Kamis, 11 Januari 2018

Blockchain, Ancaman yang Kini Berubah jadi Kesempatan Besar


Saat ini perkembangan Blockchain sudah mulai merambah ke semua bidang, akan tetapi masih banyak pihak yang menganggap Blockchain adalah sistem yang mengganggu dan tidak aman. Di tanah air sistem Blockchain belum bisa diterima banyak pihak, faktor utama karena banyak pihak yang masih buta tentang Blockhain.

Mereka hanya tahu Blockchain hanyalah Bitcoin dan hanya bisa berjalan sistem keuangan semata. Nyatanya tidak, Blockchain mampu merangkul semua bidang dan permasalahan masyarakat saat ini. Ada beberapa bidang yang di masa depan menjalani peluang besar di bidang Blockchain dan bisa diterapkan di tanah air, berikut ulasannya:
Bidang keuangan
Kemunculan Blockhain mulai populer semenjak Satoshi Nakamoto mulai memperkenalkan Bitcoin di awal tahun 2009. Sistem ini berhasil mengubah sistem keuangan dunia saat ini yang dahulunya terlalu sering dimonopoli oleh perbankan. Inflasi besar dan resensi ekonomi jadi bukti perbankan tidak mampu mengontrol sistem keuangan dengan sangat baik.



Konsep Blockchain yang kemudian mengemuka dari Bitcoin berhasil menarik banyak penggunanya. Transparansi dengan sistem Blockchain jadi bukti semua pihak bisa terlibat di dalam sistem keuangan tersebut. Selain itu uang kertas yang jumlah “kadang tidak terbatas” membuat inflasi bisa terjadi kapan saja.

Berbeda dengan mata uang kripto yang punya batasan tertentu, seperti halnya Bitcoin yang hanya berjumlah 21 juta dan saat ini telah berhasil ditambang sebanyak 16 juta. Konsep permintaan dan penawaran yang kemudian membuat nilai mata uang kripto naik dan bahkan turun. Walaupun begitu, risiko mata uang kripto cukup tinggi. Nilainya yang sangat fluktuatif membuat banyak investor masih mengurungkan niat.

Pemerintah Indonesia saat ini melarang menggunakan mata uang kripto apapun sebagai alat transaksi. Namun untuk aset atau dikonversikan dalam bentuk Rupiah bukanlah masalah. Segala risiko semua kembali pada Anda dan tidak ada payung hukum yang mewadahi mata uang kripto. Menurut saya di masa depan, pemerintah mulai membuka diri tentang Blockchain pada sistem keuangan dan juga tidak tertutup kemungkinan akan menjadi tren di tahun ini.

Bidang Pendidikan
Blockchain juga punya peran penting di dunia pendidikan, khususnya dalam proses penilaian para mahasiswa dan dosen secara transparan. Awal mulanya sistem ini sudah diterapkan di kampus nomor satu dunia yaitu Massachussets Institute of Technology, USA.

Kampus tersebut berhasil menerbitkan sertifikat elektronik yang berjalan di sistem Blockchain berbentuk Buku besar (Ledge Book). Project ini dikerjakan oleh para MIT Media Lab dan membuktikan bahwa bidang pendidikan bisa menghasilkan sistem Blockchain yang transparan. Sertifikat digital tersebut adalah salah satu cara dalam memverifikasi pihak ketiga yang bertugas menerbitkan sertifikat tersebut. 
Tampilan dari sertifikat digital dari MIT
Sistem tersebut mampu mengidentifikasikan segala informasi dari sertifikat tersebut. Sehingga kasus ijazah palsu dan perubahan nilai tidak akan terjadi. Kasus yang banyak terjadi di tanah air khususnya ijazah palsu dan pemberian nilai fiktif tidak akan terjadi lagi andai menggunakan sistem Blockchain. Di masa depan kebutuhan ini sangat dibutuhkan khususnya meningkatkan mutu pendidikan.

Walaupun hanya sebatas kampus saja, di masa depan sistem ini akan dianut oleh semua kampus di dunia termasuk di tanah air. Dengan begitu kinerja dosen dan peran aktif mahasiswa bisa terbaca dengan sangat baik melalui catatan digital tersebut.

Bidang sistem pemerintahan
Indonesia termasuk negara dengan sistem demokrasi terbesar di dunia, ada sekitar 196,5 juta orang yang memiliki hak memilih. Proses voting punya peran penting dalam pemilihan suara dari para calon.

Di Indonesia sendiri sistem pemilihan masih menggunakan cara dengan masuk ke bilik suara dan mencoblos salah satu pasangan calon dan kemudian memasukkan dalam kotak suara. Nantinya ada petugas yang melakukan pemungutan suara dan kemudian baru dilakukan rekapitulasi yang memakan waktu lama.


Sering sekali terjadi penyelewengan dan hanya KPU (Komisi Pemilihan Umum) yang mengetahui proses perhitungan. Namun di masa depan ada sistem yang lebih transparan yaitu dengan menggunakan model Blockchain. Sistem ini menggunakan sistem digital dengan nama e-voting *(electronic voting)* dan semua pemilik suara bisa memberikan suaranya sesuai waktu yang ditentukan. Proses penyelewengan yang sering terjadi di daerah pemilu tidak akan terjadi karena para pemilih bisa dilacak hingga ke pusat.

Akan tetapi sistem ini masih belum bisa diterapkan karena distribusi internet yang belum merata ke seluruh penjuru negeri. Selain itu butuh *server* yang cukup besar dan masih rentannya peretasan membuat sistem ini masih belum aman. Namun untuk diterapkan di masa depan terbuka lebar sekaligus menganut sistem Blockchain secara penuh.

Bidang bisnis dan aplikasi
Saat ini telah banyak sistem yang bergerak di bidang Blockchain, salah satunya yang menganut sistem desentralisasi para aplikasi. Kelahiran Steemit adalah salah satunya, itu disusul dengan berbagai aplikasi pihak ketiga yang mampu mengasah kreativitas Anda di dalamnya. Mulai dari DTube, DSound, Dlive, Utopian.io, Steepshot, Busy.org, Esteem dan masih banyak lagi.



Konsep yang ditawarkan adalah Open Source, yang mampu beroperasi secara otonom tanpa entitas yang mengendalikan mayoritas token. Segala perubahan yang terjadi berdasarkan pada proses konsesus. Selain itu datanya tersimpan secara Blockchain untuk memudahkan pengguna di dalamnya.

Perkembangan aplikasi ini membuat semua pihak punya ide dalam mengembangkan aplikasi tersebut lebih baik. Selain itu mampu menghemat proses biaya dan pendanaan karena bisa melalui donasi penggunanya. Kita pun tidak harus terikat dengan lisensi suatu produk yang berharga mahal dan belum tentu memuaskan Anda saat sudah membeli dan menggunakannya. Aplikasi secara desentralisasi mampu menjawab kebutuhan kita selama ini.

Bidang militer dan alutsista
Saat ini masalah keamanan negara dan militer jadi hal sensitif, perang yang melibatkan bukan hanya dua belah bangsa tetapi perang terbuka secara regional berisiko terjadi di masa depan. Banyak masyarakat yang menolak perang dan salah satunya peran penting masyarakat dalam keuangan negara.



Memang apa yang saya katakan sedikit berlebihan, namun sebuah negara dalam memperkuat alutsista adalah dengan menggunakan anggaran negara. Andai saja negara berhasil menerapkan sistem Blockchain secara menyeluruh, pastinya tidak ada lagi keuangan negara yang bocor karena sebuah ide gila sebuah pemerintahan untuk mengayuhkan genderang perang.

Masyarakat dapat menolak atau bahkan menahan keuangan dalam dana militer. Mengawasi sistem alutsista yang bisa merusak negara lain seperti nuklir atau senjata pemusnah massal lainnya tidak digunakan sembarangan.

Bidang pengawasan anggaran negara
Kita tahu kasus korupsi yang terjadi di tanah air sangat banyak dan bahkan mampu menyeret tokoh penting tanah air. Penyelewengan dana dan pengawasan yang lemah membuat para kepala negara berhasil melakukan tindakan korupsi. Ada sebagian yang berhasil tertangkap dan masih banyak yang berkeliaran hingga kabur ke luar negeri. Membawa begitu banyak aset dan hidup mewah di pengasingan tanpa bisa diekstradisi.


Namun itu mungkin tidak bisa terjadi andai negara menerapkan konsep Blockchain di dalam sistem keuangan negara. Segala aktivitas keuangan dari dan ke mana akan tercatat dengan jelas di Buku Besar (Legde Book). Ini membuat aktivitas tikus berdasi mampu dihambat, mereka tidak bisa menyelewengkan dana sebuah proyek negara.

Tak hanya itu saja, peran KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) jadi mudah atau bahkan tergantikan oleh Blockchain. Tugas mereka mungkin hanya menangkap pelaku tanpa harus mencari ke mana aliran dana karena semua sudah terekam di dalam sistem Blockchain. Masyarakat juga dapat melihat sebuah proyek negara  dan tahu aliran dana secara digital. Para penjahat yang bermain di sistem Blockchain sama dengan mencetak kunci sel penjaranya sendiri.

Itulah sejumlah kesempatan besar yang bisa saja hadir dari sistem Blockchain dalam pengaplikasi di berbagai bidang di tanah air. Cepat atau lambat sistem ini akan mampu mengubah persepsi masyarakat dan pemerintah, dari sebuah ancaman menjadi peluang yang sangat besar.

Semoga postingan ini memberikan edukasi untuk kita semua dan bila ada yang dikomentari dapat melalui kolom komentar.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Halo Penulis

Foto saya

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis