Sunday, July 16, 2023

Laptop, Wujud Diri Membangun Personal Branding


Sebuah laptop jadi cerminan seorang dalam membangun personal branding. Apa yang digunakan mencerminkan jati dirinya dalam bekerja.

Sebagai seorang yang seharinya bergelut dengan pekerjaan kantor. Jelas sekali laptop jadi alat tempur terdepan dalam bekerja. Bisa dibilang kekasih sebenarnya, wujudnya adalah persegi panjang yang tipis dan bisa dijinjing ke mana-mana. Ia selalu saya bawa ke mana pun ke dalam ransel.

 

Si laptop selalu bersama bahan pekerjaan di dalam ransel. Meskipun malam harinya bahu merasakan lelah memikul seharian. Perasaan saya saat keluar tanpa laptop seakan hampa, saat ada ide yang ingin dieksekusi kadang terlewat begitu saja. Bila laptop ada, ia bisa langsung eksekusi meskipun sedang dalam perjalanan.

 

Memang, sebenarnya ada gawai lainnya yang bisa menggantikan sementara, hanya saja laptop jadi solusi penuntas kerja. Jelas laptop yang bisa diajak multitasking ke mana pun itu. Jadi wajar laptop terbaik punya harga lebih mahal dan ini seakan menyadarkan bahwa:

 

Semakin bagus laptop yang dimiliki, semakin besar potensi yang bisa dilahirkan dari gawai satu ini.

 

Saya mengambil konsep investasi pada sebuah benda. Tak semuanya investasi dikaitkan dengan harta benda atau surat berharga. Namun bisa saja investasi adalah bagaimana kita mengasah kemampuan yang dimiliki oleh tubuh dan kemudian ditambah dengan perangkat paling mutakhir.

Contohnya saja seorang konten kreator, kombinasi perangkat yang baik dan ditunjang dengan ide yang segar jadi kombinasi yang tepat. Kita bisa satu langkah lebih cepat dan bahkan bisa berinovasi lebih. Makanya laptop yang bagus akan mendukung kegiatan multitasking.

 

Pekerjaan Multitasking yang Berkutat dengan Laptop

Jelas saja, sebagai seorang yang banyak berkutat dengan membuat konten. Top aplikasi yang paling banyak saya buka adalah keluarga Office. Word berguna membuat laporan, konten di blog, dan seabrek tugas kerja lainnya.

Lanjut dengan beragam tabel excel dengan berbagai perhitungan matematika dan rumus kolom. Saat bertemu dengan klien, ada banyak Powerpoint dengan beragam slide yang mampu memberi impresi pada klien.

 

Itu baru pekerjaan, kini lanjut ke namanya hobi. Dalam hidup saya membagikan 3 fase waktu. Pertama 8 jam waktu buat bekerja, Kedua 8 jam untuk mengasah kemampuan dan relaksasi diri, dan Ketiga sekaligus terakhir adalah 8 jam waktu istirahat dan beribadah. 

Di dalam hobi saya menuangkan banyak hal, paling rutin tentunya adalah menulis. Bisa dibilang bahwa, menulis adalah wujud shortcut buat jadi seorang penulis. Saat ini yang menjadi penulis dianggap mulai ketinggalan karena sudah banyak AI yang bisa menggantikannya. Namun seni dalam menulis setiap orang berbeda dan AI tidak bisa menggantikannya.

Itulah mengapa dalam sebuah laptop, keyboard adalah area paling luas selain dari layar. Ia adalah area dalam berkreasi dan menulis sembari memainkan tuts keyboard adalah seni. Tentunya laptop terbaik diciptakan untuk memberikan pengalaman mengetik yang nyaman dan renyah.

 

Ada banyak shortcut yang bisa keyboard berikan dan fungsi ini jelas sangat dimaksimalkan dalam bekerja ala multitasking. Tentunya ada bagian lainnya yang tak kalah penting, yaitu touchpad yang responsif dan memberikan pengalaman menawan tanpa harus membawa mouse.

 

Idaman dari Sebuah Laptop, Menunjang Kegiatan Multitasking

Saya punya standar sebuah laptop idaman. Tak perlu banyak, cukup tiga syarat saja, sedangkan lainnya sebagai penunjang. Pertama adalah ia punya kualitas layar yang baik, Kedua adalah bentuknya yang ringkas, dan terakhir adalah prosesor yang ngebut diajak multitasking.

Syarat ini jelas menggambarkan bahwa laptop idaman saya ada sebuah ultrabook. Kualifikasi ini jelas sangat mendukung beragam kegiatan dan mobilitas. Nah.. di sini tergambar bahwasanya: branding seorang pekerja kantoran yang saya bangun pada klien dari laptop yang digunakan.

 

Perangkat pendukung lainnya adalah kulitas dari perekaman kamera yang baik  saat digunakan saat kondisi zoom. Adanya fitur AI noise-cancelling yang memungkinkan suara bising bisa diredam saat proses meeting online. Termasuk port USB Type-C Thunderbolt 4 yang memudahkan transfer data cepat.

 

Membangun Personal Branding Diri dari Lenovo Yoga 9i

Lenovo Indonesia jelas mengakomodir segala kebutuhan produktivitas dan multitasking. Bagi saya Laptop terbaik dari Lenovo yang tepat buat saya adalah produk anyarnya yaitu Lenovo Yoga 9i. Bentuknya yang 2 in 1 konvertibel yang bisa digunakan dalam 4 mode.

 

Bicara urusan layar, tentunya laptop terbaik kelas bisnis Lenovo ini sudah dibekali dengan 4K OLED dengan VESA Certified DisplayHDR True Black 500 dan Dolby Vision™,  dengan 400 nits. Konten HDR jelas sangat nikmat buat dilihat di layar tipe ini yang sudah 100% DCI-P3.


Tentunya dengan adanya Notch yang memudahkan proses membuka dari sebuah laptop, saat ini banyak laptop yang menjadi makin tipis namun sulit dibuka. Lenovo sadar fungsi Notch sangat membantu dalam membuka laptop. Jelas ini sebuah Unleash Limitless Possibilities dari Lenovo

Bicara urusana dimensi yang diberikan juga tergolong baru karena dengan rasio 16:10. Rasio ini sangat membantu buat bekerja dalam membuat dua tab secara langsung dan tentunya secara multimedia. Makin lengkap dengan adanya speaker Bowers & Wilkins yang jumlahnya ada 4 buah sehingga suaranya jadi menggelegar.

 

Daya Tahan Militer dari Sebuah Laptop

Bergerak itu identik dengan guncangan, artinya ada banyak peluang sebuah laptop yang dijinjing atau dimasukkan di dalam ransel berguncang hebat. Kualitas yang tak dibekali proteksi ini jelas sangat berbahaya. Bisa saja saat sampai tujuan ada bagian laptop yang rusak.

Proteksi terbaik saat ini adalah US Military Grade (MIL-STD 810H). Pada Lenovo Yoga 9i telah dibekali sebanyak 21 uji ketahanan yang paling umum diterima dari sebuah laptop. Kondisi paling sering dialami sebuah laptop adalah guncangan. Tak perlu khawatir karena sudah menggunakan PCIe SSD yang memiliki performa tinggi serta kapasitas ekstra lega yaitu hingga 1TB. Tentunya dengan racikan RAM besar hingga kapasitas 16GB.

 

Rasa aman lainnya dalam kemampuan privasi yang tak main-main dari pengamanan dari webcam yang Lenovo beri nama Webcam privacy shutter dan dari pengamanan wajah dengan Facial recognition login

 

Jeroan Ngebut dari Generasi Terbaru

Urusan jeroan, Lenovo Yoga 9i tak mau main-main. Pada balik bodinya sudah tertanam Intel Core Generasi ke 13 dengan 12-Core di dalamnya dan sudah memenuhi sertifikasi EVO. Serta sudah ada Intel® Iris® Xe yang mendukung proses grafis.

Satu aspek yang saya rasa penting adalah kualitas dari jeroan yang ngebut adalah tetap adem saat digunakan dan hemat daya. Lenovo Yoga 9i bisa bertahan lebih dari 12 jam, artinya sekali pengisian sudah termasuk dalam 8 jam bekerja dan separuh waktu buat hobi.

 

Lenovo sudah dibekali dengan Windows 11 Home yang tentunya upgradable. Termasuk dukungan office yang bisa digunakan seumur hidup. Saya yang jadi pekerja kantoran sangat terbantu dalam hal ini terutama dalam mengerjakan tugas sehari-hari. 

Itulah kriteria laptop impian saya. Satu yang harus digarisbawahi, laptop impian dan idaman seseorang jelas berbeda dan semua sesuai kebutuhan. Tentunya dukungan apa yang ia dibutuhkan. Bagi saya dan harapan saya, laptop impian saat ini adalah Lenovo Yoga 9i yang merupakan Inovasi Lenovo yang memberikan nilai kebutuhan dan tentunya gaya.

 

Semoga tulisan ini bisa menginspirasi kita semua dan akhir kata Have a Nice Days. Artikel ini diikutsertakan dalam Unleash Limitless Possibilities Blog Contest dari Lenovo.

  

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Kenalan Blogger

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer