Friday, October 30, 2020

Dimensi Mobile Elite Gaming Bersama ASUS ROG Phone 3

Melihat dalam satu dekade terakhir wajah gaming berubah besar, dulunya konsol dan PC gaming seakan merajai dunia hardcore gaming. Perlahan dunia gaming makin lebih ramai lagi, dipenuh perangkat yang sebelumnya tak terduga sebelumnya yaitu ponsel.

 

Ponsel satu dekade silam hanya bisa digunakan sebatas menelepon dan membalas pesan. Tapi kini ponsel berubah menjadi sebuah penantang serius pangsa yang sudah mapan yakni PC gaming dan konsol. Bisa dikatakan perkembangan smartphone berkembang pesat dalam satu dekade ini.

 

Dulunya hanya sekedar alat komunikasi dan koordinasi, kini menjadi alat utama bermain game. Bisa dikatakan ponsel naik kelas dengan cepatnya, bahkan kemampuannya bisa mengalahkan konsol dan PC gaming sekalipun.

Kelemahan-kelemahan mendasar seperti kemampuan baterai, memproses data, hingga kamera terus berkembang dari waktu. Bahkan kini smartphone jadi sebuah device yang bisa melakukan segala aktivitas berat seperti main game. 

Game ponsel pun berkembang pesat, dari dulunya hanya game ringan dengan berukuran kecil. Kini game hardcore bisa dimainkan tanpa cela. Tampilan ponsel makin hebat bahkan superior, kini tak perlu merogoh kocek dalam dari sebuah PC gaming atau konsol. Cukup dengan membeli ponsel, ia sudah merasakan gaming seutuhnya.

 

Apa yang membuat ponsel menang, salah satunya sifatnya yang portabel. Masuk di dalam saku celana, bahkan ponsel kini bertransformasi sama gaharnya dengan segmen PC dan konsol. Bisa dikatakan ponsel jadi benda pertama yang diprioritas dibeli saat ini.

 

Pengembang melihat ini peluang emas yang mampu menghasilkan pundi-pundi pemasukan. Ada begitu banyak game yang dikembangkan dan menomor satukan di mobile sebagai pilihan yang bisa dimainkan pengguna.

 

Potensi Dunia Game dari Generasi yang Tumbuh bersama Smartphone

Di era milenium, sudah lahir dua generasi berbeda. Di awali dengan kelahiran Generasi Z dan kemudian Generasi Alfa. Saat pertama sekali mereka mengenal teknologi pastinya ponsel dari kedua orang tuanya.

 

Wujud ponsel yang mereka kenal berbeda jauh dengan generasi milenial, mungkin generasi ini yang paling beragam mengenal ponsel. Mulai dari telepon di wartel hingga ponsel layar sentuh. Tapi tidak dengan generasi Z dan Alfa, mereka sangat fasih dengan layar sentuh dan teknologi.

Ponsel pertama yang mereka kenal berukuran besar dan layar sentuh. Tidak ada lagi tombol fisik yang membuat tangan pegal saat menekannya. Semunya diakses dengan layar sentuh dengan sensitivitas tinggi.

 

Alhasil ponsel bagi mereka adalah media hiburan yang paling lengkap. Ponsel bukan hanya sebatas alat komunikasi dan sosial media semata. Akan tetapi sebagai alat multimedia paling lengkap. Mau browsing internet lancar jaya, menonton film terbaru mudah, dan paling getol adalah bermain game.

 

Pilihan game makin banyak, bisa dilihat dari ratusan ribuan game dari level casual hingga hardcore bisa diunduh di Google Store. Minimal anak-anak punya dua game di ponselnya, bahkan rasanya sulit tidak bermain game mobile untuk sehari saja. 

Hiburan itu dirasa cukup menyenangkan, setelah lelah di sekolah atau jenuh dalam belajar. Game dianggap media yang sehat dan positif dalam melatih kemampuan. Asalkan berada di dalam kontrol orang tua dan tidak diambang batas.

 

Grafis yang ditawarkan di mobile gaming pun tak main-main, Refresh Rate-nya tak kalah dari PC gaming dan konsol, sesuatu yang tidak bisa dibeli oleh semua orang tua. Hadirnya ponsel gaming seakan bisa menjawab semua kebutuhan dasar hingga game level atas.

 

Mobile Gaming, Era Baru dari Sebuah Smartphone

Selama ini ponsel lebih identik dengan pekerjaan produktif saja. Sebagai alat komunikasi, sosial media atau pekerjaan produktif. Nyatanya ada ceruk besar yang begitu menjanjikan, ceruk itu adalah mobile gaming bahkan terus meningkat dan jadi yang pertama untuk saat ini.

Banyak produsen smartphone yang terlalu fokus dengan aspek mengejar aspek general. Padahal ada segmen yang main membesar setiap tahunnya yaitu pangsa gaming. Banyak ponsel yang mengabaikan peluang emas ini dan kadang tidak menciptakan smartphone khusus gaming.

 

Bila di ranah laptop, ranah ini jadi primadona sama halnya dengan ranah ultrabook dan maintsream laptop. Sesuatu yang ada embel-embel gaming pasti punya spek dan fitur wah, sekalipun pengalaman tak terlupakan.

 

Bisnis mobile game ibarat lahan basah yang bisa diraut oleh pengembang, programmer, sponsor hingga pro-player. Pastinya para pengembang melihat Indonesia sendiri dianggap sebagai lahan basar bisnis game online. Tercatat di tahun 2019 dari total penduduk yang sudah mengakses internet sebanyak 154 juta dari 257 juta total penduduk. Serta ada 85% total keseluruhan menggunakan smartphone sebagai akses utama. 

Dari data tersebut terlihat jelas banyak pengguna yang memanfaatkannya untuk bermain game, nilainya sangat besar hingga 42,8 juta pengguna. Pangsa perputaran uang dari game di tanah air menyentuh angka US$ 321 juta dan terus meningkat. Angka yang besar tersebut makin bertambah dengan meningkatnya jumlah gadget.

 

Data di Indonesia saja, pemain mobile gaming terus meningkat dari tahun ke tahun, khsusunya kepemilikan smartphone yaitu 94%. Untuk data tahun lalu saja, Indonesia jadi negara dengan pemain game terbanyak ke-6 di Asia dan peringkat ke-16 di dunia.

Total ada sebanyak 52 juta gamer yang ada di Indonesia, mulai dari Casual Gamer seperti saya, Hardcore Gamer hingga Pro-Player yang berlaga di panggung E-Sport. Angka ini jelas makin bertambah di masa New Normal, ada lebih banyak yang menghabiskan waktunya di game.

 

Pemain game pun bertransformasi jadi lebih beragam tanpa mengenal gender dan umur. Jumlah terbesar datang dari usia muda yang lahir di era milenium. Setiap waktunya lahir gamer baru yang siap menjajal kemampuannya dan level mobile gaming adalah langkah pertama untuk menjadi seorang gamer.

 

Bermain game di ponsel  kini dianggap budaya baru oleh siapa saja, jangan heran di setiap ponsel modern pasti ada game di ponselnya. Mulai dari melepas penat, mengasah kemampuan game hingga memacu adrenalin. Seakan disrupsi ponsel tak hanya sebatas fungsinya saja tapi menghadirkan pekerjaan baru.

 

Smartphone Terbaik untuk Pengalaman Game Terbaik

Menjadi gamer tak hanya sebatas skill dan pengetahuan saja, ada banyak elemen yang dipenuhi itu semua, salah satunya dukungan device terbaik. Ibarat senjata yang mampu membantu prajurit terbaik di medan perang.

 

Device berupa smartphone terbaik akan sangat membantu berbagai aktivitas gaming. Semua pasti sudah tahu bahwa hal yang berkaitan dengan gaming butuh device yang tangguh. Segala sumber daya semua smartphone bisa dikatakan sangat baik bila mampu memainkan game level hardcore.

 

Rasanya tidak berlebihan, di situ sebuah device menampilkan hal terbaik dari Frame Rate yang stabil, tidak overheating, baterai awet hingga kualitas komputasi berjalan optimal. Bila segala uji tersebut berhasil dilalui, rasanya layak bila itulah ponsel gaming idaman. 

Saya pribadi punya mimpi besar di dunia gaming yaitu ponsel ponsel gaming yang lolos segala uji tersebut. Selaku orang yang notabenenya hanya casual gaming, saya ingin naik kelas ke hardcore gaming. Selama ini saya lebih banyak berkutat di konsol dalam bermain game.

 

Hanya saja, konsol punya sifat yang tidak fleksibel, sesuatu yang mampu ditawarkan oleh Mobile Gaming terkemuka. Selain itu ingin merasakan bagaimana ngebutnya bermain game di level top dari sebuah ponsel Mobile Elite Gaming. 

 

Saya pun mengklasifikasi syarat wajib yang harus dimiliki sebuah ponsel gaming idaman. Bikin pengalaman gaming jadi hidup. Penasaran bukan, berikut ulasannya:

 

1. Ukuran Layar Membentang Luas

Sebuah ponsel gaming diharuskan punya bentangan layar super lega, minimal berukuran 6 inchi. Sudah pasti akan memudahkan untuk proses bermain gaming, Tak berhenti di situ saja, layar yang besar akan memudahkan proses mengonsumsi konten jadi lebih jelas.

 

Bagi saya, ponsel gaming minimal punya layar Full HD karena membuat saturasi warna dari game bisa terlihat dengan jelas. Apakah itu bermain di outdoor maupun indoor, jangan sampai saat di kondisi matahari terik, layar ponsel tidak terlihat.  


Bahkan bukan itu saja, layar di bawah FHD layarnya jadi buram, meskipun sudah menggunakan tingkat kecerahan tertinggi sekalipun, tetap saja pengalamannya tidak optimal. Salah satunya menggunakan panel AMOLED display, tak hanya mampu melawan terik juga nyaman di mata.

 

Terpenting dari sebuah ponsel adalah perlindungan terbaik, bagian yang rentan retak dan tergores adalah layar. Apalagi ponsel yang berukuran besar dan sering masuk di dalam kantong. Ada begitu banyak gangguan yang bisa merusak layarnya kapan pun itu.

 

Urusan material bodi ponsel harus terbuat dari finishing metal yang cukup baik yaitu melengkung, agak tak licin saat bermain. Pengalaman yang pernah saya rasakan adalah punya ponsel yang punya sudut runcing. Ini jelas membuat jemari gampang pegal saat bermain game dalam tempo lama.

  

Nah... perlindungan terbaik datang dari Corning Gorilla Glass, terbaru adalah versi 6 pada bagian layar. Otomatis, ponsel gaming idaman saya aman dari segala ancaman itu. Mau masukkan di dalam kantong bersama kunci, tak masalah!

 

3. RAM Berkapasitas Besar

Inovasi di segmen RAM makin besar khususnya mendukung kini prosesor. Sebagai catatan, rata-rata ponsel gaming kini sudah mengusung RAM hingga 6GB. Tujuannya memberi sensasi gaming yang memuaskan.. RAM-nya kecil, otomatis proses penyimpanan sedikit terhadap menunggu game lain ditutup, buat ponsel gaming ini begitu riskan.


Nah... semakin besar RAM akan mempercepat proses penyimpanan di dalamnya sehingga performa jadi lancar jaya. Syarat ponsel gaming bagi saya adalah 6GB dengan LPDDR 5 sudah jadi kewajiban yang harus ia penuhi sebuah ponsel gaming. Apalagi ukuran game dan konsumsi aplikasi terus meningkat dari waktu ke waktu. 


Saat ini saya rasa menggunakan memori 64 GB saja sudah terlalu kecil, batas minimal buat game akan leluasa menyimpan game adalah 128GB. Bahkan kini ponsel akan semakin lega dengan penyimpanan mulai dari 256 GB hingga 512 GB.

 

Alasannya dikarenakan game saat ini bukan lagi berukuran puluhan atau ratusan MB, tapi hingga belasan GB. Sebut saja game berukuran besar seperti PUBG Mobile, Asphalt 9, Call of Duty,  hingga Genshin Impact. Semua game yang saya sebutkan di atas berukuran GB. Jelas ini akan buat kapasitas memori internal jadi sangat sesak.

 

Kapasitasnya memori internal kecil, hanya bisa dimanfaatkan untuk mengunduh beberapa game saja. Itu belum lagi masuk aplikasi non-game seperti sosial media, office, dan aplikasi lainnya yang makin bikin kapasitas mendesak banget.

 

Bagi saya ponsel gaming minimal 128 GB karena sudah memadai menyimpan banyak game, fitur produktif dan tentu saja galeri. Jadi tidak perlu khawatir melibas game mana saja yang diinginkan dan pastinya tidak perlu khawatir harus uninstal game atau harus memindahkan data ke laptop kalian.

 

2. Jeroan Terbaik di Kelasnya

Ponsel gaming pastinya punya prosesor terbaik di kelasnya dalam melibas game tanpa ngelag. Untuk SoC (System on Chip) mendukungnya bekerja secara optimal kinerja Prosesor dan GPU. Makin berkualitas sebuah prosesor, akan makin memudahkan proses data game jadi lebih cepat.

 

Pilihan saya dalam menggunakan ponsel harusnya menggunakan jeroan buatan Qualcomm Snapdragon. Sejak dulu Snapdragon tidak pernah main-main dalam membuat SoC untuk kelas gaming. Serta selalu memecahkan rekor Antutu setiap peluncuran SoC terbaru milik mereka.


