Monday, April 6, 2020

Big Data, Stimulan Terbaik Mengontrol Pandemi

Ancaman pandemi menjadi ancaman nyata di banyak negara. Bagaimana tidak, dalam waktu singkat jumlah kesakitan yang disebabkan oleh COVID-19 naik drastis. Negara yang punya sistem medis yang cukup bagus dan tenaga medis berlimpah saja kewalahan. Bagaimana dengan negara yang tidak siap sama sekali, sudah pasti petaka datang.

Berbagai kebijakan harus diambil oleh pemerintah, mulai dari anjuran mencuci dan menggunakan masker saat keluar rumah. Meliburkan anak sekolah, melakukan Pyhsical Distancing, penangguhan penerbangan luar negeri hingga penerapan Lockdown di sejumlah kota hingga satu negara. Cara pencegahan yang cukup ampuh menekan penyebaran lebih luas lagi hingga vaksin bisa ditemukan.

Ada sejumlah negara yang berhasil dan dinilai sukses menekan jumlah warganya yang tertular. Ini menjadi contoh buat negara lainnya mencobanya. Siapa yang tidak ingin rakyatnya atau merenggang nyawa akibat pandemi. Dibutuhkan kerja keras bahkan koordinasi dari akar rumput (masyarakat) hingga top level (pemimpin) dalam memecahkan hal kompleks tersebut.
Share:

Friday, April 3, 2020

Perburuan Ciptakan Teknologi Penangkal COVID-19

Mendengarkan dunia medis memanglah tak semenarik dan sefantastis membahas dunia teknologi, politik atau bahkan ekonomi. Ada jurang yang begitu besar sehingga dunia kesehatan tidak terlalu diperhatikan, sampai pada saat kritis barulah semua sadar bahwa kesehatan itu sangat berharga.

Segala yang kita punya dari harta, kekuasaan hingga pengaruh tak ada apa-apanya saat terbaring di RS. Saat ini pun dunia sedang mengalami krisis kesehatan, pandemi seakan tidak mengenal sebuah wilayah. Virus menjangkiti manusia dengan cepat, mengancam banyak umat manusia tanpa melihat ras mana pun.

Saat itulah dunia panik dan linglung, pertama kali di era modern ada pandemi besar. Sejarah mencatat sejak pertama kali peradaban manusia di muka bumi, sudah begitu banyak wabah penyakit yang menyerang. Umumnya tidak berhasil ditanggulangi, malahan berujung jadi petak besar yang mengancam manusia.

Sejak dulu di pikiran manusia selalu terpatri ancaman nyata adalah sesuatu yang terlihat jelas. Salah satunya peperangan, manusia selalu mempersiapkan ini dengan sangat baik bahkan sejak dulu. Berperang melawan terlihat membuat banyak negara paranoid ingin menjadi lebih dan bahkan bisa berkuasa.
Share:

Tuesday, March 31, 2020

Membangun Ekowisata Kelas Dunia dari Rimba Papua

Papua bak Mutiara Hitam yang setiap kehadiran yang selalu ditunggu, datangnya menyingsing dari timur. Ibu pertiwi begitu bangga padanya saat  menatapnya. Pesona alam, masyarakat, dan adatnya membuat Indonesia memberikan corak berbeda. Potensi besar ini terbentang luas dari lautan, hutan belantara hingga gugur pegunungan yang membuat tanah Papua ibarat tanah surga. Kekayaan alamnya tiada tandingannya membuat siapa saja ingin ke sana.

Potensi besar tersimpan dari rimbunnya hutan hujan tropis di Papua dan masyarakat di dalamnya. Caranya dengan mengubah menjadi daerah potensi ekowisata lestari. Yakni kegiatan alam yang mampu bertanggung jawab penuh pada proses penjagaan alam dan lingkungan tetap lestari. Serta mampu meningkat kesejahteraan masyarakat setempat tanpa mengubah alam tersebut.

Melestarikan kekayaan dari tanah Papua salah satunya melalui pariwisata lestari bernama ekowisata. Sekedar informasi, Papua memiliki keanekaragaman hayati yang cukup tinggi bukan hanya di Indonesia tapi di dunia. Total ada lebih 20.000 jenis spesies tanaman, 602 spesies burung, 223 reptil, dan 125 mamalia.
Share:

Sunday, March 29, 2020

Seberapa Besar Dampak Pandemi Terhadap Dunia Teknologi?

Kini segala lini industri yang ada di dunia dalam ancaman hebat tak terkecuali dunia teknologi. Efek domino dari COVID-19 sangat terasa secara global dan dunia teknologi cukup terpukul dalam hal ini. Pandemi yang berlangsung selama tiga bulan tersebut memberikan efek jangka pendek dan jangka panjang.

Semua produsen yang bergelut di dunia teknologi seakan ketar-ketir dibuatnya. Berawal dari China, imbasnya kini merambat ke seluruh dunia. Pandemi tersebut berdampak besar buat banyak manusia, sejumlah kantor, toko, dan pabrik tutup total. Pasokan teknologi dunia makin terpuruk karena ada larangan terbang dari dan ke China.

Awan kelabu di tahun 2020 seakan belum usai, hampir tiga bulan pertama jadi sesuatu yang pelik. Bila sebelumnya perang dagang sudah mempengaruhi ekonomi dunia, pukulan itu berlanjut dengan pandemi virus. Ini ibarat peperangan sebenarnya dan bahkan di luar dugaan banyak orang. Alhasil ada begitu banyak ekonomi negara yang tertekan dan mengalami resesi.

Tahun 2020 jadi era dekade baru termasuk dalam perkembangan teknologi, ada begitu banyak penemuan besar yang terjadi. Itu dimulai dengan telah diuji cobanya teknologi 5G pada sejumlah negara, ini pertanda dunia sudah memasuki dimensi baru. Tapi petaka di awal tahun seakan mengacaukan skenario tersebut, virus misterius datang dan semua jadi tak sesuai rencana. 
Share:

Friday, March 27, 2020

Mencetak Programmer Andal Bersama Program ISA HACKTIV8

Demam akan Revolusi Industri 4.0 sudah merasuki berbagai lini digital saat tanpa terkecuali. Dalam waktu yang begitu singkat saja terjadi disrupsi besar berimbas pada masyarakat dan model bisnis lamanya yang bahkan sudah sangat mapan. Ada banyak pesaing tak terlihat yang merevolusi perubahan itu semua.

Memang ada banyak yang bertahan pada sistem lama, harus tergerus dengan perubahan zaman yang fleksibel. Di era Revin 4.0 setiap perubahan dan gebrakan ini dinilai bisa mengubah siapa saja. Kini bagaimana cara menghadapinya karena perubahan zaman yang dinamis.

Perusahaan yang cepat bergerak dan lihai menangkap peluang, akan mampu bertahan dalam disrupsi tersebut. Nama dan modal besar sebuah perusahaan tidak lagi menjadi kunci kesuksesan. Namun, kelincahan dalam menangkap pasar yang akan membuat sebuah perusahaan bisa bersaing dan menjadi lebih besar dan maju.
Share:

Monday, March 23, 2020

Menyelamatkan Dunia dari Wabah Melalui Internet

Seabad silam, wabah misterius menyerang dunia di tengah kekacauan perpolitikan dunia kala itu. Manusia seakan sedang memasuki era baru di abad 19 yaitu Revolusi Industri 2.0. Mereka para perkumpulan negara dari dunia barat mulai berani pamer kekuatan siapa yang paling kuat di dunia kala itu.

Setelah seabad sebelumnya Revolusi Industri 1.0 hadir dari mesin uap, manusia seakan mulai terampil dalam segala hal termasuk dalam berperang. Senapan mesin, Meriam, hingga tank jenis pertama sudah muncul, puncaknya pada perseteruan negara Eropa. Tak terbentuk hingga akhirnya perang dunia pertama pecah.
Share:

Kenalan Blogger

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer

Langganan via Email Yuk?