Wednesday, February 21, 2018

Ayo Proteksikan Diri dari Sistem Cryptocurrency Scam

Perkembangan dari cyptocurrency yang sangat cepat menghadirkan berbagai sistem yang berbahaya. Salah satunya dengan crypocurrency yang berbasis dengan scam, gebrakan mata uang kripto seakan membuat banyak orang yang candu untuk mencoba itu semua. Salah satunya iming-iming yang sangat besar.

Kenali sistem kerja jaringan scam lebih jauh
Pamor dari cryptocurrency yang saat ini sedang menanjak sering dimanfaatkan oleh orang-orang jahat dalam mengeruk keuntungan. Pada penjahat tersebut sangat gencar melakukan aksi promosi salah satunya dengan iming-iming profit besar atas kenaikan harga mata uang kripto.


Banyak masyarakat awam atau orang yang sudah lama di market kripto tergiur dengan promosi ini. Salah satu sistem yang mereka lakukan adalah dengan seolah-olah menciptakan mata uang yang nantinya bisa beredar di pasaran kripto. Kesuksesan Bitcoin dan mata uang lainnya seakan membuat para korban diajak untuk berinvestasi di mata uang tersebut, karena di masa depan nilainya akan meledak di pasaran.

Saat ini yang harus Anda ketahui lebih lanjut ada 3 kategori dari Scam yaitu:

Menjajakan mata uang kripto palsu, saat ini ada cukup banyak mata uang kripto yang ada, Ada sekitar 1523 dan ada sekitar 1178 mata uang kripto yang sudah memiliki nilai dan diperdagangkan di coinmarketcap. Para penjahat mengatakan bahwa mata uang mereka akan diluncurkan dalam waktu dekat dan nantinya akan punya nilai jual sangat besar.

Mata uang kripto tanpa nilai tambah, adalah sistem mata uang kripto yang asli dan beredar di pasar kripto. Namun ia hanya digunakan untuk meraut keuntungan dalam sistem dan merugikan para investor di dalamnya.

Menggunakan metode dengan kedok Cloud Mining, model cara ini adalah dengan meminta para pengguna untuk berinvestasi dengan iming-iming bunga tinggi dalam jangka waktu singkat. Saat pengguna dijanjikan akan mendapatkan bunga seperti beberapa banyak pembayaran yang ia lakukan. Maka kemungkinan besar si pengguna akan melakukan investasi yang lebih besar lagi.

Saat itulah dana tersebut masuk dan tidak keluar lagi, hal semula itulah yang makin bertambah dengan para perekrut yang menginginkan iming-iming profit besar dengan produk yang dijajakan. Saya pribadi melihatnya seperti sistem Ponzi yang menggunakan sistem mata uang kripto. Produk yang ditawarkan tidak sebanding dengan iming-iming besar yang harus ditawarkan, sehingga pengguna lebih banyak menggaet iming-iming dibandingkan membangun produk tersebut.

Menghindari program scam dengan bijak
Berinvestasi di Cryptocurrency punya risiko yang sangat besar, dimulai dari pergerakan harga yang cenderung sangat fluktuatif. Mata uang kripto tidak memiliki regulator yang dapat mengendalikan pasar saat harga bergerak naik atau turun terlalu liar. Ini jelas membuat investor bisa saja rugi dan membuat mereka enggan menanamkan modal di pasar kripto. Lalu kemudian satu ancaman lainnya adalah scam berbasis mata uang kripto.

Jadi Anda harus menghadapi banyak risiko besar tersebut dan melakukan riset serta hati-hati adalah hal wajib. Ada sejumlah tips yang dapat saya berikan dalam berinvestasi di mata uang kripto atau bahkan sebuah sosial media berbasis Blockchain sekalipun.

Pertama sekali adalah melakukan riset dan investasi mendalam dengan membaca secara jelas Whitepaper dan penjelasannya yang disediakan. Apalagi saat ini begitu banyak investasi mata uang kripto dari menggunakan ICO (Initial Coin Offering). Satu sisi Anda selaku pemain pemula bisa untung besar di masa depan atau malah buntung besar karena program ICO yang ditawarkan adalah Scam.

Untuk itu, karena segala sesuatu yang bersifat Online seperti mata uang kripto dibutuhkan informasi jelas. Saat ini banyak forum-forum yang membahasnya dan Anda juga dapat mencarinya segala produk yang dicoba di mesin pencari. Andai teman Anda sudah bergabung dan sudah tahu banyak dengan sistem tersebut, ada baiknya bertanya sistem kerjanya secara jelas.

Bukti tersebut bisa meyakinkan Anda banyak mata uang kripto dan sosial media Blockhain yang Anda coba bukan tergolong scam. Bila sudah yakin, sebaiknya Anda mundur atau tidak melanjutkan program tersebut. Selain itu kerugian investasi dan waktu Anda selama ini jadi pembelajaran untuk Anda serta orang lain. Kemudian Anda bisa menahan orang lain tidak terjerumus pada sistem yang sama.

Berikut ini sejumlah mata uang kripto dan bisnis yang terbukti Scam dan dapat merugikan banyak penggunanya, cekidot:

Hashocean
Hashocean ialah merupakan salah satu platform yang menjalankan skema Scam dalam proses cloud mining. Salah satunya adalah dengan iming-iming para investor bisa mendapatkan keuntungan dari proses penambangan Bitcoin dari alat yang mereka sediakan. Cara dengan mengajak para investor untuk membeli Hash Power dari mereka dan profit yang didapatkan dari Hash Power tersebut akan diberikan pada investor pada jangka waktu yang ditetapkan sesuai kesepakatan.
 
Namun, faktanya perusahaan Hashocean menghilang secara tiba-tiba tanpa tahu ke mana batang hidungnya. Mereka berhasil mengeruk pendapatan menggiurkan dari hasil investasi dan alat perangkat Cloud Mining yang mereka tawarkan hanya fiktif belaka. Tak hanya itu saja, mereka menyalahkan aktif penyerangan DDOS pada server mereka sehingga para investor tidak dapat mengakses dana mereka. Alhasil para investor menjadi korban karena program Scam tersebut.

OneCoin
Ada model lainnya yaitu mata uang kripto yang berkedok pada cryptocurrency bodong. Secara jelas OneCoin didesain sangat baik oleh seorang ahli dari Gibraltar yaitu Dr. Ruja Ignatova dengan mendirikan OneCoin Ltd. Namun sistem yang digunakan ternyata menggunakan skema ponzi dan berhasil terlacak dan memakan banyak korban. Usaha dari OneCoin pun tersebar luas di beberapa negara mulai dari Hungaria, Inggris, Italia, dan China.
 Image result for onecoin
Sejumlah anggota dan Investor di negara tersebut berhasil ditangkap oleh polisi lokal dan Interpol dengan menyita aset jutaan Dollar. Konsepnya yang meniru mata uang kripto serta berbiaya rendah namun bisa menguntungkan dengan nilai fantastis.

Tak hanya itu saja, pihak Onecoin mengklaim memiliki maksimum sebesar 120 miliar ONE (token dalam sistem Onecoin). Mereka menganggap jumlah pasarnya berada di peringkat kedua pada pasar valuta mata uang kripto. Namun itu semua tidak berdasar dan palsu karena sistem mereka mirip dengan MLM Ponzi merekrut anggota baru.

Beberapa sistem yang mereka jalankan adalah dengan menawarkan paket pendidikan dengan harga bervariasi. Paket yang ditawarkan seakan menjadi syarat sebagai anggota resmi, tak hanya itu saja, mereka menciptakan e-wallet yang bertugas mendata anggota mereka. Bau-bau MLM sudah terasa.

Selain itu ada sejumlah istilah dan fitur yang mereka tawarkan pada pelanggan seperti:

One Ecosystem, sistem yang terintegrasi yang mendukung Onecoin dalam bidang edukasi, investasi, pembayaran, hingga proses pertukaran mata uang.

One Academy, wadah yang menampung berbagai bidang seperti edukasi, keuangan, perdagangan saham, pasar kripto hingga analisa pasar.

OneLife Network, adalah jaringan yang bertugas dalam menambang di sistem Onecoin.

DealShaker, pasar tempat perdagangan mata uang yang memberikan 50% pada para pedagang dalam bentuk bayaran Onecoin sedangkan sisanya dibayar secara tunai.

OneForex, platform yang menyediakan perdagangan dari Onecoin.

OneCloud, aplikasi yang menyediakan aplikasi bisnis dalam penyimpanan data.

OneWorld Foundation, organisasi yang didirikan untuk sejumlah proyek sosial yang berfokus pada pendidikan, anak-anak, dan lingkungan.

Itulah sejumlah fiturnya, aktivitas Ponzi yang mereka lakukan dalam mata uang kripto berbasis Scam tersebut jelas mampu menyaring banyak pengguna. Untuk menyamarkan aktivitas tersebut, adalah dengan melakukan aktivitas sosial. Sesuatu yang umum dilakukan oleh MLM berbasis Ponzi di tanah air, khususnya menarik simpatik masyarakat.

E-dinar
Lebih dikenal dengan Coin EDC tersebut punya sistem yang cukup lengkap dalam sebuah mata uang kripto. Ia punya segalanya, mulai dari Whitepaper, Blockchain Explorer dan terdaftar sebagai salah satu mata uang kripto resmi di Coinmarketcap.
 Related image
Namun nyatanya EDC hanya bisa diperdagangkan di dalam pasar mereka sendiri dengan nilai tukar yang mereka tentukan sendiri secara sepihak. Ini jelas sekali menyatakan EDC dianggap menjalankan praktek Ponzi yang merugikan salah satu pihak. Selain itu pengguna tidak tahu jumlah koin yang ditambang dan yang tersedia saat ini. Ditambah lagi dengan Roadmap yang tidak jelas dari EDC.
 scam 1.png
Tak hanya itu saja, proses pengumpulan dana atas pembelian Token tidak punya manfaat sama sekali, malahan merugikan. Selain itu EDC banyak mengincar para pengguna yang buta tentang dunia Cryptocurrency yang sangat tergiur dengan iming-iming keuntungan berlipat ganda. Ini jelas mencari para pengguna sebanyak-banyaknya tanpa jelas apa tujuannya. Anda yang pernah bergabung sebaiknya bisa meninggalkan aktivitas tersebut.

SPHERE
Bila tadinya adalah cenderung mata uang dan alat tambang yang digunakan sebagai proses Scam. Saat ini sudah muncul model baru bernama SPHERE yang mengatakan punya kredibilitas selaku sosial media berbasis Blockchain. Himbau itu dilakukan melalui email sampai dengan sejumlah grup chatting, Jelas saya pribadi terganggu, karena sistem yang baik tidak perlu promosi seperti itu karena mereka punya calon pengguna yang cukup kuat. 
Mereka mensinyalir bahwa penggunanya akan mendapatkan bayaran lebih besar dalam bentuk Coin SPHERE. Dari salah satu kiriman mengatakan bahwa Coin SPHERE saat ini berkisaran pada 40 ribu-an. Pengguna yang terdaftar akan mendapatkan 50 Coin SPHERE yang bisa ditukarkan menjadi uang. Nilai itu makin naik setiap bulannya, ini maksudnya apa!!

Iming-imingnya adalah uang yang berlipat ganda dengan tujuan utama adalah Uang. Harus Anda ingat sebelumnya bahwa mata uang kripto dan sistem yang berjalan di Blockchain adalah memberikan rasa nyaman dan aman bagi penggunanya. Bukan memberikan iming-iming sejak awal.

Tak hanya itu saja, tampilan dari SPHERE juga seperti menyerupai seperti Facebook dengan sejuta iming-iming untuk Anda mendaftar. Tak hanya itu saja, proses Roadmap yang dirancang juga cukup lama. SPHERE sudah didesain semenjak tahun 2016 dan saat ini masuk dalam Project ICO. Jelas ini mencurigakan menurut saya.

Tak hanya itu saja, para pendirinya juga tidak punya reputasi baik dan tidak mengenal profil Online mereka sebelumnya. Ini jelas mencurigakan karena SPHERE punya direksi masing-masing dalam menjalankan sosial media berbasis Blockchain tersebut. Bagi publik, identitas dan reputasi tersebut bisa menjamin pengguna untuk menjajal produk mereka tersebut.

Bagaimana kalau sudah pernah bergabung dan cukup aktif di sejumlah platform tersebut?
Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan, salah satunya caranya adalah berhenti dari program Scam tersebut. Serta mengajak kolega lainnya yang sudah bergabung untuk berhenti. Tak hanya itu saja, ini bisa menyelamatkan Anda dari mata uang kripto dan sosial media berbasis Blockchain bersifat bodong.

Makin lama, makin banyak iming-iming yang diberikan serta Anda dianggap sebagai budak atas kesuksesan para pembuatnya. Saat sudah booming, mereka kabur tanpa bisa terlacak sedikit pun dan platform bodong tersebut menghilang. Anda yang tergabung harus sistem akan mengalami kerugian yang cukup besar.

Kesimpulan
Well.... kejahatan bisa datang dari mana saja, mereka umumnya menyasar banyak pengguna dengan iming-iming besar dan ketidaktahuan penggunanya. Kita selaku masyarakat digital yang cerdas mampu terhindar dari praktek merugikan seperti itu. Mulai dari bertanya dengan kolega yang lebih tahu, mencari tahu di forum nasional, dan internasional. Itu mampu buat kita terhindar dari Scam.

Semoga postingan ini mampu membantu Anda dan menjadi inspirasi supaya kita berhati-hati di dunia Blockchain. Bila yang ingin ditanyakan, dapat melalui kolom komentar.

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Kenalan Blogger

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer