Tuesday, August 18, 2020

Tetap Jaga Kesehatan Wajah Selama Masa COVID-19

Menggunakan masker dan selalu cuci tangan seakan sudah jadi rutinitas baru. Itu pun saat ingin keluar rumah. Lupa membawa masker seakan levelnya sudah sama dengan lupa membawa gadget. Terbalut rapi menutupi bagian hidung hingga dagu.

Menggunakan masker nyatanya membuat beberapa area di muka jadi sedikit berdebu dan lusuh. Apalagi yang sehari-hari harus tetap bekerja dari luar rumah. Debu, polusi, hingga keringat menempel di masker, apalagi yang getol menggunakan masker kain.

Tak jarang dari kebiasaan menggunakan masker membuat jerawat jadi timbul. Keringat yang menumpuk di kulit wajah kemudian terakumulasi di masker. Memang bagi saya, setiap hari rutin mengganti masker baru. Tapi berpotensi menghasilkan jerawat di pipi.

Hal lain yang terus berkurang adalah intensitas dari waktu olahraga. Di sejumlah tempat kebugaran dan lapangan olahraga kini banyak yang tutup dan dibatasi. Saya pun cukup waswas dengan kondisi tersebut, alhasil waktu olahraga lebih sering dilakukan di rumah.
Satu hal lagi yang membuat jerawat datang yaitu karena stres, pekerjaan yang menumpuk pastinya membawa beban ke pikiran. Hormon yang menghasilkan stres tak jarang berubah menjadi kelenjar minyak. Satu persatu jerawat muncul, apalagi bila tangan latah. Satu-satu dipencet-pencet...

Nasib buruk setelahnya adalah meninggalkan bekas hitam yang mengganggu. Jerawat mungkin mengganggu dalam hitungan hari, sedangkan bekas hitam jerawat bisa selamanya. Harus ada solusi mulai dari jerawat awal mulanya muncul hingga penanganannya.

Pastinya ada sejumlah cara jitu dalam Menghilangkan Bekas Jerawat yang membandel. Tapi pertama kali, kenalan dulu apa penyebab jerawat muncul. Yuk cari tahu!

Yuk Cari Tahu Penyebab Jerawat Muncul?
Sebenarnya jerawat merupakan salah satu gangguan kulit yang menghasilkan produksi minyak berlebih di kulit. Jaringan folikel rambut yang tersumbat oleh sel mati dan minyak tersebut kemudian menghasilkan jerawat.

Tingkat peradangan yang dialami beragam, tergantung sensitivitas kulit penggunanya. Semuanya diawali dengan benjolan kecil yang berisikan nanah di atas kulit. Paling mengganggu pastinya lokasi jerawat yang terlihat. 
Wajah jadi lokasi paling umum, meskipun ada sejumlah lokasi lainnya seperti leher, dada atas hingga punggung. Semuanya mengganggu dan membuat banyak sel mati di tubuhmu. Warnanya menghitam dan jadi noda di wajahmu.

Jerawat tidak datang dengan sendirinya, ada sejumlah faktor yang datang dari dalam dan luar tubuh. Faktor luar paling berpengaruh adalah makanan yang dikonsumsi. Selama ini makanan dan minuman tertentu jadi pemicu timbulnya jerawat.

Makanan yang tinggi kandungan gula dan berminyak salah satu pemicunya. Kandungan yang tinggi dari setiap makanan dan minuman tersebut seakan mendorong insulin untuk menghasilkan jerawat.

Lalu keripik kentang, begitu gurih untuk dikonsumsi. Nyatanya mengandung indeks glikemik yang sangat tinggi. Memicu insulin dan glukosa di dalam tubuh, secara tak langsung bisa memicu jerawat tubuh.

Terakhir ialah susu dan makanan olahan, meskipun susu sehat tapi kandungan kalsium berlebih berdampak pada tubuh. Salah satunya adalah dengan memicunya peningkatan hormon dalam produksi kelenjar minyak dalam jumlah besar. Berakibat timbulnya jerawat, bahkan jumlah banyak dan menutupi pipi.

Terhindar dari Jerawat, Idaman Semua Orang
Tidak ada penyakit yang datang secara tiba-tiba, semuanya ada pemicunya. Termasuk di dalamnya jerawat, penyakit kulit ini sangat mengganggu. Untuk menghindari itu semua, harus ada tahapan yang harus dilalui.
Pertama kali yang dilakukan adalah mengatur pola makan, apa yang kita konsumsi sangat berpengaruh besar terhadap tubuh. Makanan yang tidak sehat seperti tinggi gula, lemak, dan berbahan pengawet jadi pemicu jerawat muncul.

Melalui metode mengatur pola makan dengan teratur, otomatis tubuh mendapatkan asupan makan terbaik. Termasuk menekan jumlah kelenjar keringat yang jadi pemicu jerawat muncul.

Lalu bukan hanya pola makan yang harus diatur, pola hidup juga harus ikut-ikutan. Ini ibarat satu paket yang tidak bisa ditawar-tawar. Jerawat tak selamanya datang dari faktor mana saja, tapi juga karena kurangnya olahraga.

Minim bergerak otomatis akan menghasilkan stres, inilah yang memicu hormon glukortikoid yang merusak struktur  dan fungsi kulit. Mereka yang jarang berolahraga otomatis punya kulit yang kusam, beda halnya dengan yang rajin olahraga. Kulitnya akan bersinar dan kencang.

Terakhir adalah menjaga kesehatan kulit dari luar dengan menjaga kesehatan kulit. Wajah jadi area yang paling sering terpapar oleh debu dan keringat. Biasakan dengan membasuhnya, buat kamu yang beragama muslim, wudhu bisa jadi alternatif membasuh muka sampai 5 kali sehari.

Kini urusan dalam menjaga kesehatan kulit tetap masuk prioritas, sama halnya dengan membiasakan diri untuk cuci tangan dan menggunakan masker.

Konsultasi Kesehatan Jadi Gampang Bersama Halodoc
Selama masa pandemi saat ini, sejumlah kota menerapkan PSSB, akses mendapatkan konsultasi di luar rumah jadi begitu sulit. Namun tak perlu khawatir karena proses konsultasi dengan dokter sudah sangat mudah dari smartphone Anda. Salah satunya aplikasi Halodoc, mengingat sulitnya datang ke rumah sakit karena terhalang proses administrasi berbelit-belit. 
Halodoc menghadirkan konsultasi secara digital langsung dengan dokter ahli bidang tersebut. Mereka akan memberikan konsultasi akan penyakit, tips, hingga info berharga lainnya tanpa harus menunggu nomor antrean. Selama masa pandemi kini, berada di rumah lebih aman dari penularan virus sekaligus menekan angka penyebaran.

Proses konsultasi dan berobat bisa dengan mudah dari jarak jauh melalui perangkat ponsel. Anda akan mendapatkan perhatian dan konsultasi dengan dokter yang dituju. Termasuk dalam proses membeli obat dan cek lab kesehatan tanpa harus mengantre lama. Karena terlalu lama mengantre berdampak penyebaran virus lebih mudah.

Terakhir adalah proses kunjungan rumah sakit yang lebih cepat karena Anda sudah melakukan konsultasi melalui aplikasi. Bila dianggap butuh penanganan serius ke RS, Halodoc akan memberikan surat rujukan ke RS mana tanpa harus bolak-balik antre, pendaftaran, dan surat rujukan. Apalagi banyak yang waswas keluar rumah dengan belum landainya kurva COVID-19.

Itu juga termasuk konsultasi berbagai kendala Anda termasuk jerawat yang membandel. Ada begitu banyak dokter spesialis kulit yang siap menjawab keluhanmu. Melalui Aplikasi Halodoc, pasien bisa berkonsultasi melalui chat atau Video Call mengenai kendala seputar jerawat langsung dari ahlinya. 
Konsep ini sangat layak di tengah pandemi, berbagai penyakit dan tips juga tersedia di aplikasinya. Bahasanya mudah dipahami oleh awam dan pastinya buat kita lebih tahu banyak mengenai sebuah penyakit.

Mari sama-sama bergerak, membuat landai grafik kurva COVID-19 dan hidup normal seperti dulu. Semoga postingan ini memberikan inspirasi dan pengetahuan baru, akhir kata: Have a Nice Days.

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Kenalan Blogger

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer

Langganan via Email Yuk?