Senin, 18 September 2017

Co-Working Space, Konsep Ruang Kerja Khas Millenial

Bingung nyari tempat kerja yang nyaman dan bawaannya santai?
Sekarang tak usah dikhawatirkan lagi, di zaman millenial kerja bisa di mana saja dan kapan saja. Asalkan ada gawai, koneksi internet ngebut, dan cemilan enak sampai duduk leyeh-leyeh sudah dapat melahirkan karya.

Tapi ada yang kurang, tempat yang nyaman dan santai waktu bekerja. Sudah pasti buat siapa saja yang ada di dalamnya bebas berkreasi dan menuangkan idenya. Konsep tempat kerja model baru ini dikenal dengan Coworking Space. 


Walaupun sudah ada cafe atau kedai kopi, rasanya tak cukup mengapresiasikan tempat kerja sesungguhnya. Kesannya kedua tempat tadi lebih cocok sebagai lokasi santai namun terlalu riskan untuk bekerja. Berbeda jauh dengan konsep yang ditawarkan dari Coworking Space sendiri.

Kenal lebih jauh dengan Coworking Space
Siapa di sini yang belum kenal dengan konsep Coworking Space? silakan ngacung!
Coworking Space sebuah konsep ruang kerja ala millenial yang memanfaatkan ruangan yang sempit jadi efisien namun tetap santai dalam bekerja. Ini menjadikan kantor bagi semua kalangan mulai dari kelompok atau komunitas hingga perorangan.

Ada sekitar 3000 Coworking Space yang tersebar di dunia dan salah satunya yang ada di Indonesia. Ada banyak keuntungan yang didapatkan dari Coworking Space mulai dari kalangan profesional, perusahaan perintis (Startup) hingga perorangan mampu bekerja di ruangan yang sama dengan fasilitas lengkap.

Coworking Space ialah tempat atau ruangan layaknya kantor dengan konsep yang digunakan secara bersama-sama dan bersifat terbuka dari berbagai instansi dengan sejumlah akomodasi lengkap yang ada di dalamnya. Mulai dari fasilitas seperti meja, kursi, ruangan serba nyaman hingga colokan + Wi-Fi super ngebut.

Jangan heran setelah proyek masing-masing, Anda bisa berinteraksi dengan siapa saja dari berbagai latar belakang yang ada di Coworking Space. Secara tak langsung Anda mampu memperkuat jaringan dan interaksi. Ruangan yang kondusif semakin membuat setiap anggota merasakan energi positif saat mengerjakan proyeknya.
Konsep dari anggota Coworking Space
Walaupun ada cafe atau mungkin kedai kopi, tetap saja suasana nyaman dan serius sulit ditemukan suasana yang tidak berisik dan bahkan asap rokok. Belum lagi terbatasnya jumlah colokan yang ada di setiap meja, Wi-Fi yang sering gangguan hingga kendala lainnya membuat Anda selaku pengunjung merasa kurang nyaman bekerja dan ide gampang buyar.

Memang tempat yang paling nyaman melakukan apapun menyerupai rumah sendiri. Namun di rumah pasti punya sejumlah kendala klasik yang membuat konsentrasi gampang buyar. Bagi yang sudah berkeluarga mulai dari gangguan kecil seperti sang buah hati, keluhan istri hingga kadang tak adanya koneksi internet.

Selain itu, ide tidak keluar dengan semestinya saat berada di rumah karena kurang menghasilkan ide kreatif serta bawaan jadi malas dengan sendirinya. Tak cukup di situ saja, kerja di rumah apalagi seorang lelaki sering dianggap sebagai pengangguran oleh orang sekitar.

Mengapa harus memilih Coworking Space?
Akhir-akhir ini begitu banyak anak muda yang bekerja di bidang kreatif dan punya semangat besar khususnya sebagai sebagai tenaga lepas dan perusahaan perintis (Startup). Konsep Coworking Space yang mengadopsi ruangan dengan sejumlah ruang kerja minimalis, nyaman, dan sejumlah fasilitas lengkap.

Pekerjaan kaum millenial pasti sangat akrab dengan mengupload dan mendownload data dari setiap pekerjaan yang dikerjakan. Pasti tidak bisa bekerja jauh dari Laptop, kopi dan sejumlah kudapannya hingga berjam-jam lamanya.

Dan di dalam Coworking Space ditemui berbagai orang yang bekerja secara perorangan, tim kecil hingga kelompok besar dalam mengerjakan proyeknya. Konsep ini berbeda jauh dengan cafe dan kedai, Anda dipaksa harus memesan sesuatu.

