Rabu, 22 Maret 2017

Janganlah Jadi Pengguna Sosial Media yang Kebablasan

pengguna sosial media kebablasan

Beberapa waktu yang lalu jagat sosial media dihebohkan dengan seseorang lelaki paruh baya harus mengakhir hidupnya disiarkan langsung via sosial media. Sontak membuat heboh atas perilaku korban. Fitur yang disematkan pada sosial media malah disalahgunakan oleh penggunanya dalam mengakhir hidup.

Hal yang lebih menyesekkan lagi tak ada yang peduli sebelum korban merenggang nyawa. Ada beberapa kemungkinan,apa karena korban siaran langsung saat orang lain sibuk dengan pekerjaan atau malah pengguna lainnya apatis sama sekali. Padahal rentan waktunya cukup panjang temannya atau kolega bisa membujuk pelaku berubah pikiran tidak melakukan hal serupa. 
Share:

Minggu, 19 Maret 2017

Priceza, Belanja Praktis Tanpa Harus Mikir


Bro... nanti malam ngopi sambilan nongkrong ya? 
Iya.. (jawaban si Bace dengan nada lesu)
Malam pun tiba dan tak berapa lama kemudian si Bace nonggol di kedai kopi dengan wajah penuh lesu dan lemas.
Bro... Malam ini kok elo lesu banget ? 
Capek nih... baru pulang dari Mall bareng gebetan. Masak doi belanjanya cuma beli ikat rambut tetapi kelilingnya seluruh sudut Mall. Bisa-bisa betis gue bengkak kalo keseringan, apalagi gue tipe orang ngga enakan buat nolak. 
Yaelah...  itu gebetan cantik tapi kok bisa gaptek sih. Kini zaman sudah serba canggih dan era Smartphone, belanja ngga harus ke Mall cukup dari toko online. 
Memang elo punya rekomendasi toko online terbaik? 
Iya jelas punyalah, namanya Priceza!!! Selain itu gebetanmu bisa membandingkan harga tanpa harus cek toko sebelah atau bahkan harus keliling Mall. Di jamin betismu ngga bengkak lagi! 
Baiklah, besok gue suruh doi install aplikasi Priceza di ponselnya biar ngga kelihatan gaptek lagi terus doi jadi online shopper sejati.
Saat ini perkembangan e-commerce tumbuh dengan pesatnya, sejumlah para pengembang Startup berbondong-bondong membuat aplikasi yang mampu memudahkan pelanggannya. Startup yang begitu booming saat ini yang memudahkan masyarakat.
Share:

Sabtu, 11 Maret 2017

Plogging, Era Baru yang Sedang Ngehits

era plogging

Kini telah muncul era baru untuk bisa mengetahui segala perkembangan informasi dengan mudah. bagi sebahagian kalangan, namanya terdengar masih begitu asing konsep itu bernama Plogging. Hasil dari gabungan kata Platform dan Blogging. 

Secara tak langsung Plogging menawarkan konsep yang lebih sederhana dalam mengaksesnya. Meningkatnya jumlah pembaca yang mengakses internet secara tak langsung menambah berbagai kanal informasi yang ingin dihadirkan.
Share:

Selasa, 07 Maret 2017

Menulis dan Dapat Penghasilan, Coba Nulis di Babe Aja!

nulis di babe
Bro... gue lagi bingung berat nih, ngga ada kerjaan, masak sudah tua masih minta jajan sama orang tua. Tolong cariin kerjaan dong. 
Maunya kerja seperti apaan? 
Sifatnya santai dan ngga harus berpeluh keringat, terpenting menghasilkan. 
Baiklah... ini ada kerjaan yang santai dan ngga harus modal buat panas-panasan, cukup modal mikir, duduk sambil menulis. 
Sebaiknya coba deh nulis di Babe saja, apalagi kamu doyan mengarang dan bayarannya kece. 
Beneran... baiklah, gue ikutan daftar dan ajari caranya ya....!

Kebutuhan akan informasi berkembang pesat setiap harinya pengguna khususnya internet membuat lahirnya begitu banyak media informasi. Mulai dari Blog yang telah hampir 2 dekade eksis, sosial media kekinian dan terakhir eranya plogging (gabungan platform dan blogging).

Salah satunya yang menganut Plogging ialah Babe. Selain ringan, hemat paket data dan up to date yang tersedia di Play Store. Saat ini Babe sudah di install lebih dari 4 juta pengguna. Babe menghimpun sejumlah informasi sesuai kategori yang diinginkan para pembacanya.

Kenal dekat dengan Babe?
Babe ialah kepanjangan Baca Berita, platform yang menjadi wadah baru sejumlah bakat-bakat terpendam yang memiliki kemampuan mumpuni khususnya di bidang menulis.


Babe tanpa ragu membayar sejumlah penulis yang mengirimkan tulisannya ke redaksi Babe dengan bayaran menggiurkan. Cara ini relatif cocok sekaligus melatih kemampuan dan mendapatkan bayaran yang lumayan besar selain dari blog.

Apa yang harus dilakukan pertama sekali?
Secara tampilan Babe terlihat sangat atraktif di halaman utama langsung disuguhkan dengan tampilan Logo Babe. Ada pula laman top kontributor, jumlah artikel terbanyak dan penghasilan terbanyak selama Minggu ini.



Pertama sekali ada masuk ke https://nulis.babe.news/ dan lakukan registrasi melalui sejumlah pilihan, mulai email, Facebook dan Google +. Bila semuanya telah berhasil didaftarkan sesuai kehendak anda, lalu konfirmasi sesuai email yang anda daftarkan tadi.
 
Tampilan masuk Babe
Selanjutnya anda akan masuk ke halaman Dasboard dari Babe sendiri. Pada halaman tersebut ada beberapa laman. Mulai dari laman Panduan Penulis mengenai tata cara dalam menulis di Babe secara jelas dan padat.

Meluncur di bawahnya, laman Artikel yang telah di anda terbitkan selama ini dan prosesnya. Di laman Status terdapat sejumlah konfirmasi tulisan mulai dari yang sudah terbit, ditolak dan dalam proses menunggu persetujuan.
 
Tampilan dasboard Babe
Selanjutnya ada laman Pengguna mulai dari data pribadi secara lengkap yang wajib anda isi secara lengkap dan sejumlah link sosial media yang anda punya.

Terakhir ada laman Pembayaran, pada laman ini terdapat informasi nomor rekening Bank anda, artikel yang diterima dan riwayat pembayaran atas artikel yang lolos seleksi Tim Babe.

Setiap tulisan yang lewat akan menerima bayaran Rp.50.000,- dan pihak Babe akan membayarkan ketika Saldo telah mencapai Rp. 200.000,- (4 artikel yang terbit). Perhitungan dimulai dari tanggal 25 setiap bulannya. Misalnya bulan 25 Februari – 25 Maret.

Baiklah... kini saatnya memulai petualangan anda dengan menulis tulisan pertama di Babe.

Pertama sekali pilih Tulis Artikel yang ada di pojok atas. Kemudian pilihlah salah satu Kategori Tulisan yang ada sesuai dengan kemampuan anda. Ada 9 kategori yaitu:
  • Unik
  • Kuliner
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Bola
  • Beauty
  • Islam
  • Humor
  • Sex 
Harus diingat bahwa tulisan minimal harus 150 kata, bisa menyisipkan sejumlah gambar di dalamnya untuk memperkuat tulisan anda. Jangan lupa masukkan Banner berukuran 700x350 piksel dan tidak mengandung kata atau kalimat terlarang. 

Tampilan konten artikel

Bila telah selesai semua, pilih Simpan dan lihat Preview-nya untuk memastikan ada kekurangan yang perlu ditambah. Andai dirasa sudah layak kirim, silakan pilih Kirim Artikel. 

Tampilan sekilas secara mobile
Jangan lupa dicentang sebelum mengirim artikel


Artikel tersebut akan dinilai oleh tim Babe 1-4 Minggu lamanya, dan akan dikonfirmasi melalui email. Tim Babe juga akan memberikan alasan mengapa tulisan anda Ditolak. Tapi jangan patah arang, tulisan yang ditolak bisa diperbaiki dan dikirimkan kembali. Semakin menarik dan unik makin memperbesar peluang tulisan kalian terbit.

Terakhir.. ada cara lain yang bisa menambah pundi-pundi pemasukan di Kode Referral. Anda akan mendapatkan pemasukan sebesar Rp. 20.000 dari setiap orang yang berhasil diajak dan ia berhasil menerbitkan tulisan.
 
Tampilan Referral 

Caranya ada dua yang bisa ditempuh, bisa dengan membagikan link melalui sosial media dan email.
 
Membagikan link via sosial media dan email
Selanjutnya ada cara yang lebih kreatif, yaitu dengan memasangkan Banner Babe di Blog anda.
 
Pemasangan Banner pada blog pribadi

Andai saja ada 20 orang yang berhasil terjaring dan mereka menuliskan 5 tulisan selama sebulan. Berarti anda bisa mendapatkan uang 2 juta hanya dari ongkang-ongkang kaki karena mengajak orang. Menarik bukan...!!  

Well.. jadi tunggu apalagi. Ayo segera jadi penulis handal di Babe dan dapatkan segala keuntungan dari menulis.
Share:

Selasa, 28 Februari 2017

Fitur Sejumlah Sosmed Hampir Sama, Bedanya Apa?

sosial media hampir serupa

Siapa di sini yang tak punya sosial media?

Pasti semua punya dan bahkan install semuanya. Well... alasan sebahagian besar orang membuat akun sosial media punya beragam, mulai dari personal branding, membentuk komunitas, mendapatkan informasi, berbisnis sampai pada perkembangan trend.

Saat ini saya pribadi pun memperhatikan perkembangan sosial media yang begitu eksis saat ini. Apalagi saya selaku anak muda masa kini yang ngga ada kerjaan ikutan menyempatkan waktu untuk menginstal hampir semua sosial media. Alhasil yang saya dapatkan ialah kouta dan baterai HP cepat habis.

Persaingan yang begitu keras dari setiap aplikasi sosial media membuat siapa yang tidak mampu berkreasi dan berinovasi lebih berarti ia siap-siap mengali kubur sendiri. Namun yang tak mengenakkan adalah inovasi yang nyaris sama satu sama lain atau malah menjiplak kesuksesan perusahaan lain.

Coba perhatikan, sekarang sudah hampir semua sosial media ternama menggunakan Story, apakah itu Messenger, Instagram, dan terbaru adalah Whatsapp. Ternyata ide itu sudah terlebih dahulu dicetus oleh pesaing mereka serta perusahaan baru Snapchat. Otomatis Messenger, Instagram dan Whatapp adalah perusahaan menang banyak karena mereka punya popularitas pengguna relatif besar.

Kira-kira seperti perbandingannya pengguna Story ketiga sosial media tersebut:
 
Gimana, ada yang pernah mengalami seperti ini?
Sedikit cerita tentang berdirinya perusahaan Snapchat. Awal mulanya berasal dari pemikiran tiga orang anak muda salah satunya Evan Spiegel dan dua orang temannya di Stanford University yaitu Bobby Murphy dan Reggie Brown.


Nama terakhir akhir harus kaki karena ketidakcocokan dengan kedua rekannya saat perusahaan mereka awal mula berkembang pesawat. Awal mulanya pemilihan namanya ialah Picaboo dan kemudian mereka berdua sepakat dengan menggantinya menjadi Snapchat.

Walaupun di awal berdirinya sedikit kesulitan mencari pendanaan, akhir Snapchat berjaya dan jadi aplikasi yang begitu digandrungi oleh para remaja. Kini Snapchat sedang mempersiapkan diri untuk IPO di lantai bursa saham dengan target 3 Miliar USD. Menggiurkan bukan.

Facebook selaku perusahaan raksasa IT besutan Mark Zuckerberg ini melakukan akusisi ke sejumlah perusahaan besar. Sejak awal mulanya berdiri Februari 2004, ada sebanyak 65 perusahaan yang telah berhasil diakusisi dan beberapanya ialah perusahaan ternama.
Sejumlah belanjaan Pesbuk

Siapa yang tak tahu dengan Whatsapp, Instagram dan Oculus VR. Untuk ketiga perusahaan tersebut pihak Facebook harus merogoh kocek sebanyak 22 Miliar dollar.

Secara tak langsung akusisi ini memperkuat lini suatu perusahaan dan kadang juga menyamakan ide. Alhasil kini banyak kesamaan konsep yang ditawarkan dan memperlihatkan sosial media tak punya keunikannya lagi.

Akhir-akhir ini media sosial yang pernah diakusisi oleh Facebook tersebut yaitu Instagram yang berpatok pada layanan photo sharing dan Whatsapp yang berpatok sebagai instant messagging seakan begitu mirip dengan layanan mirip Snapchat yaitu fitur “Story”

Penjiplakan itu membuat sosial media kini tak punya lain perbedaan satu sama lain. Bila dahulu mereka yang suka menulis singkat 140 karakter di Twitter, berbagi foto bisa memilih Instagram, chatting ria ada Whatsapp atau Line, serta yang suka menebar berita hoax dan main game bisa kembali ke Facebook.

Kini perbedaan setiap sosial media tak mencolok lagi. Berbagai alasan mengemuka, mulai dari banyak perusahaan berada di divisi yang sama karena telah diakusisi dan miskin ide. Itu jelas seakan membuat pengguna kecewa karena aplikasi yang ia install tak punya keunikan tersendiri.

Memang setiap sosial media punya segmennya masing-masing, bila semuanya sama untuk apa harus install semuanya?

Anak muda dalam negeri sering menginstal sejumlah aplikasi yang tidak digunakan, selain untuk terlihat eksis dan kekinian. Kebiasaan anak muda kini sangat ingin dirinya bisa membagi sejumlah aktivitas yang terlihat bahagia beragam untuk dilihat pengikutnya, umumnya yang paling eksis menggunakan fitur itu ialah kaum wanita.

Sebagai contoh ini kira-kira gambaran, berikut ini sejumlah data Instagram Story kaum hawa:
Kira-kira isinya begini?

Dapat dilihat bahwa tak hanya di Instagram, di Whatsaap dan juga Snapchat selaku pencetus melakukan hal serupa. Akhirnya saat kita membuka sosial media A, kemudian B yang ada potongan Story yang sama. Ibaratnya hanya memperbanyak dagangan di lapak yang berbeda.

Setiap pengguna sosial media punya penggunanya sesuai segmen yang ia inginkan. Misalnya saja Whatsapp yang terkenal dengan instant Messenging harus punya Story, akibatnya banyak pengguna tak terima inovasi tersebut. Ada baiknya dilakukan penyegaran atau mungkin menambahkan fitur unik yang tidak dimiliki oleh sosial media A namun dimiliki B sebagai ciri khas yang melekat.

Bila perusahaan tersebut mau memikirkan hal tersebut yang pasti sosial media yang dulu punya keunikan tersendiri dan konsep sederhana. Di jamin sosial media bisa kembali mengasyikkan seperti dahulu dan yang pasti tak boros kouta.

Semoga memberikan pencerahan dan salam super!
Share:

Kamis, 23 Februari 2017

Mau Hidup Sesuai Passion? Sebaiknya Pikirkan Dulu Matang-Matang

hidup sesuai passion
Aku besar ingin jadi pesepakbola handal, ternyata saat besar harus kerja kantoran. 
Aku ingin jadi musisi tenar dengan punya banyak  fans setia, ternyata harus rela jadi pegawai bank. 
Aku ingin jadi seniman yang punya karya fenomenal, ternyata tak ada pilihan lain selain jadi pelayan toko.

Itulah hidup tak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Berniat mengikuti passion sebenarnya namun tak punya prospek yang lumayan cerah. Akibatnya tak ada pilihan lain selain bekerja mengikuti desakan orang lain serta zaman.

Kita tarik undur ke belakang, saat masih kecil begitu banyak bakat potensial yang dimiliki. Namun perlahan-lahan menghilang karena itu semua hanya sebatas hobi yang tak berkembang lebih lanjut. Tak ada lahan menyalurkan bakat-bakat unik dan istimewa itu, alhasil bakat tersebut terkubur bersama cita-cita besar sang anak.
Share:

Kamis, 16 Februari 2017

Acara-Acara TV yang Terlalu Membosankan


Bingung cara membunuh rasa bosan apalagi kouta mendadak habis, saya pun memilih menonton TV untuk mencari tayangan yang bisa membunuh rasa bosan. Well... setelah sekian lama menghabiskan waktu buat memencet remote televisi hingga jempol sakit. Akhirnya tak ada acara TV yang menarik. Apa boleh buat, terpaksa harus menonton sejumlah acara yang random.

Setelah diperhatikan sekian lama menonton, saya mengambil kesimpulan hasil dari menonton TV lokal. Mungkin banyak yang sepakat bahwa kualitas tontonan TV lokal sudah sangat menurun. Sejumlah acara random menghiasi televisi lokal, berbeda dengan televisi berbayar. Andai sanggup bayar, cukup pilihan acara sesuai keinginan dan dijamin pas sesuai pilihan.
Share:

Rabu, 08 Februari 2017

Lapangan Bola, Masih Adakah Engkau?

lapangan bola, masih adakah?

Hampir setiap sore setelah waktu asar penulis bergegas  mengganti pakaian menjadi jersey sepak bola. Membawa tas berisikan peralatan seperti sepatu bola, jersey, pelindung betis dan paling penting ialah sarung tangan. Itu sudah dimulai semenjak kecil penulis tak pernah lupa merumput, minimal 2 kali sepekan.

Namun kini ada hal aneh, tak ada lagi rasa capek dan sakit sekujur tubuh setelah bermain bola. Penulis yang sementara harus pulang kampung orang tua lebih sering duduk di depan laptop atau mengecheck notifikasi yang masuk dari gadget. Sungguh hidup yang tak ada serunya, berbeda dengan dengan sejumlah baju kotor dan berkeringat, lalu pulang diomelin emak. Itu sebuah kesenangan.
Share:

Selasa, 31 Januari 2017

Ayo Coba Kenal Lebih Dekat dengan Musik EDM


Saat ini sedang begini hits oleh musik elektronik yang sering disebut dengan EDM. Saya sering sekali mendapatkan pertanyaan negatif dari teman dan kolega dengan genre musik ini, seperti: 
EDM itu musik aliran hore-hore dan clubbing gitu ya? 
Itu aliran musik yang suka remix musik terkenal jadi aneh itu? 
Musik yang lekat dengan party, mabuk dan bahkan narkotika ya?

Anggapan negatif begitu melekat dan saya punya pandangan pribadi mengenai hal tersebut. Sebenarnya sejak kapan EDM mulai terbentuk dan siapa penemunya?
Share:

Rabu, 25 Januari 2017

Jangan Jadi Traveller Salah Kaprah


Travelling kini sudah menjadi gaya hidup ala modern. Menikmati destinasi menarik dari lokal hingga ke mancanegara jadi salah satu pilihan orang saat ini. Dahulu travelling belum setenar seperti saat ini. Berkat begitu banyak acara yang menyajikan tempat dan pengalaman menarik travelling seakan mampu menarik animo masyarakat.

Selain bisa mengenal lebih jauh tentang keindahan alam, budaya, dan adat setempat. Travelling jadi sesuatu yang mengasyikkan, siapa yang mau menolak andai diberikan tiket jalan-jalan gratis dan tempat tersebut ada lokasi yang anda idam-idamkan.
Share:

Sapa Penulis

Foto saya

Punya hobi membaca, mengobsevasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat musik EDM

Trending Topic

Subscribe Via Email

Nulis di Babe dan dibayar

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis