Tuesday, February 18, 2020

Merindukan Kelatnya Buah Rumbia dari Hutan

Mendengar nama Buah Rumbia, langsung terbesit di dalam pikiran saya akan buah tradisional yang begitu digemari oleh orang-orang tua terdahulu. Saya pun seakan ingat nenek saya asalkan pulang ke Meulaboh, buah tangan berupa Buah Rumbia wajib dibawanya.

Setiba di rumah, beliau langsung memasukkan tumpukan Buah Rumbia dalam timba berisikan air garam. Merendamnya beberapa hari dan kemudian menjadikan berbagai menu makan dan pencuci mulut. Saya berpikir, orang dahulu sangat kreatif dalam mengolah tumbuhan hasil alam menjadi menu makanan yang menggoyang lidah.

Beda dengan anak muda kekinian saat ini, ada banyak yang tidak mencicipi dan bahkan tidak tahu bentuknya. Masuknya buah impor dan beragam buah popular lainnya seakan membuat anak muda tidak pernah lagi melihat Buah Rumbia. Itu ditambah lagi dengan langkanya. Seakan Buah Rumbia jadi buah langka lagi terlupakan.

Yuk Kenalan dengan Rumbia!!
Tahukah teman-teman, tumbuhan Rumbia yang punya nama latin Metroxylon Sagu, dianggap tumbuhan yang punya segudang fungsi yang dimanfaatkan manusia. Alasan itulah yang buat yang buat saya akan mengulas Rumbia, batangnya sebagai penghasil makanan pokok (sagu), daunnya digunakan atap rumah, batangnya untuk pakan ternak, dan tentu saja buahnya sebagai sumber pangan.
Share:

Saturday, February 15, 2020

AI dan Gebrakan Besarnya di Industri Musik

Setiap harinya, tiada hari yang harus dilewati tanpa musik, mendengarkan musik sudah jadi kebiasaan lama. Selain sebagai pemacu adrenalin, musik juga bisa memberikan semangat baru dalam menjalani rutinitas. Bahkan tak jarang buat seseorang dapat melatih fokus di kondisi tertentu.

Keterampilan musisi kini makin beragam, kita bisa memilih musik sesuai dengan genre yang kita sukai. Ada beragam musisi dengan karya yang bisa kita dengarkan. Memasuki era digital, aplikasi perangkat pemutar musik jadi menu wajib di setiap gawai pemiliknya.
Share:

Wednesday, February 12, 2020

5 Cara Praktis Dapatkan Uang di Youtube Bermodal Android

Pada era modern saat ini, kita bisa menghasilkan uang tidak hanya bekerja di kantor saja. Namun kita bisa menghasilkan uang dengan memanfaatkan teknologi internet. Teknologi saat ini sangat mendukung kita untuk berkreasi menghasilkan uang dengan cara online.

Berbagai cara seperti jualan online, menulis artikel, menjadi Selebgram hingga menjadi Youtuber. Yang menarik saat ini banyak orang ingin menjadi Youtuber karena penghasilan seorang Youtuber bisa mencapai puluhan juta rupiah perbulan bahkan lebih.
Share:

Sunday, February 9, 2020

EDC SPOTS, Cara Mudah Transaksi Cashless

Proses pembayaran yang dilakukan untuk saat ini makin beragam, pelanggan sangat terbantu dalam akses transaksi yang cepat. Tak hanya pelanggan saja, berbagai mercant, e-commerce hingga UKM sudah menerapkan konsep tersebut.

Memasuki era yang lebih modern, pengembangan usaha haruslah cepat dan mudah beradaptasi dengan kehadiran teknologi. Ini sangat penting, karena menjadi keunggulan dibandingkan dengan para pesaing lainnya. Salah satu yang perlu ditekankan ialah proses perekaman dan pencatatan data keuangan, makin melek.
Share:

Wednesday, February 5, 2020

Pendidikan Online, Shorcut Menciptakan Manusia Andal

Saya pikir ini adalah sebuah keharusan sosial, kita harus menerima apa yang disebut industri sebelumnya berganti menjadi revolusi informasi. Ini jelas tergambar dan bahkan sedang terjadi di era industri, bentuknya menyerupai piramida. Di dasar piramida, tenaga manusia sangat dibutuhkan, lalu di bagian tengah piramida bagian manusia memproses informasi, dan di puncak piramida adalah kelas birokrasi yang duduk nyaman di atasnya.  

Tahukah bahwa di kelas bawah piramida, para tenaga manusia seakan mulai tergerus dan diambil alih, bahkan hingga tingkat menengah piramida dengan pemrosesan data yang lebih cepat. Semuanya akan digantikan oleh robot dan para ahli komputer andal. Mereka yang tidak beradaptasi akan terdisrupsi oleh itu semua.
Share:

Thursday, January 30, 2020

Bisakah AI Melacak Penyebaran Virus Mematikan?

Potensi penyebaran virus dan penyakit jadi momok menakutkan untuk saat ini. Merebaknya virus model baru bernama Novel Coronavirus seakan membuat penduduk bumi ketakutan. Kenapa tidak, virus tersebut mampu menyebar antar manusia. Memang awalnya virus tersebut dibawa oleh hewan yang ada di pasar tradisional di Kota Wuhan, Ibu Kota dari Provinsi Hubei.

Jelas sebuah kekacauan karena Kota Wuhan punya populasi sampai 11 juta, ada banyak penduduk yang akan menjadi korban dari keganasan virus tersebut. Akhirnya pemerintah China melakukan blokade akses agar virus tersebut tidak menyebar ke kota lainnya. Nyatanya ada sejumlah negara yang terjangkit khususnya para pendatang berasal dari China. Bahkan bertambah isolasi bertambah ke kota lain hingga ada 35 juta penduduk yang mengalami isolasi.

Strategi blokade tidak berhasil sepenuhnya khususnya mengurangi penyebaran virus ke seluruh dunia. Selama vaksin belum berhasil ditemukan, ancaman virus seakan menjadi sesuatu yang menakutkan semua pihak. Informasi pun sedikit simpang-siur karena pemerintah China yang tertutup khususnya dari media luar, seakan menambah terbatasnya informasi mengenai perkembangan virus.

Sebelumnya ada begitu banyak virus berbahaya yang menyerang sistem pernapasan manusia. Mulai dari SARS di tahun 2002, Flu Burung di tahun dan MERS di tahun 2012. Artinya selama era milenium ada begitu banyak ancaman manusia dari virus.
Share:

Kenalan Blogger

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer

Langganan via Email Yuk?