Tujuannya untuk mendapatkan password sehingga bisa terkoneksi internet, terasa aneh andai Anda tidak memesan apa pun. Di Coworking Space Anda tidak perlu membayar menu makanan karena telah tersedia. Bisa juga dibawa dari rumah asalkan tidak mengotori lokasi.

Tak hanya itu saja, anggota akan saling menginspirasi satu sama lain saat pekerjaan sendiri telah selesai. Di Coworking Space akan mudah ditemukan berbagai ruangan mulai dari yang diperuntukkan buat perorangan, kelompok kecil hingga kelompok besar seperti ruangan untuk melakukan rapat.
Di Indonesia sendiri, konsep ini masih sangat awam dan masih sedikit saingannya. Namun bisa menjadi lahan bisnis yang menggiurkan mengingat besarnya nilai pekerja lepas di tanah air. Selain itu sangat sedikit ruang kerja yang memiliki atmosfer yang nyaman dan meningkat produktivitas kerja.

Mungkin baru di beberapa kota besar di tanah yang sudah memiliki Coworking Space. Namun jangan berkecil hati, karena nantinya akan muncul di sejumlah kota-kota kecil lainnya. Mengingat akan besarnya kebutuhan ruangan kerja khususnya bagi perusahaan perintis dan pekerja lepas.

Banyak pengembang yang mulai membuka kantor Coworking Space, mengingat terbatasnya lahan khususnya di perkotaan. Dulunya sering disebut dengan SOHO (Small Office Home Office) yang terkesan kaku dan hanya terdiri satu perusahaan saja di dalamnya.

Lalu SOHO disulap jadi lebih menarik dan punya nilai jual tinggi menjadi Coworking Space. Salah satunya yang berbeda ialah konsepnya dan siapa saja bisa ambil bagian untuk bekerja di dalamnya.

Sebenarnya, apa perbedaan Coworking Space dengan kantor biasannya?
Sebenarnya hampir sama, namun Coworking Space menawarkan sesuatu yang berbeda dari kantor biasanya yaitu ruangan yang terhubung satu sama lain. Berbeda jauh dengan perkantoran umumnya yang mempunyai sekat-sekat setiap ruangan, dari karyawan biasa dan atasan.
Perbedaan dari coworking space dengan kantor konvensional
Di Coworking Space, semua berbagai pekerja kreatif bisa ditemui dengan berbagai proyek yang dikerjakan. Anda mampu membangun interaksi dengan siapa saja setelah pekerjaan selesai. Sifat kekeluargaan pun ikut terjalin tanpa mengenal latar belakang dan siapa yang lebih dahulu tergabung di Coworking Space.

Kelebihan lainnya adalah kemampuan menjaga interaksi sosial Anda yang jarang ditemui di kantor konvensional. Selain karena sekat, anggota baru juga sulit berinteraksi dengan anggota lama karena faktor senioritas. Namun di Coworking Space tetap bisa bekerja dan interaksi yang saling beriringan.

Ini sebuah impian ruang kerja yang minimalis dengan memanfaatkan area yang sempit jadi begitu berharga. Apalagi dengan adanya Coworking mampu mewadahi cukup banyak perusahaan Startup memiliki kantor idamannya.

Apa sih keuntungan yang didapatkan dari bekerja di Coworking Space?
Begitu banyak keuntungan yang Anda dapatkan saat berada di dalam ekosistem Coworking Space. Berikut ini 6 keuntungan yang akan Anda rasakan di antaranya.

Pertama, Kolaborasi berbagai karyawan yang ada di dalam suatu wadah Coworking dan membangun chemistry satu sama lain. Mungkin saja dari perkenalan mampu melakukan proyek besar dan bahkan mendirikan perusahaan besar.
Aura positif langsung terasa layaknya kantor sendiri dari berbagai latar belakang pekerjaan. Selain itu motivasi tambahan pasti didapatkan dari berbagai rekan kerja meskipun bukan dari perusahaan yang sama. 

Kedua, Kesempatan besar bisa didapatkan dari komunitas dari Coworking Space ialah mengasah dan menempa kemampuan yang telah ada. Setiap anggota yang ada di ekosistem saling memotivasi satu sama untuk bekerja secara maksimal. Bukan tak mungkin mampu meningkatkan produktivitas dan kreativitas dari iklim yang ditempati oleh setiap anggota.