Baru-baru ini, Qualcomm Snapdragon baru saja meluncurkan SoC Qualcomm Snapdragon 865 Plus. Kemampuannya tidak main-main, bahkan sudah masuk ke ranah elite gaming. Bila merasakan ponsel pertama yang menggunakan jeroan tersebut, sudah pasti level bermain game saya naik tingkat.

 

Tak hanya masalah CPU dan RAM yang harus mantap betul, yang paling punya pengaruh besar adalah masalah GPU yang harus terbaik.  Hubungan pada kemampuan grafis yang lancar jaya, seakan tidak akan mengalami penurunan FPS, mulus dan tidak patah-patah saat bermain game.

 

Komponen ini punya tugas besar dalam mengolah grafis dan visual di ponsel Anda. Salah satu GPU terbaru Adreno 650 yang membuat semua aktivitas komputasi dan gaming berat bisa dilibas tanpa penurunan FPS. Tentu saja dengan suhu yang tetap terjaga dan hemat daya. Ini GPU idaman buat gamer!

 

4. Tampilan UI Hybrid UI ala Gaming dan Clean

Ponsel gaming harus tampil beda khususnya UI, bisa menampilkan ala gaming saat kita mau dan juga UI kalem saat di kondisi tertentu. Saya menyebutnya dengan istilah UI Hybrid khususnya pada pengaturan khusus yang tersedia pada pengaturan.


Bagi gamer, tampilan UI nan sederhana jadi sebuah pilihan wajib, tidak terlalu eye-catching yang rentang menguras banyak energi pada ponsel. Tampilan UI sederhana akan memudahkan proses pengaksesan game dalam waktu singkat.

 

Tak hanya itu saja, ponsel gaming idaman sudah dibekali dengan Android 10 sebagai sistem operasi terbaru. Jadinya terasa aneh bila CPU dan GPU sudah yang terbaik tapi masih pakai sistem operasi yang lawas.

 

5. Akurasi Layar dan Refresh Rate Terbaik

Akurasi layar ponsel harusnya sudah FULL HD+ dan berpanel AMOLED dengan tingkat kecerahan tinggi. Ini membuat saya bisa mengonsumsi konten tanpa masalah apa pun, karena tingkat saturasi warna yang sangat baik.

Layar yang tajam otomatis punya akurasi yang cepat dalam bermain game. Hitungannya di bawah ms/detik sangat berpengaruh, buat gamer ini berpengaruh hidup dan matinya. Keunggulan ini sangat bermanfaat dalam game yang mengandalkan kecepatan.

Tak hanya itu saja, hal penting lainnya adalah punya Refresh Rate terbaik di kelasnya. Saat ini ponsel yang beredar ada di kisaran 60 Hz, 90 Hz, dan 120 Hz. Impian saja ada Refresh Rate baru yang lebih tinggi sehingga memudahkan proses scroll untuk kebutuhan sehari-hari hingga bermain game kelas berat.

 

Saya pun mendengar salah satu brand ponsel gaming yang sedang mengembangkan Refresh Rate hingga 144 Hz. Saya cukup penasaran dan ingin mencobanya sendiri bila memilikinya, untuk 120 Hz saja sudah memuaskan. Bagaimana bila lebih dari itu, sudah pasti smooth abis!!

 

6. Baterai Kapasitas Jumbo

Bermain game otomatis membuat daya baterai semakin boros, ini diakali dengan Chipset terbaik yang rendah daya. Seperti SoC Qualcomm Snapdragon 865 Plus yang hanya 7 nm. Rasanya makin lengkap bila produsen smartphone menambah daya baterai sebuah ponsel.

Syarat minimal bagi saya untuk ponsel gaming, punya kapasitas di atas 5000 mAh. Semua dirasa penting karena gamer akan kecewa karena harus selalu berdekatan dengan stok kontak. Pengguna bisa leluasa bermain game berjam-jam di mana pun. Otomatis dengan baterai yang besar akan mengakomodir proses gaming lebih optimal.

 

Paling penting ponsel gaming sudah punya proses pengisian cepat (fast charging). Buat seorang Hardcore Gamer tidak membutuhkan waktu lama menunggu ponselnya agar kembali posisi penuh. Siap kembali beraksi melibas game.

 

7. Memiliki Pegangan di Ponsel

Ini hal kecil tapi berdampak besar buat ngegame, saat tren ponsel makin memperkecil sisi atas dan bawah. Dulunya kita mengenal istilah poni (Notch), kini banyak produsen ponsel yang beralih dengan Punch Hole untuk meletakkan kamera.

 

Otomatis menghilangkan Grip di bagian atas dan bawah, jelas buat ponsel gaming ini sebuah kelemahan. Ini membuat pengalaman bermain game jadi sulit dan gampang tersentuh. Itu belum lagi kualitas suara yang menurun karena harus berpindah di bagian samping atau belakang.


Bagi saya pribadi, bagian atas dan bawah ponsel adalah posisi ideal meletakkan speaker, sehingga suara lantang saat bermain game bisa langsung terasa. Jadi membuat pengalaman gaming dengan speaker minum terasa lantang dan tentunya dengan pegangan mantap.

 

8. Punya Fitur Khas Gaming

Punya ponsel gaming sudah pasti menawarkan sesuatu yang beda, pengembang mampu menawarkan sesuatu yang menarik dalam optimasi gaming. Mulai dari kemampuan Mode normal untuk penggunaan sehari-hari hingga Mode Performance saat diajak ngegame.

 

Ini jadi nilai jual utama sebuah ponsel gaming, para pengembang ponsel memberikan nuansa gaming bukan hanya tampilannya saja tapi juga software dan shortcut pendukung di dalamnya. Selain itu ada sejumlah shortcut yang tak bisa saat memainkan gaming, ini membuat nilai jualnya di mata gamer.

 

Pangsa mobile gamer sudah cukup besar, terobosan khusus ini mampu menjaring banyak gamer untuk memantapkan pilihannya pada ponsel gaming itu. Saya pun bisa pamer fitur baru nan spesial yang bisa dipamerkan saat duduk di tongkrongan.

 

10. Suaranya Menggelegar tanpa Headphone

Rasanya segala aspek speaker cukup krusial, bila semuanya sudah cukup baik tapi audionya cempreng jelas mengecewakan. Otomatis ponsel gaming Anda lebih banyak harus menggunakan headphone dibandingkan menggunakan speaker.

 

Kualitas speaker terbaik jadi sebuah alasan, termasuk letaknya yang menghadap pengguna. Ini membuat pengguna jadi orang pertama mendengarkan suara lantang saat bermain game. Tak hanya itu saja, speaker yang bagus membuktikan bahwa ponsel gaming Anda jempolan.


Jadi tak perlu malu buat memakai speaker paling besar sekalipun, suara tembakan dan ledakan terasa jelas. Seakan-akan sedang menggunakan speaker tambahan, gelegarnya membuat semangat bermain bertambah dan tentunya jadi pembeda dengan ponsel lainnya.

 

Hal lain yang cukup sering saya lakukan adalah mendengarkan musik EDM. Suaranya yang nge-bass dirasakan sangat hidup terutama saat diputar di ruangan. Nah... nantinya ponsel gaming idaman saya akan sering show off saat speakernya diaktifkan.

 

10. Kamera Terbaik ala Flagship

Jangan pernah meremehkan ponsel gaming, ia kini bertransformasi hebat di segala lini termasuk di kamera. Setup kamera gaming juga terus bertambah, mengikuti kebutuhan zaman yang makin bagus di dunia fotografi.

 

Bagi saya ponsel gaming juga harus punya kemampuan fotografi yang cukup apik. Tak selamanya gamer kerjanya bermain game saja. Pastinya mereka bisa mengabadikan momen penting yang siap ia bagikan di sosial media.


Bahkan proses perekaman yang baik, apakah itu menggunakan kamera belakang dan depan (selfie). Adanya kamera yang bagus sudah pasti ponsel gaming setara dengan ponsel flagship kekinian yang menjual aspek kamera.

 

Itulah sebanyak 10 impian saya dari sebuah ponsel gaming, rasanya di era Mobile Elite Gaming kini, persyaratan itu tergolong sulit. Sampai akhirnya saya sadar dengan brand kenamaan yang getol menjaring pangsa gaming level desktop, laptop, dan tentu saja mobile.

 

Tak lain dan bukan yaitu ASUS, mereka punya varian buat gamer casual menjadi ke level hardcore, lalu para gamer hardcore ke level pro-player, dan Pro-Player jadi gamer tak terkalahkan. Nama ponsel yang ditunggu-tunggu oleh Gamer yaitu ASUS ROG PHONE 3.

Generasi ketiga dari ponsel gaming ASUS tersebut memberikan dimensi baru dalam dunia gaming. Bahkan bisa saya katakan sebagai ponsel gaming paling komplet untuk saat ini. Semua itu tidak berlebihan dengan sebagai fitur yang ditawarkan di dalamnya.

Brand ROG pun identik sekali dengan nuansa gaming, citra inilah yang ASUS bangun ke semua lini produknya. Sehingga saat mendengarkan prouk gaming terbaik, ASUS adalah juaranya dan ROG adalah jawabannya. Termasuk berbagai Gaming Test level Hardcore sekalipun bukanlah masalah.

 

Game-Game 144 Hz yang Ingin Dijajal di ASUS ROG Phone 3

Atas dasar segala kualifikasi dan spesifikasi dewa yang dimiliki ASUS ROG Phone 3, seakan saya ingin mencoba kemampuannya dengan game pilihan saya. Saya pun sudah membaginya dalam beberapa genre game dari level hardcore hingga casual game yang layak dijajal

 

Lagian semuanya bukan masalah untuk sebuah ponsel gaming terbaik di tahun ini. Bahkan dengan Refresh Rate tinggi seakan menjadi model role baru dalam bermain game. Penasaran bukan, berikut game yang ingin saya coba dari sebuah ponsel idaman gamer.

 

Merasakan Tembakan dan Dentuman Ledakan di PUBG Mobile

Rasanya tak lengkap rasanya bila PUBG Mobile tidak masuk dalam list wajib. Game sejuta gamer ini tergolong punya Frame Rate yang tak main-main. Siapa membuat ponsel umumnya kepanasan dan kelelahan. 


Tapi tidak dengan ASUS ROG Phone 3, kini sudah tersedia dengan Refresh Rate 144 Hz yang mendukung proses bermain game jadi sangat smooth. Fungsi tombol Air Trigger 3 bagi saya pun ibarat cheat yang otomatis buat gamer casual seperti saya bisa selevel hardcore gaming.

 

Proses pergerakan dan menembak jadi lebih mudah, selama ini Winner-Winner Chicken Dinner dirasa sering gagal dicapai karena telat dalam menembak musuh. Namun kini dengan respons dan akurasi yang tinggi, Air Trigger 3, dan tentu saja Refresh Rate 144 Hz. Terasa lawan-lawan PUBG hanya level beginner. Ada yang lebih kuat lagi ngga?

 

Memacu Adrenalin di Jalan Perkotaan bersama Real Racing 3

Sejak dulu saya sangat menyukai game balap apa pun itu, kini bahkan sudah tersedia di Refresh Rate 144 Hz. Salah satunya menguji nyali di Real Racing 3 yang terkenal dengan mengasah konsentrasi dan menguji adrenalin.

 

Aksi kejar-kejar di jalan lurus sudah pasti dibutuhkan nyali besar dan timing dalam menyalip lawan. Pergerakan objek yang sangat cepat dan tabrakan sering kali menurunkan Frame Rate, tapi tidak di ASUS ROG Phone 3.

Ia mampu stabil bahkan setiap ada tabrakan sekalipun, satu hal unggul adalah dengan adanya kontrol sensor gerak terbaru. Caranya cukup dengan mengguncangkan dan digerakkan secara vertikal pada ponsel. Alhasil bisa mengaktifkan turbo.

 

Tak butuh waktu lama, sekejap mobil andalan saya bisa melesat cepat meninggalkan pesaingnya. Bahkan jadi yang terdepan sampai di garis depan. Lagi-lagi AI dari game terlihat seperti level amatir di hadapan fitur unggulan ROG Phone 3.  

 

Adu Tangkas Bela Diri Bersama Game Mortal Kombat

Game legendaris ini seakan tidak pernah dilupakan para gamer termasuk saya. Pengembang pun sangat getol melakukan update dan perkembangan setiap serinya. Pada seri-11 saat ini, muncul berbagai karakter baru yang siap ditakluk di street fighter.


Game ini layak saya coba bukan hanya karena sudah mendukung 144 Hz, tapi karena setiap perkelahian dan jurus yang dikeluarkan bisa membuat Frame Rate langsung drop. Tak jarang di ponsel yang tidak khusus diciptakan untuk ngegame kewalahan dengan game ini.

 

Namun beda dengan ASUS ROG Phone 3, grafis klasik dari Mortal Kombat mampu berjalan smooth. Tentu saja game ini seakan mengembalikan memori masa kecil yang suka game street fighting dari konsol. Kini semua dengan mudah dilahap di sebuah ponsel.

 

Kembali ke Era Klasik Bersama MineCraft

Semuanya pasti sudah tak asing dengan game 2 dimensi tersebu. Meskipun grafisnya terlihat jadul, tapi jangan salah karena sudah mendukung hingga 144 Hz. Penampilan boleh jadul tapi bisa diajak ngebut bersama ponsel gaming terbaik kini: ASUS ROG Phone 3.

 

Game petualangan ini saya pilih karena menawarkan berbagai misi yang harus diselesaikan. Selain itu juga mampu mengasah dalam kemampuan mengumpulkan bahan makan, bahan baku membuat rumah hingga mengalahkan musuh. 


Selama ini game jadul sering kesulitan dalam pergerakannya, tapi dengan Refresh Rate setinggi dan akurasi layar yang bagus dari ASUS ROG Phone 3. Saya rasa semua jadi lebih mudah. Bahkan bisa menyelesaikan setiap tantangan jadi lebih cepat.

 

Hmmm... bagi saya cukup 4 game itu dulu. Saya juga punya banyak list game lainnya yang ingin dicoba. Pemilihan 4 game tersebut karena setiap game punya karakter optimal dalam memaksimalkan layar ber-Refresh Rate 144 Hz.


Untuk game lainnya, bahkan bisa lebih baik lagi karena dengan dapur pacu dari Qualcomm Snapdragon 865 plus dan dukungan terbaik dari ASUS dan pengembangnya. Saya rasa wajar bila ASUS ROG Phone 3 dinobatkan elite Gaming Level Hardcore. 

ASUS ROG Phone 3, Ponsel Gaming yang Dicari Gamer Selama Ini

Berbicara dengan ASUS ROG Phone 3, saya rasa ia merupakan ponsel gaming yang dicari oleh gamer atau pun non-gamer sekalipun. ASUS pintar melihat peluang itu semua yaitu dari desain awalnya. Tampilan dari versi ketiga tersebut lebih kalem dan glossy.

 

Tapi, ada satu yang hampir terlewatkan dan rasa kurang bila tak dibahas yaitu Box-nya.  Satu hal yang menarik buat saya saat melihat video Unboxing dari ASUS ROG Phone 3, satu hal yang unik adalah desain Box-nya.  


Memberikan pengalaman 3D ala Augusmented Reality. Saat mencoba melakukan scan  barcode pada kotaknya, akan muncul animasi menarik. Seakan pengguna diajak masuk ke dalam dunia gaming seutuhnya, pengalaman visual, audio dan grafis begitu hidup. Seakan-akan ASUS menawarkan semua yang spesial dari hal yang tak terduga.

 

Nah... balik membahas desainnya, hanya sedikit strip dan logo ROG yang terlihat jelas. Artinya siapa saja cocok menggunakannya, apalagi dengan adanya logo ROG yang membuat Anda terasa hype saat menggunakannya. Desainnya yang bukan hanya keren tapi juga kokoh dengan sisi bingkainya terbuat dari metal. Sedangkan cover belakang terbuat dari kaca yang telah dilapisi Gorilla Glass 3.


Bentukan casingnya juga cukup keren yang menyerupai kerangka solid yang tak sepenuhnya menutupi back cover dengan tujuan memanajemen panas. Beda dengan ponsel umumnya yang berupa softcase transparan saat pertama kali membeli.

 

Bentangan layarnya tergolong luas yaitu 6,59 inci  FULL HD+ (1080 x 2340) piksel berpanel AMOLED 650 nits dengan dukungan 10-bit HDR. Menawarkan Delta E < 1, berupa kemampuan layar yang dapat membedakan warna dalam setiap perbedaannya warna minor sekalipun saat ditangkap oleh mata.

 

Layar ini juga dilengkapi dengan TUV Rheinland Low Blue Light Certification, dengan solusi berbasis hardware untuk mengurangi flicker yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan mata. ASUS ROG Phone 3 telah mendukung Refresh Rate 144 Hz.

 

ASUS ROG Phone 3 punya sentuhan sangat responsif dan lebih sensitif saat diajak main game. Kecepatan adalah nyawa berharga dalam bermain game. Adanya kemampuan sentuhannya cepat seperti Touch-Sampling Rate 270 Hz, Touch Latency 25 ms dan Slide Latency 18 ms. Itu artinya ASUS ROG Phone 3 jadi ponsel gaming paling responsif.


Makin lengkap dengan dibekali RAM LPDDR5, versi terbaru yang mampu menyajikan performa serta efisiensi daya hingga 30% dari versi sebelumnya. Pilihan kapasitas RAM di ASUS ROG Phone 3 yaitu 8/12GB. Lalu kecepatan transfer data yang dihasilkan bisa mencapai 5.500 Mb/s yang artinya ini 1,3 kali lebih cepat.

 

Pada sisi ROM juga sudah menggunakan standar UFS 3.1 khususnya kemampuan dalam aspek penyimpanan dan proses kecepatan baca. Kemampuan yang dimiliki UFS 3.1 yakni 1.200 MB per detik, 3 kali lebih kencang daripada versi sebelumnya.

 

Rasa ponsel gaming wajib dibekali dengan baterai berukuran besar dan ROG Phone 3 dibekali baterai 6000 mAh, Memang ukurannya sama dengan pendahulunya tapi berkat chipset terbaru Snapdragon 865 plus bertenaga 7 nm.

 

Itu membuat konsumsi daya jadi lebih hemat, dukung juga dengan HyperChrger 30 w. Mampu mengisi daya sampai 87% dalam waktu satu jam, dan 100% hanya dalam waktu 107 menit. Bila hanya penggunaan ringan, baterai 6000 mAh bisa bertahan hingga dua hari.

 

Ada tiga fitur yang disematkan dalam proses pengisian baterai, seperti Slow Charging, Scheduled Charging, dan Select Charging Limit. Termasuk juga fitur yang berfungsi dalam memanajemen baterai tetap awet yakni PowerMaster.

Jangan pernah meremehkan kemampuan kamera dari ASUS ROG Phone 3. Mulai dari bentuk kamera yang tidak bisa, umumnya saat ini ponsel kamera yang tonjolannya yang besar. Tapi ASUS ROG Phone 3 memberikan kesan minimalis tapi kaya akan fungsi.

 

Setup-nya dilengkapi kamera utama dalam konfigurasi Triple Camera, dengan sensor utama 64 MP Sony IMX686 dengan Aperture f/1.8. Tersedia juga kamera Ultra-Wide dengan sensor 13 MP dan kamera Makro di sistem ini. Sementara untuk depan (selfie), tersedia kamera dengan sensor 24 MP.

 

Pada proses perekaman kamera belakang, ASUS ROG Phone 3 juga bisa merekam dengan Frame Rate di 120 FPS dalam mode perekaman 4K. Lalu loncat di kamera depan (selfie). Smartphone ini sudah mendukung perekaman hingga 8K dengan Frame Rate di 30 FPS.

 

Kebutuhan fotografi dan videografi sepertinya terpenuhi dengan baik pada smartphone gaming ini. Apalagi gamer tidak pernah lupa mengabadikan momen terbaik yang ia miliki. Kini semua terjawab dari sebuah ponsel gaming dengan kamera ala Flagship dari ASUS ROG Phone 3.

 

Terakhir adalah ASUS ROG Phone 3 seakan memberikan kemampuan maksimal sekaligus menawarkan spesifikasi Level Hardcore Gamer. Sudah pasti karena menggunakan Snapdragon 865 Plus buatan Qualcomm, lebih baik dari versi sebelumnya.

 

Skor AnTuTu ASUS ROG Phone 3 ternyata melebihi skor 600 ribu poin,  GeekBench hingga 3000 poin dan Sling Shot hampir menyentuh 10 ribu poin. Waw, bisa dikatakan belum ada ponsel yang beredar di Indonesia punya skor sebesar itu. Sudah pasti sangat over kill untuk segala game level hardcore sekalipun. 

Buat yang belum tahu mengenai Snapdragon 865 Plus, ini merupakan chipset terbaru yang beredar di ponsel Flagship. ASUS ROG Phone 3 jadi ponsel pertama yang menggunakannya. Sudah pasti sangat ngebut di kelasnya.

 

Sejumlah keunggulan Qualcomm Snapdragon 865 Plus sehingga layak dianggap chipset paling mutakhir, apalagi bekerja sama dengan ASUS ROG Phone 3 sehingga menghasilkan produk "The Most Immersive Gaming Experience", cekidot:

Fitur Spesial dari Ponsel Gaming Spesial: ASUS ROG Phone 3

Saya pun menilai ada banyak fitur dan teknologi yang dihadirkan oleh ASUS ROG Phone 3. Bahkan bisa dikatakan fitur ini jadi pembeda ASUS dengan para kompetitornya. Saya pun sudah menyeleksi 5 terbaik sesuai dengan keinginan saya. Apa saja fitur tersebut, berikut ulasannya:

 

1.    Fitur Pengaturan Performa dengan X-Mode

Salah satu yang jadi ciri khas lini ROG Phone adalah X-Mode. Di ROG Phone 3, X-Mode hadir sebagai Enhanced X-Mode dengan fitur tambahan, termasuk tuning performa yang ditingkatkan serta bisa diatur terpisah untuk tiap game, fitur macro, serta key mapping.


Proses kostumisasi di  X Mode menjadi tiga level sesuai kebutuhan pengguna. Level I untuk pengguna biasa atau harian, Level II untuk penggunaan gaming tanpa menggunakan aksesori kipas pendingin AeroActive Coler 3.

 

Serta Level III yang baru sampai pada level ini saat digunakan bermain game dan tentu saja menggunakan AeroActive Coler 3. Pada level ini, kecepatan jeroan mampu menembus 3.1 GHz dan mampu melibas game dengan berat dengan FPS berat dengan mudah.


2. Mendukung Layar 144 Hz

Bisa dikatakan layar dengan Refresh Rate 144 Hz tapi ASUS tahu bahwa game mobile akan terus berkembang pesat di masa depan. Dukungan layar setinggi ini tentu saja menaikkan level bermain game lebih kompetitif, bahkan jadi role model baru di dunia mobile gaming.

Tak hanya gimmick semata, tapi ASUS begitu serius dengan menjanjikan ada lebih dari 100 game kompetitif yang bisa dijajal pada Refresh Rate setinggi itu. ASUS sudah mempertimbangkan berbagai hal terutama bekerja sama dengan berbagai pihak. Mulai dari Qualcomm Snapdragon yang menciptakan chipset Elite Gaming dan pengembang  game dalam meningkatkan  Refresh Rate gamenya hingga 144 Hz.


 3. Kualitas Audio Level Gamer

Rasanya tidak berlebihan bahwa audio punya peran krusial buat sebuah perangkat. Dalam hal ini ASUS menawarkan dual front facing stereo speaker di ROG Phone 3, dalam sebuah sistem audio yang disebut GameFX.

 

Sistem GameFX ini disebut ASUS sudah disiapkan sehingga bisa memenuhi tuntutan kualitas tinggi dari berbagai aspek termasuk claritydetailvolumebassfrequency, dan imaging. Selain itu, dukungan dari Dirac juga meningkatkan aspek audio dari smartphone ini, terutama ketika dipasangkan dengan berbagai jenis headset dari ROG.

Satu lagi ada fitur yang namanya Mode Game, ini berfungsi untuk memberikan Speaker yang lebih besar, magnet yang lebih banyak, dan kekuatan volume jernih dan lantang yang dapat mendengar setiap pergerakan dalam game dengan jelas.

 

Tak hanya itu saja, ada juga teknologi Quad-Microphone System, berupa kemampuan menghasilkan suara terbaik. Apalagi ASUS ROG Phone 3 yaitu teknologi noise-cenceling quad-mic array yang berguna untuk meredam kebisingan serta mengoptimalkan kualitas suara yang dihasilkan.

 

Total ada 4 microphone yaitu di bagian depan dan belakang serta atas dan bawah dari ponsel. Saat bermain game di bagian atas dan bawah sering tertutup. Tapi masih ada dua microphone lagi yang tersedia dalam menangkap suara. Sesuatu yang telah dipikirkan matang-matang oleh insinyur ASUS.

 

4. Fitur Pengaturan dan Antar Muka Khas Gaming buatan ASUS

Fitur ini dianggap cukup krusial dalam memaksimalkan game jadi optimal. ASUS punya segudang fitur yang ia tawarkan dalam memaksimalkan gamenya, mulai dari:

 

Armoury Crate yang berfungsi sebagai game library atau pun untuk pengaturan performa.  Dengan fitur ini, akan diketahui game mana saja yang sudah mendukung Refresh Rate hingga 144 Hz. Tak hanya itu saja, ia bisa mengatur berbagai fitur dari aksesoris tambahan ASUS ROG Phone 3.


Air Trigger, Fitur ini bisa mendeteksi setiap pergerakan jari kita, entah itu Klik, Swipe, Slide, dan lainnya. Tombol tersebut berfungsi menjadi tombol L1, L2, R1, dan R2. Fitur Ultrasonic Buttons ini dapat memberikan pengalaman gaming layaknya bermain game menggunakan konsol.

Lalu ada juga sensor gerak yang berfungsi dalam melakukan aktivitas gaming. Caranya dengan diguncangkan atau digerakkan secara vertikal. Misalnya pada game balap seperti Real Racing 3 bisa dijadikan cara dalam mengaktifkan turbo.

 

Game Genie,  falu fitur ini berisikan tool canggih yang dapat dengan mudah mengaktifkan pengaturan seperti: Airt Trigger, X-Mode, mempercepatkan kinerja game, proses perekaman layer, menurunakan kecerahan, mengunci panggilan masuk, proses live streaming hingga informasi FPS game. 

Cara mengaksesnya Game Genie cukup mudah, pengguna tinggal swap kiri layar saat bermain game dan akan langsung muncul pilihan menunya.

 

ROG Connect, adalah fitur komunitas atau forum yang sengaja dibuat ROG Phone untuk menghubungkan para penggunanya untuk saling berhubung dan berkomunikasi. Di sini kamu juga bisa mengirim Game Profil, Foto, dan Video.

 

Unparalleled Connectivity, berguna dalam kemampuan koneksi dalam kelancaran saat bermain, serta dikolaborasikan dengan HyperFusion Network. Tujuannya untuk memilih jalur koneksi Internet melalui seluler atau Wi-Fi, otomatis tergantung dari koneksi mana terbaik. Apalagi ASUS ROG Phone 3 sudah didukung 5G dan Wi-Fi 6.

 

Side-Mounted Port, sebuah fitur baru yang ada di ROG Phone, fitur Side-ported didesain begitu unik dengan memberikan dua port di sisi bodi ponsel. Sehingga ini sangat bermanfaat sekali untuk kamu yang suka bermain game tanpa terganggu oleh port yang dicolokkan. Kecil tapi sangat revolusioner, ASUS.

 

5. Aksesoris Lengkap dari ASUS ROG Phone 3

ASUS sangat paham akan keinginan penggunanya, sebuah ponsel gaming akan makin superior dengan aksesoris premium. Alasan itulah ASUS memberikan aksesori gaming yang dapat dinikmati untuk bermain game dan berikut sejumlah yang bisa didapatkan dari sebuah ASUS ROG Phone 3, cekidot:

 

AeroActive Cooler 3

Keberadaan AeroActive Cooler tidak bisa dipisahkan dari ROG Phone. Kali ini AeroActive Cooler 3 menawarkan performa pendinginan yang lebih baik dan tingkat kebisingan yang lebih rendah. Sudah dilengkapi dengan kickstand, yang memungkinkan kemampuan dalam memanfaatkan kipas ini sebagai stand smartphone.

Kipas ini disebut menawarkan performa 40% lebih baik dari generasi sebelumnya. Selain itu AeroActive Cooler 3 ini juga memiliki audio jack 3.5 mm. Sistem pendingin ini efektif sekali untuk menghilangkan hawa panas selama diajak bermain game.

 

Selain itu, AeroActive Cooler 3 juga dilengkapi dengan port USB Type-C untuk pengisian daya serta 3.5mm audio jack untuk menghubungkan headphone milik Anda. Bisa dibilang bentuknya mungil tapi sangat fungsional.

 

ROG Kunai 3 Gamepad

ROG Kunai Gamepad 3 hadir dengan desain baru yang lebih kokoh  dan fleksibel. Cocok buat yang ingin merasakan pengalaman bermain game ala konsol.

 

ROG Kunai 3 Gamepad juga didukung fitur key mapping melalui Game Genie dan telah kompatibel dengan berbagai game. Pastinya orang seperti saya yang gila game konsol sangat tertarik dengan aksesoris yang ASUS tawarkan ini.

 

TwinView Dock 3

Buat pengalaman game tak biasa, hadir aksesoris yaitu TwinView Dock 3, memberikan pengalaman bermain game dengan dua layar. Pada game tertentu mampu menampilkan statistik lebih jelas, misalnya saja Real Racing 3, akan menampilkan peta dari jalanan dan masih banyak lagi.

 

Bicara spesifikasinya, pada TwinView Dock 3, sudah dilengkapi dengan kipas dan baterai berkapasitas 5.000mAh. Tentu saja layar Refresh Rate 144Hz atau sama dengan ROG Phone 3. Untuk mengetahui daftar game yang kompatibel dengan TwinView Dock 3 dapat dilihat melalui aplikasi Armoury Crate di ASUS RIG Phone 3.

 

ROG Clip

Saya di rumah punya kontroler nganggur, salah satunya XBOX One dan DualShock 4, XBOX One. Adanya ponsel ROG Phone 3 di tangan rasanya saya ingin membeli aksesoris berupa ROG Clip. Nah... dengan begitu  kontroller saya tidak lagi menganggur karena bisa terhubung dengan ponsel.

 

Cara pasangnya cukup mudah, cukup pasangkan ROG Clip di salah satu controller tersebut dan tempatkan ROG Phone 3 di dudukan yang telah disediakan. Bermain di ROG Phone 3 pun kini sama nyamannya dengan bermain di konsol.

 

Lighting Armour Case

Buat suasana Auro RGB di backcover jadi lebih hidup, kini ASUS menyediakan casing yang mereka beri nama Lighting Armour Case. Mampu menampilkan logo ROG dengan tampilan mirip AniMe Matrix yang ada di laptop ROG Zephyrus G14.

 

Lighting Armour Case juga kompatibel dengan fitur Aura RGB dan dapat dikustomasi melalui aplikasi Armoury Crate. Sehingga kesan ponsel gaming Anda jadi lebih hidup tentunya.

 

Glass Screen Protector

Agar ROG Phone 3 selalu terlindungi, ASUS juga menyediakan aksesori Glass Screen Protector yang dirancang khusus untuk melindungi layar sehingga terhindar dari goresan. Aksesori Glass Screen Protector juga dilengkapi dengan teknologi anti bakteri sehingga dapat melindungi gamer yang menggunakannya.

 

Rasanya ini menjadi proteksi lebih tambahan, ditambah dengan layar ASUS ROG Phone 3 sudah dilengkapi dengan Gorilla Glass 6 pada perlindungan layar. Rasanya ponsel Anda akan tetap awet lama dan terasa masih seperti baru.

 

Waist Pack dan Crossbody Pack

Terakhir tentu saja terkait dengan gaya dan mobilitas, gamer sudah pasti ingin bermain game di masa saja ia mau. Untuk itulah ROG Phone 3 hadir dengan aksesori yang akan mempermudah gamer untuk membawa perangkat gaming kesayangannya bepergian.

 

Waist Pack dan Crossbody Pack adalah aksesori paling tepat untuk pengguna ROG Phone 3 yang suka bepergian dan bermain di luar rumah. Perangkat ini berupa pack yang minimalis tapi mampu menampung semua aksesoris hardware pendukung ROG Phone 3.

 

ROG Phone 3, Ponsel yang Menyasar Semua Segmen

Sebagai seorang yang tidak terlalu sering game di ponsel, bisa dikatakan ASUS ROG berhasil memikat hati saya dan banyak pengguna lainnya. Apalagi yang selama ini ponsel lebih sering diajak buat produktivitas ringan dan melahap konten. Ia khususnya buat Built for Gamers level hardcore hingga Pro-Player gamer.

 

Sesekali digunakan untuk berbagai keperluan salah satunya adalah bermain game. Bila diajak buat kebutuhan sehari-hari yang sering saya gunakan, baterai jumbo berukuran 6000 mAh bisa bertahan sampai dua hari.

Punya ponsel baru pastinya sudah mendukung chipset terbaru yang mendukung segala aktivitas. Selain mampu melakukan proses komputasi jauh lebih cepat. Chipset terbaru mampu mendukung segala aplikasi dan bahkan game berat sekalipun.

 

Sepertinya ASUS ROG Phone 3 sangat mengerti bahwa pangsa gaming begitu menjanjikan. Alasan itulah mereka menciptakan device terbaik dalam menunjang bermain game level hardcore. Rasanya ASUS ROG Phone 3 termasuk mobile gaming terbaik untuk saat ini.

 

Kesimpulan Akhir ASUS ROG Phone 3

Perubahan dunia game berkembang pesat, kini dunia mobile gaming mengalami transformasi begitu cepat, termasuk penggunanya yang terus bertambah. Peluang besar inilah yang dilihat oleh ASUS dalam menggaet pangsa gamer dunia.

Hadirnya ASUS ROG Phone 3 seakan menjadi salah satu potensi besar dunia mobile gaming. Bahkan bisa dianggap sebagai role model yang diberikan. Mulai dari chipset terkencang, Refresh Rate tertinggi, dukungan fitur khas gaming hingga kualitas speaker jempolan.


Bisa disimpulkan, bersama ASUS ROG Phone 3, menciptakan level Elite Gaming Level Hardcore dari sebuah ponsel. Semoga postingan ini memberikan Anda pengalaman gaming dan fitur terkemuka dari sebuah perangkat. Akhir kata, Have a Nice Days.


Semua terkait dengan spesifikasi lengkap produk ASUS ROG Phone 3 dapat dilihat di bawah ini:


ASUS ROG Phone 3

Prosesor

3.1 GHz Qualcomm® Snapdragon™ 865 Plus 5G Mobile Platform with 7nm, 64-bit Octa-core Processor

GPU

Qualcomm® Adreno™ 650

UI

Android™ 10 with ROG UI






Layar

6.59” 19.5:9 2340x1080 (391ppi) 144Hz/1ms AMOLED HDR10+ certified;

270Hz touch sampling rate, 25ms touch latency;

650 nits HBM brightness & 1000 nits peak brightness, 113% DCI-P3 Delta E <1%;

1.07 billion colors; 1,000,000:1 contrast ratio;

Front 2.5D Corning® Gorilla® 6 Glass;

TÜV Low Blue Light (Hardware Solution) and Flicker Reduced certifications for eye comfort;

Capacitive touch panel with 10 points multi-touch (supports Glove touch)

Penyimpanan

LPDDR5/UFS3.1

8GB/128GB

12GB/256GB

SD storage

no SD-card reader; NTFS support for external HDD

Sensor

Accelerator, E-Compass, Proximity, Hall sensor*2, Ambient light sensor, in-display fingerprint sensor, Gyro, Ultrasonic sensors for AirTrigger 3 and grip press

Kamera Utama

64MP SONY IMX686 sensor, 0.8 µm pixel size – Quad Bayer technology with 16MP, 1.6 µm large effective pixel size, F1.8, 1/1.7” sensor, 2x1 OCL PDAF, LED flash

Second Rear Camera

13MP, 125˚ ultra-wide, F2.4, Real-time distortion correction, 11mm equivalent focal length in 35mm film camera

Third Rear Camera

5MP Macro, F2.0

Kamera Depan

24MP, 0.9µm, Quad Bayer Technology, F2.0,

27mm equivalent focal length in 35mm film camera







Video Recording

8K (7680 by 4320) @ 30 fps (main rear camera)

4K (3840 by 2160) @ 30/60 fps (main rear camera), @ 30 fps (second rear camera)

1080p @ 30/60 fps; 720p @ 30 fps

3-axis electronic image stabilization for rear cameras

Time Lapse (4K)

Slow Motion video (4K @ 120 fps; 1080p @ 240/120 fps; 720p @ 480 fps)

Take still photo while recording video

Speaker

Dual front-facing speakers with GameFX & Dirac HD Sound

7-magnet stereo speaker with dual NXP TFA9874 smart amplifier for louder, deeper and less distorted sound effect

Audio Output

Hi-Res audio 192kHz/24-bit standard (USB-C™ output) that is 4 times better than CD quality

GameFX audio system for improved in-game audio experience

New AudioWizard with multiple listening profiles tuned by Dirac

Microphone

Quad microphones with ASUS Noise Reduction Technology

Wireless

WLAN 802.11a/b/g/n/ac/ax 2.4 & 5GHz and Wi-Fi 6

2x2 MIMO, Bluetooth 5.1

Wi-Fi Direct support

Navigasi

GNSS support GPS(L1/L5), Glonass(L1), Galileo(E1/E5a),

BeiDou(B1/B2a), QZSS(L1/L5) and NavIC(L5)



SIM Cards

Dual SIM dual standby

Slot 1: 5G/4G/3G/2G Nano SIM card

Slot 2: 5G/4G/3G/2G Nano SIM card

5G+4G or 4G dual SIM dual standby support





Data Rate


Support EN-DC(6DL+FR1, 4DL+2FR1)

FR1: DL up to 4.4Gbps / UL 542Mbps

LTE 6CA DL Cat20 up to 2.0Gbps / UL Cat13 up to 150Mbps

DC-HSPA+: DL 42Mbps / UL 5.76Mbps

4x4 MIMO and CA with 4x4 MIMO support



Bands



5G (Bands N1, N2, N3, N5, N28, N41, N66, N71, N77, N78, N79)
FDD-LTE (Bands 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 12, 13, 17, 18, 19, 20, 25, 26, 28, 29, 30, 32, 66, 71)
TD-LTE (Bands 34, 38, 39, 40, 41, 42, 48)
WCDMA (Bands 1, 2, 3, 4, 5, 6, 8, 19)
EDGE/GPRS/GSM (850, 900, 1800, 1900MHz)
CDMA (Bands BC0) (CN and HK only)
TD-SCDMA (Bands 34, 38) (CN and HK only)

Interface

Side-port: 48 pin Customized/Type C connector USB3.1 gen2/DP 1.4(4K)/Fast Charging (QC3.0+QC4.0/PD3.0) / Direct Charge

Bottom-port: Type C connector USB2.0/Fast Charging (QC3.0/PD3.0)/Direct Charge

NFC

Support (Card mode support in power off)

Sistem Operasi

Android™ 10

Kapasitas Baterai

6.000mAh

Charger

Output: 10V 3A, supports up to 30W QC4.0 / PD3.0 / Direct Charge adapter


Dimensi

171mm, 78mm, 9.85mm

Bobot

240 gram

Varian Harga

Rp9.999.000 (8GB RAM &128GB)

Rp14.999.000 (12Gb RAM & 256GB)
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Kenalan Blogger

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer