa fun, asyik dan nyaman, karena itu semua akan dapat meminimalisir kecelakaan serta kejadian tidak terduga lainnya.

Kamu masih tidak tahu perlengkapan apa saja yang dibutuhkan? Tenang saja, kali ini kami akan memberikan beberapa perlengkapan yang harus dibawa sebelum melakukan kegiatan arung jeram.
Share:

Friday, March 29, 2019

Memblokir Game, Cara Tak Cerdas Menyelesaikan Masalah

Aksi penembakan keji yang terjadi di Christchurch, New Zealand beberapa waktu lalu berbuntut panjang. Bukan saja ada banyak korban yang berjatuhan jiwa, tetapi pelaku penembakan ternyata terinspirasi dari game FPS yang ia mainkan di rumahnya. Pikiran radikalnya hingga merela membeli senjata, berlatih menembak dan kemudian melakukan aksi terkutuk tersebut.

Dampaknya, sejumlah game FPS akan jadi korban pemblokiran di sejumlah negara. Negara seperti India, China, Malaysia hingga menyusul Indonesia akan melakukan pemblokiran dan pembatasan jam main bagi penggunanya. Pemblokiran ini beralasan karena banyak adegan kekerasan seperti tembak-tembakan dan pemukulan hingga adegan kekerasan lainnya.
Namanya saja game bergenre FPS, sudah pasti adegan tembak-tembakan.
Di Indonesia melalui fatwa MUI dan pemerintah di bawah Kominfo sedang getol melarang game FPS (PUBG), meskipun kesannya tebang pilih. PUBG jadi korban karena alasannya menginspirasi penembak di New Zealand, meskipun penembak sebenarnya bermain Fortnite, game saingan PUBG.

FPS (First Person Shooter) sendiri game yang paling banyak dikembangkan para developer game sejak dulu. Hanya saja karakter, sudut pandang dan jalan  cerita yang dihadirkan memberikan sensasi lebih hidup. Para gamer FPS sendiri sangat banyak karena dinilai bisa bermain lepas tanpa terikat waktu layaknya genre game seperti sport.

Berbicara game FPS, seakan saya ingat masa kecil saat itu dibelikan sebuah Nintendo sebelum ekspansi PlayStation hadir. Game bernama Duck Hunt tidak menggunakan konsol, akan tetapi menggunakan pistol yang diarahkan ke kawanan bebek di pinggir kolam. Game itu seakan melatih konsentrasi dan fokus hingga akhirnya bisa menembak kawanan bebek. Bila gagal fokus, kita malah menembak Anjing yang sudah berhasil menangkap bebek tersebut.
Share:

Halo Penulis

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer

Berlangganan via Email