Anggota Coworking sadar mereka datang jauh-jauh ke situ, akan sia-sia andai hanya untuk bermain-main atau tidak serius bekerja. Fasilitas yang menunjang akan terasa percuma andai tidak bisa bekerja secara optimal.

Ketiga, Kaya akan wawasan jadi salah salah satu keistimewaan yang dimiliki dari Coworking Space. Di dalam ekosistem yang berbeda dengan bidang ilmu dan spesialisasi ilmu berbeda mampu membuat Anda kaya akan ilmu. Itu ditambah buat Anda yang supel, pasti dengan mudah bisa menambah teman dari berbagai perusahaan atau bahkan yang perorangan.
Tak hanya itu saja, konsep Coworking buat Anda bisa menghilangkan stres dengan ngobrol kepada siapa saja. Doyan menulis bisa berbagai ilmu dengan yang ahli coding atau ahli design. Secara tak langsung mampu membagi ilmu dan pengalaman. Mana tahu ke depan mereka yang perorangan mampu mendirikan perusahaan sendiri dari kenalan yang ia temui di Coworking.

Selain itu, penghuni dari Coworking yang telah berpengalaman akan saling membantu yang baru berkecimpung atau pemula. Semangat kekeluargaan yang lahir jadi alasan orang lain akan membantu kesulitan yang Anda miliki asalkan tak malu bertanya dan berinteraksi.

Saran dan masukan yang datang sangat membantu, apalagi kesalahan yang pernah mereka lakukan jadi bahan pembelajaran ke depan misanya saja ingin mendirikan Startup. Mulai dari manajemen proyek, sistem pemasaran, masalah pendanaan hingga proses mencari investor.

Keempat, Bentuk ruangan jadi pilihan, mulai dari  yang ada meja besar terutama yang bekerja secara kelompok besar, meja perorangan, ruang bilik terutama yang ingin melakukan konferensi atau rapat jarak jauh. Hingga yang cuma tersedia kursi saja, namun tak perlu khawatir karena disuguhi interior atau pemandangan yang menyejukkan mata. Di yakin tak akan membuat anda jenuh dan buntu ide. 
Interior yang menawan dan memanjakan anggota
Mau ngeprint, butuh cemilan dan buat kopi, semua ada di Coworking Space. Jadi anda tak perlu merasakan konsep kantor ala millenial yang minimal namun serasa seperti di rumah. Terpenting ialah tidak bikin berisik dan mengotori tempat, karena sama-sama dijaga dengan baik oleh para anggota Coworking Space.

Kelima, Harga yang ditawarkan tergolong tidak memberatkan dibandingkan pada cafe atau bahkan harus menyewa kantor pribadi. Paketnya mulai dari hitungan jam, harian, mingguan, dan bulanan. Anda bisa memilih di mana saja duduk untuk mengerjakan kerjaan Anda.

Walaupun harus merogoh kocek cukup dalam untuk kalangan mahasiswa, tapi Anda akan mendapatkan fasilitas yang sangat lengkap. Semuanya terbayar puas dan pekerjaan Anda terselesaikan tepat waktu.

Ada sejumlah fasilitas yang bisa menghilangkan badmood dan rasa Anda. Mulai dari sejumlah buku bacaan, sejumlah permainan ruangan seperti ping pong, board game hingga tempat bermain video. Rasanya jadi malas untuk pulang ke rumah.

Keenam, Semakin banyaknya Coworking Space, maka semakin besar pula peluang bertemu dengan media makin besar. Apalagi setiap Coworking Space sering banget menyediakan berbagai Event yang melibatkan Startup yang menarik perhatian besar media.

Tak hanya itu saja, malahan banyak media yang khusus berkunjung ke Coworking Space hanya untuk tahu Startup mana saja yang berada di dalamnya. Kesempatan besar dan juga ajang promosi buat yang punya Startup ataupun yang punya keahlian pribadi tanpa perlu harus mempromosikan diri.

Menakar peluang bisnis dari Coworking Space
Peluang besar bisa saja datang dengan mendirikan Coworking Space mengingat kebutuhan akan kantor saat ini. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk bisa mendirikan sebuah Coworking Space khususnya di kota Anda, di antaranya.

Pemilihan lokasi, Daerah perkotaan saat ini begitu mendukung lahirnya sejumlah Coworking Space. Para anggota dari Coworking Space mulai dari profesional, freelance, Startup hingga mahasiswa merasa membutuhkan lokasi kerja dan wadah menuangkan idenya. Mereka menganggap Coworking Space sebagai kantor idaman dengan fasilitas lengkap dalam bekerja.

