Showing posts with label robot. Show all posts
Showing posts with label robot. Show all posts

Monday, June 23, 2025

Bagaimana Dark Factory Siap Gantikan Peran Manusia

Pada tahun 1955 seorang penulis kisah fiksi bernama Philip. K. Dick mengeluarkan karya fiksi fenomenalnya bernama: Autofac. Tak ada yang aneh sebab Philips memang terkenal dengan karya-karya fiksi. Dalam kisah fiksinya tersebut, ia menggambarkan dunia  di masa depan akan penuh dengan pabrik-pabrik. Tak ada lagi manusia di sana, semuanya bekerja otomatis yang dikendalikan oleh mesin.

 

Dalam novel fenomenal miliknya tersebut, ia menggambarkan pabrik pada masa itu dirancang sedemikian rupa tak perlu lagi kontrol oleh manusia. Bahkan, dalam karya itu, manusia berusaha menghentikan operasi pabrik, namun sistem otomatis yang telah dibuat justru menolak dan terus bekerja, seolah-olah telah memiliki kesadarannya sendiri.

Share:

Friday, February 14, 2025

Ketika Robot Humanoid Mengambil Alih Dunia!

Bayangkan sebuah dunia di mana pekerjaan berat, tugas membosankan, bahkan pekerjaan rumah tangga bisa dilakukan oleh robot yang menyerupai manusia. Tak perlu lagi bangun pagi untuk membersihkan rumah, memasak, atau mengangkat barang berat karena semua itu bisa dikerjakan oleh robot humanoid!

 

Robot humanoid bukan sekadar khayalan dalam film fiksi ilmiah. Mereka telah hadir di dunia nyata, dengan kemampuan berjalan, berbicara, bahkan berpikir secara mandiri. Dari pabrik hingga rumah sakit, dari pusat perbelanjaan hingga luar angkasa, robot ini perlahan-lahan mengambil alih berbagai tugas manusia.

Share:

Wednesday, January 8, 2020

Apa Jadinya Bila PNS Digantikan Robot?

Birokrasi yang berbelit-belit dan lamban jadi masalah klasik yang mendera instansi pemerintah. Selama ini ada begitu banyak ASN yang pekerjaannya cuma ongkang-ongkang kaki, atau malah sudah puluhan tahun bekerja tapi tidak tahu cara bekerja. Ini hal yang lumrah dan tak perlu menutup mata.

Selama ini birokrasi di Indonesia terbilang lamban baik dalam proses pelayanan dan pengambilan keputusan. Padahal berhubungan langsung dengan masyarakat, di era digital pelayanan dan pengambilan keputusan haruslah cepat.

Para ASN abdi negara harus berpikir cepat, ada semakin banyak tugas yang harus ia lakukan. Pekerjaan yang selama ini dianggap santai seakan berubah. Bukan saja bermodal datang pagi hari mengikuti apel dan tak terlambat melakukan absen di finger print.

Kini ancaman bukan datang dari ASN baru yang berwajah polos, tapi mereka yang tak terlihat dan terdeteksi. Di era disrupsi ancaman datang dari yang tak kita dugaan, dia adalah AI (Artificial Intelegence) berwujud robot.

Ia tak pulang ke rumah, izin makan, atau berhalangan hadir karena cuti. Selalu setia melayani pelanggan bahkan bila diperlukan lebih dari 8 jam dari asumsi kerja para PNS. Inilah yang ingin diwujudkan pemerintah dalam membuat dunia birokrasi semakin ramping tapi bekerja optimal.

Itulah yang diharapkan pemerintah karena menilai birokrasi masih terlalu lambat. Kecepatan dalam bekerja dan memutuskan sangat dibutuhkan. Salah satu opsi adalah menghadirkan AI di dunia birokrasi dan itu yang harapkan pemerintah. Ke depan AI jadi instrumen tak langsung dari pemerintah di setiap birokrasi. Mempercepat sekaligus meningkatkan proses pelayanan yang kini sering dikeluhkan masyarakat.

Memang terdengar menakutkan, Robot AI yang dulunya hanya ada di film Sci-fi Hollywood, kini ia berada satu kantor dengan kita. Bekerja dengan giat dan membuat para ASN tersingkir dan terpinggirkan satu persatu. Menakutkan lagi, ASN yang tak terampil harus diajarkan cara bekerja yang benar oleh Robot AI.

Pemerintah pun sudah memilih golongan di ASN akan saling sikut-sikutan dengan Robot AI. Perampingan yang dipilih adalah dari eselon III dan IV dari ASN. Pilihan itu didasari banyak hal, yaitu memperpendek jarak dan bahkan mempercepat proses kepengurusan.

PNS, pekerjaan nyaman dambaan semua orang
Tak dipungkiri ada begitu banyak pelamar yang mendaftar PNS, jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Di tahun 2020 ada lebih 5 juta pelamar yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, untuk 152 ribu formasi di sejumlah instansi.
Share:

Saturday, December 21, 2019

Sophia, Bukti AI Mampu Tandingi Manusia

Menonton kartun Spongebob Squarepant yang jenaka sering saya lakukan sebelum berangkat kerja. Sembari membuat pagi hari menjadi menyenangkan dengan tontonan kartun yang makin hari makin sedikit. Satu hal yang menarik, ada banyak tokoh yang menarik bagi saya karena tingkah lakunya yang jenaka. Tokoh yang unik dan menarik perhatian adalah Plankton dan istri robotnya bernama Karen.

Sebagai catatan, Karen punya ukuran RAM fantastis yaitu 256 GB,  saat ini komputer paling canggih baru mempunya ram 64 GB. Meskipun memiliki bentuk yang jadul dan kotak, Karen dianggap sebagai robot super karena kemampuan berkomunikasi, melakukan kalkulasi, analisa masalah, dan perencanaan dalam merampok Credit Patty di Krusty Krab. Meskipun ada sebagian idenya gagal karena kecerobohan dan sikap gampang puas plankton.
Share:

Kenalan Blogger

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer