Senin, 13 April 2015

Benarkah Gym Sarang Para Homo?

gym

Begitu banyak anggapan yang mengatakan dan menganggap bahwa Gym adalah sarang para homo, maraknya kasus kaum LBGT yang menyeruak hingga menyeret nama Gym sebagai tempat para penyimpang itu sering mangkal.

Anggapan buruk yang mengatakan bahwa lelaki yang memiliki badan atletis dan banyak menghabiskan waktu di tempat gm adalah calon-calon pecinta sejenis. Anggapan itu semakin berdasar karena banyak orang mapan sangat identik dengan perut buncit sedangkan yang berbadan atletis adalah orang-orang berkantong tipis. *Anggapan keliru*

Di sini saya mau membahas dalam konteks tempat bukan pribadi. Seperti yang kita ketahui semua, bahwa Gym ialah tempat kebugaran di dalam ruangan (Indoor). Mengingat terbatasnya ruang bebas (Outdoor) dan sedikitnya waktu olahraga terutama buat masyarakat urban, Gym jadi tempat yang sesuai buat mengeluarkan keringat.

Hal itu dianggap sebuah pikiran yang picik, berarti atlet ataukah aktor ternama yang terlalu lama di tempat Gym adalah para kaum itu?

Ini seperti tuduhan sepihak, yang membuat orang malas untuk ke tempat olahraga walaupun olahraga tak harus pergi ke tempat kebugaran. Budaya Gym yang saling membantu satu sama lain terutama partner yang kesulitan dalam berlatih sering dianggap salah kaprah.

Bagi yang tak bisa sering menganggap hal yang janggal, dari situ anggap buruk tersebar. Apalagi banyak pria berbadan atletis yang kerjanya foto-foto Selfie dengan tubuhnya. Padahal itu kembali ke pribadi masing-masing.

Tidak semua orang suka narsis dan yang narsis tergantung cara mengapresiasikan diri. Saya pribadi yang tidak suka narsis bahkan tak tertarik mengapresiasikan diri dengan memfoto diri sendiri (Selfie). Sebagai lelaki, Selfie terlalu sering bisa buat dirinya terlihat aneh dan dianggap macam-macam termasuk hasil latihannya di tempat Gym.


Memang olahraga tidak hanya di tempat Gym, banyak Spot yang bisa digunakan terutama warga perkotaan untuk mengeluarkan keringat. Namun, tempat gym bisa jadi menawarkan segala macam olahraga pengeluar keringat dan pikiran sehat.

Nilai sehat sangat berharga dan banyak kalangan yang menganggap negatif Gym, terutama kaum yang malas olahraga. Salah satunya dengan men-cap tempat Gym dengan tempat kaum Maho (Manusia Homo).

Akibatnya muncul kecurigaan bagi yang ingin dan bergabung ke tempat gym, terutama yang ingin mendapatkan tubuh yang diinginkan. Cerita-cerita yang digaungkan oleh omongan orang lain yang belum pernah ke tempat gym. Alhasil, cerita berantai dan membuat para newbie ketakutan dan was-was.

Muncul rasa takut berlebihan dan saat melihat ada anggota Gym yang tiba-tiba berlaku baik walaupun belum dikenal. Langsung dianggap bahwa kaum homo, padahal bisa jadi dia mau menawarkan gabung MLM pelatihan latihan yang benar. Pengaruh dan pelabelan itu merusak citra Gym sebagai pusat kebugaran bukan pusat nongkrong kaum homo.

Selain itu adalah ketakutan tersebut buat anggota baru menjadi risih saat masuk ke tempat Gym. Anggapan para newbie terutama anggota lama yang cenderung buang-buang waktu, memikirkan tubuh sendiri dan saat ada yang menyapa apa karena benar-benar baik atau ada maksud lainnya.  Sebaiklah berpikir positif dan melihat secara jelas, bukan asal percaya setiap omongan semata.

Dugaan yang buruk itu pulalah yang merusak citra tak hanya anggota Gym tetapi juga para karyawan yang mencari nafkah di situ. Pandangan seperti itu yang harus diubah, apalagi kita lebih sering melihat dari sisi buruk tanpa bertanya dan memastikan terlebih dahulu kebenarannya. Harus diingat, Gym diisi oleh berbagai kalangan (termasuk wanita) dan status pekerjaan. Apalagi Gym sudah dianggap sebagai gaya hidup orang perkotaan

So... Gym tak benar dianggap sebagai sarang homo. GYM tempat kebugaran alternatif di saat sempitnya waktu berolahraga di tengah kesibukan yang menggunung. Paling utama itu pikiran sehat dan badan bugar dan Gym salah satu pemberi solusi kebugaran bukan tempat yang dianggap tak benar oleh kalangan malas olahraga.

Bila kalian punya cerita tentang tempat Gym dan pengalaman menarik, bisa sharing di kolom komentar.

Salam damai semuanya.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Halo Penulis

Foto saya

Punya hobi membaca, mengobsevasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat musik EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis