Monday, June 10, 2019

Podcast, Radio Era Digital yang Siap Booming

Kini ramai-ramai para konten kreator membuat Podcast, sinar benderangnya jadi lahan basah untuk berkarya. Mendengarkan musik atau debat sudah jadi sesuai yang menjemukan. Podcast hadir buat para pendengar yang merasa radio mulai ketinggalan dan tak menjawab kebutuhan masyarakat modern yang urban.

Podcast seakan jadi cara baru menikmati konten secara audio. Tujuannya banyak seperti halnya radio, tanpa iklan dan bahkan bermodalkan kouta internet atau Wi-Fi.  Kita seakan bisa mendengarkan langsung dari ahlinya sesuai dengan tema yang disuka.
Share:

Sunday, May 26, 2019

Apa Jadinya Bila Internet Indonesia Dibatasi?

Minggu ini jadi minggu yang tak terlupakan oleh semua pihak, mulai dari kerusuhan yang merenggut korban jiwa hingga pembatasan layanan platform sosial media. Platform kenamaan seperti Facebook, WhatsApp, dan Instagram. Keputusan itu bulat diambil oleh pemerintah di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai motor penggerak utama.

Alasan keputusan tersebut diambil adalah karena menghindari peredaran hoaks baik dalam berupa konten teks, gambar hingga video. Hingga kondisi benar-benar kondusif setelah huru-hara yang terjadi beberapa hari silam. Dampaknya sangat terasa karena ketiga platform tersebut sangat akrab dengan masyarakat Indonesia.
Share:

Thursday, April 25, 2019

Krueng Daroy, Wisata Sarat Sejarah di Jantung Koetaradja

Seorang permaisuri nan cantik jelita termenung di depan istana, matanya memandang dari depan teras istana. Pikirannya sedang kalut dan campur aduk, rindu dengan kampung halamannya selalu membuncah di dalam dadanya. Negerinya yang di seberang lautan sudah tunduk di bawah sultan, ia dan sebagian besar rakyatnya harus menjadi bagian negeri Aceh Darussalam.
Share:

Monday, April 22, 2019

Edukasi 4.0, Cara Belajar Unik di Era Digital

Bila manusia tidak bisa mengubah cara belajar dan mengajarnya masih sama seperti 30 tahun yang lalu. Siap-siap saja kemampuan para guru akan kalah dengan mesin dalam mengajarkan peserta didik. Apa yang mesin lakukan jauh lebih pintar dan lebih cepat dari cara manusia mengajarkan manusia lainnya. Kini ubah caranya dengan cara belajar dan mengajar kita jadi lebih unik dan spesifik karena mesin tidak bisa melakukannya.
Share:

Wednesday, April 10, 2019

Apa yang Harus Dipersiapkan untuk Hadapi Revolusi Industri 4.0?

Demam Revolusi Industri 4.0 bukan hanya isap jempol belaka, semuanya seakan telah menyebar ke seluruh lini tanpa terkecuali. Ada disrupsi besar yang sedang terjadi dalam tempo singkat, berimbas pada masyarakat dan model bisnis lamanya yang bahkan sudah sangat mapan. Ada banyak pesaing tak terlihat yang merevolusi perubahan itu semua.

Memang ada banyak yang bertahan pada sistem lama, harus tergerus dengan perubahan zaman yang fleksibel. Di era Revin 4.0. Perubahan dan gebrakan ini dinilai bisa mengubah siapa saja. Kini bagaimana cara menghadapinya karena perubahan zaman yang dinamis.

Pemerintah pun tak mau ketinggalan, dengan membuat cetak biru dalam menghadapi Industri 4.0. Apalagi di era tersebut kita sangat akrab dengan memanfaatkan kemampuan internet untuk menggerakkan mesin dan robot, seakan mampu mengefisienkan banyak hal. Penggunaan robot atau mesin mampu mengurangi biaya dan waktu, mengurangi kesalahan kerja, akurasi, dan kualitas produksi lebih terkontrol. Serta bisa meningkatkan hasil produksi.

Perusahaan yang cepat bergerak dan lihai menangkap peluang, akan mampu bertahan dalam disrupsi tersebut. Nama dan modal besar sebuah perusahaan tidak lagi menjadi kunci kesuksesan. Namun, kelincahan dalam menangkap pasar yang akan membuat sebuah perusahaan bisa bersaing dan menjadi lebih besar dan maju.

Internet pun jadi sesuatu yang terdepan khususnya yang mengandalkan konsep IoT (Internet of Things), tujuan akhir dari penerapan Revin 4.0 yang optimal. Ada banyak benda yang akan terkoneksi dengan internet di masa depan, bukan hanya manusia dengan manusia saja tapi dengan semua benda. Bisa dibayangkan berapa banyak jumlahnya.
Semua hal yang dulunya hanya ada di film bergenre Science Fiction seakan sudah banyak yang berhasil direalisasikan. Hanya saja ada banyak peran yang tergantikan dalam disrupsi besar tersebut. Manusia yang tidak terampil dan peka terhadap perubahan menganggap itu semua sebagai ancaman dan mimpi buruk. Pekerjaan dengan kemampuan sangat mudah akan diambil alih oleh mesin. 
Share:

Thursday, April 4, 2019

Kelezatan Cita Rasa Mie Aceh Di Pantai Barat Aceh

Pantai barat memang terkenal dengan keelokan pantai dan hamparan luas hutannya. Bukan hanya itu saja, salah satu yang paling identik dengan Aceh Barat yaitu daerah estuaria nan luas. Sangat mudah ditemukan beragam spesies estuaria seperti kepiting hidup di sana. Kadar garam yang rendah jadi lokasi mereka berkumpul selain dibalik teduh rimbunnya pepohonan nipah.
Share:

Halo Penulis

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer

Berlangganan via Email