Pemilihan daerah perkotaan sibuk jadi lokasi yang tepat Coworking berdiri, namun harus disesuaikan dengan pemilihan lokasi yang strategis. Mulai dari akses yang mudah dan setiap anggota mudah menjangkaunya.

Prospeknya jelas menjanjikan, Coworking Space sangat memiliki prospek yang cerah, apalagi berada di daerah bisnis. Banyak orang yang mencari kenyamanan dalam bekerja, apalagi biaya sewa toko yang mahal sering menghambat perusahaan perintis kesulitan.

Ini jadi kesempatan besar bagi pendiri Coworking Space dalam mengembangkan usahanya. Bangunan yang bisa saja sebuah ruko atau rumah yang disulap sedemikian rupa menjadi Coworking Space. Asalkan mampu memberikan rasa tertarik para pelanggan dan mereka nyaman di dalamnya.

Budget yang memadai, Mendirikan Coworking Space memang membutuhkan dana yang besar khususnya dalam merancang ulang konsep ruangan yang diinginkan. Tak harus membeli atau membangun pertokoan, bisa saja dengan menyewanya lalu merancang ulang sesuai keinginan pemilik Coworking.

Jelas dibutuhkan budget besar yang nantinya jadi keinginan pelanggan. Itu wajib Anda pertimbangkan baik-baik dalam mendirikan Coworking Space sesuai kemampuan finansial Anda.

Design interior menawan, Faktor ini cukup banyak menarik pelanggan terutama kalangan millenial yang ingin bekerja serius tapi terlihat santai. Itulah salah satu ciri khas dari Coworking Space yang ditonjolkan. Pengaruh ruangan sangat besar dalam lahirnya ide dan kenyamanan anggota.
Konsep denah dari co-working yang ingin dibangun
Interior dirancang dengan berbagai konsep kekinian yang membuat penghuninya nyaman. Mulai dari ruangan berupa meja besar, meja perorangan, lokasi rapat, dan berbagai ruangan lainnya yang dibutuhkan oleh anggota Coworking Space.

Fasilitas mumpuni, Tak hanya design yang menawan, segala akan sia-sia andai tidak punya koneksi internet yang ngebut atau colokan buat mengisi daya dari sejumlah gawai anggota Coworking Space. Selain itu, harus adanya ruangan khusus seperti ruangan rapat, seminar, talk show dan presentasi harus ada sebagai penunjang.

Melihat peluang dan kompetitor, Coworking sedang menjamur khususnya di kota-kota besar, dengan begitu harus melihat siapa saja kompetitor yang menjadi saingan usaha Anda. Dengan begitu Anda mampu menganalisa kekurangan dan kelebihan kompetitor dan pangsa yang tersedia.

Sehingga Anda mampu mendirikan Coworking Space yang sesuai dengan kebutuhan dan menjaring berbagai kaum profesional perusahaan Startup dan freelance untuk datang ke Coworking Space Anda.

Itulah berbagai penjabaran tentang kantor kerja baru bernama Coworking Space, bagaimana pengalaman Anda yang pernah ke sana. Silakan diceritakan di kolom komentar.
Share:

Senin, 04 September 2017

Kejahatan Model Baru Bernama Cyberbullying

Cyberbullying, Kejahatan Model Baru
Awas... nanti sepulang sekolah awas ya, gue bully elo di medsos!! 
Foto memalukan elo akan diupload di sosmed dan gue tag elo biar malu 
Rasain itu akibat pelit bagi jawaban waktu ujian..
Kejahatan tak hanya datang dari dunia nyata saja, kini muncul kejahatan yang menyakitkan datangnya dari dunia maya. Kejahatannya berbentuk secara virtual mulai dari penyebaran tulisan, gambar, dan audiovisual yang mengakibatkan korban malu, tak nyaman, dan merasa terancam. 
Share:

Kamis, 24 Agustus 2017

Harapan Baru Mengembalikan Senyuman Pasien Bibir Sumbing

Kesempatan pergi ke Sabang tidak diriku sia-siakan. Sebuah pesan singkat dari salah satu kolega membuat diriku bisa ikut serta dalam acara singkat ke kota di ujung barat Indonesia tersebut. Saya pun mendapatkan kesempatan tersebut dengan beberapa Blogger lokal dan juga media meliput sejumlah agenda di sana yang dilakukan oleh PT. JNE.

JNE memberikan segala kemudahan, mulai dari penginapan dan akomodasi agar para Blogger mampu merasakan kenyamanan termasuk meliput acara CSR (Corporate Social Responsibility) dari JNE tersebut. Acara pun kami rasa akan berlangsung besok pagi dan malam harinya jadi waktu untuk bersantai sejenak sambil merasakan indahnya malam di Kota Sabang.
Share:

Senin, 21 Agustus 2017

Ayo Batasi Penggunaan Teknologi Pada Anak

Ayo Batasi Penggunaan Teknologi Pada Anak
Seperti biasa, akhir pekan jadi waktu yang tepat buat main game bersama sahabat dekat sekaligus pembuktian diri. Bagi kaum lelaki, akhir pekan salah satunya menghabiskan waktu dengan bermain game ke rental. Saya pun mengajak beberapa teman untuk adu ketangkasan bermain game dan sekaligus menambah rivalitas. Pasti akrab dengan percakapan seperti ini:
Bro... Minggu pagi tanding FIFA yok? 
Oke, jangan ada alasan kalau kalah ya? 
*OTW rental game*
Setiba di sana ada sesuatu yang tidak mengenakkan, rental PS dipenuhi anak-anak kecil yang datang bergerombolan memenuhi setiap layar TV. Mereka sudah siap mengantre dan mengisi setiap televisi di rental hingga petang hari, jelas-jelas harus antre lama dan para bocah telah menginvasi teknologi. 
Share:

Selasa, 15 Agustus 2017

Makna Kemerdekaan bagi Anak Muda Kekinian

Makna Kemerdekaan bagi Anak Muda Kekinian
Warna merah dan putih di setiap sudut jalan dan itu pertanda Hari Kemerdekaan RI sudah dekat. Pengumuman dari setiap rumah diwajibkan memasang bendera di depan rumah dari desa masing-masing makin mempertegas itu semua. Bila ngeyel, siap-siap saja disemprot habis polisi yang rutin berkeliling.

Di zaman saat ini akses terasa begitu mudah, Anda dapat bisa tahu segala aktivitas secara langsung dengan cepat. Bisa secara streaming atau livetweet, dalam sekejap, semua berita yang diinginkan hadir dalam genggaman termasuk berita tentang kemerdekaan.
Share:

Kamis, 10 Agustus 2017

Seberapa Berhargakah Ide?

Perkembangan ide saat ini begitu cepat itu dibarengi dengan teknologi yang makin memudahkan hajat hidup masyarakat banyak. Perkembangan zaman yang pesat sudah pasti melahirkan inovasi tanpa henti.

Bukan hal yang mengherankan saat perusahaan berbondong-bondong melahirkan produk terbaiknya. Mulai dari yang tahunan hingga setiap Minggunya, itu artinya ide yang menjadi inovasi lahir setiap saat.
Share:

Senin, 31 Juli 2017

Ayo Lengkapi Profil Kerja Melalui Linkedin

Siapa yang belum punya akun Linkedin? silakan ngacung!
Bila Anda belum punya akun Linkedin pasti sebuah kerugian besar, terutama yang mau atau sedang terjun di dunia kerja. Sulitnya mencari pekerjaan saat ini tidak lepas dari kurangnya koneksi terhadap dunia kerja khususnya berbasis online.

Jawaban itu hadir dari konsep yang ditawarkan oleh Linkedin. Apalagi hampir sebahagian besar penggunanya datang dari kalangan profesional. Linkedin sangat layak mempresentasikan diri Anda kepada para klien dan perusahaan sesuai tujuan Anda.
Share:

Jumat, 28 Juli 2017

Pengangguran Menumpuk, Siapa Salah?

Pengangguran jadi momok yang menakutkan, tak usah jauh-jauh karena banyak kerabat kita yang masih menganggur karena belum memiliki pekerjaan tetap. Padahal mereka umumnya berpendidikan tinggi, semua berbanding terbaik dengan jumlah melek pendidikan makin meningkat dan tetap saja angka pengangguran tetap saja tidak turun.

Malah pendidikan tidak menjamin untuk tidak menganggur. Jumlahnya yang makin meningkat dari tahun ke tahun seakan jadi masalah bagi pemerintah. Ibarat bom waktu yang bisa kapan saja meledak andai pemerintah tidak mampu menangani dan para pengangguran mencari solusi atas masalahnya.
Share:

Halo Penulis

Foto saya

Punya hobi membaca, mengobsevasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat musik EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis