Saturday, November 16, 2019

Bali United, Profesional Dulu Sebelum Jadi Jawara



Bali United tergolong klub baru di kancah sepak bola tanah air. Kelahirannya pun sedikit kontroversial di tengah kisruh kompetisi kala itu, Melalui sosok Bankir bernama Yabes Tanuri membeli lisensi klub Persisam Samarinda yang saat itu mengalami kesulitan keuangan. Sejarah Bali United pun tercipta, Yabes pun berani mengambil risiko membangun klub bola di tengah kisruh tak menentu.

Yabes Tanuri pun memilih lokasi baru yang punya potensi dalam membangun sepak bola modern. Pilihan jatuh pada Pulau Dewata yang terkenal sebagai objek wisata hingga mancanegara. Hanya saja di level klub sepak bola belum ada yang mampu bersaing, sejumlah klub hanya bermain di kasta bawah sepak bola Indonesia. Lahirlah Bali United seakan mencoba membenahi persepakbolaan Pulau Dewata bersaing sama baiknya dengan sektor pariwisata.
Share:

Wednesday, November 13, 2019

Fossil Gen 5, Smartwatch Tepat Pendukung Segala Aktivitas

 
Menjadi pekerja lapangan sudah pasti tak ada hari tanpa sengatan matahari. Cucuran keringat mengalir begitu deras dari leher dan dahi. Sebuah ransel, tumbler, catatan, dan laptop tak pernah lupa dibawa sebagai alat tempur. Bila semuanya sudah terisi di dalam tas, selanjutnya tinggal gas pol menuju lokasi kunjungan. Pekerjaan yang saya geluti saat ini adalah pendamping koperasi dan UKM. Sifatnya yang on going ke setiap lokasi kelompok usaha, kelompok masyarakat hingga usaha individu yang harus ditemui.

Fisik pun harus optimal dan waktu harus dimanfaatkan sedemikian rupa. Mendampingi salah Kabupaten yang ada di Aceh yakni Aceh Barat. Luas area yang dibina pun terbentang luas hingga 2.900 km persegi, total ada sebanyak 312 koperasi aktif yang tersebar 12 kecamatan di Aceh Barat. Itu semua belum termasuk lagi dengan ada 4.000 UMKM yang tersebar jauh hingga ke pelosok. Pekerjaan berat, namun untuk jiwa yang energik itu bukanlah sebuah rintangan.
Share:

Monday, November 11, 2019

Konten Kreator dan Lumrahnya Pelanggaran Hak Cipta

Era digital seakan memberikan informasi yang sangat cepat dan tanpa terbatas. Informasi seakan tak terbendung banyaknya dan dibagikan oleh siapa pun itu. Orang yang paling getol membagikan itu semua adalah konten kreator. Ia jadi kiblat dari para pengguna yang harus informasi dan konten, mulai dari tulisan, gambar, audio hingga video.

Hidup konten kreator dianggap mulai sejahtera karena ia mendapatkan reward sepadan atas kerja kerasnya. Namun ada banyak konten kreator abal-abal level perorangan hingga level perusahaan melakukan tindakan keji. Sulitnya mendapatkan ide segar yang menarik tapi instan, seakan mereka gelap mata dan melakukan tindakan plagiat.
Share:

Thursday, October 31, 2019

New Zealand, Surga Nan Eksotik di Belahan Bumi Selatan

Related image
Jalan-jalan ke New Zealand jadi mimpi saya sejak kecil, melihat negeri eksotis. Itu berawal dari berbagai cerita dan bahkan film dunia fiksi banyak dibuat di New Zealand. Pemandangan alamnya seakan membuat latar film menjadi begitu hidup, ada banyak film Hollywood yang pernah mengambil gambar di sini. Mulai dari Rings, King Kong, The Cronicle of Narnia, The Hobbits hingga Adventure of Tintin.

Perpaduan alam dan masyarakatnya yang ramah jadi satu kesatuan unik. Keindahan alam pun satu padu dalam apitan dua pulau utama. Pengunjung bisa merasakan air terjun, pegunungan yang terhampar luas, warna-warni danau, desir pantai yang elok hingga beragam flora dan fauna khas New Zealand.
Share:

Tuesday, October 22, 2019

Leuweung Sancang, Paket Lengkap Jelajah Alam Garut

Sejak dulu Garut dan sekitarnya digambar bak negeri dongeng di atas pegunungan di Eropa Barat, Switzerland van Java. Itulah gambaran akan keelokannya hingga kini, hutan, persawahan, pantai, sungai hingga masyarakatnya begitu memesona.

Setiap jengkal objek wisata yang ada seakan menarik pengunjung untuk bisa menginjakkan kaki ke sana. Terbesit sebuah nama yang sejak dulu penuh dengan cerita dan panoramanya tetap terjaga, jauh dari tangan jahil yang mengubah ciptaan Sang Maha Kuasa. Tempat itu adalah Leuweung Sancang dan sejumlah cerita siap diukir andai bisa ke sana.
Share:

Monday, October 21, 2019

Langkah Maju Digitalisasi Koperasi Ala Milenial

Saat pertama sekali mendengarkan kata koperasi, langsung terbesit di kalangan awam koperasi hanyalah lembaga yang hanya mengawasi simpan pinjam, lembaga yang rawan dengan penipuan berkedok koperasi. Bahkan dianggap sebagai lembaga kelas dua jauh di bawah perbankan dalam urusan keuangan.  Sistemnya pun dianggap sudah ketinggalan zaman dan tak cocok di era digital.
Share:

Halo Penulis

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer

Berlangganan via Email