Tuesday, June 11, 2024

ASUS Zenfone 11, Ponsel Canggih dengan Daya Dukung AI

Rasanya AI sudah memasuki ke segala lini teknologi termasuk pada ponsel, penerapannya membantu dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi pekerjaan. Mungkin ponsel dulu masih belum bisa memaksimalkan AI secara langsung, namun kini sudah terbenam dan menjadi fitur wajib. Beragam fitur ini sangat berguna dalam kebutuhan sehari-hari.

 

Sekilas saya seakan kembali ke masa lalu. Kala itu ponsel identik dengan sebatas alat komunikasi saja. Namun kini perannya makin pintar dan bisa diandalkan. Perannya makin tanpa batas dalam memahami kebutuhan pengguna. Apakah dari asisten pribadi, punya fitur canggih, desain yang futuristik hingga menjadi alat koordinasi dalam berbagai jenis pekerjaan.

 

Semuanya kini saling terintegrasi satu sama lain dengan aplikasi lainnya. Inilah gambaran ponsel pintar kini, semua yang diinginkan ada dalam genggaman. So.. pastinya kita ingin memiliki ponsel yang seperti ini, karena pastinya kita bisa lebih unggul dalam produktivitas, kreativitas dan bahkan gaya.

 

Segudang Gambaran Ponsel Kekinian

Bisa dibilang ponsel kekinian hadir dengan fitur terbaru dan tentu saja dengan material dibuat sangat baik. Namun itu saja tak cukup, ia bahkan bisa menawarkan sisi terbaik dalam sebuah ponsel. Mari kita jelajahi bagaimana ponsel masa kini telah mengubah cara kita hidup dan berinteraksi dengan dunia.

 

Pertama tentu saja ia hadir dengan desain bezel yang sangat tipis, layar yang digunakan sudah pasti terbaik berbahan Super AMOLED dengan resolusi tertinggi. Berada di bawah sinar matahari terik, kontrasnya tetap tajam. Mengenai ukuran, sudah pasti di atas 6 inchi dengan refresh rate di atas 120Hz. Ini membuat seakan tampilannya sangat halus dan responsif, membuat setiap gerakan pada layar terasa lebih hidup.

 

Lalu urusan kamera, ponsel kekinian pastinya tak hanya punya satu kamera saja. Ada beberapa lensa yang memiliki segudang fungsi berbeda. Apakah sebagai lensa utama, ultra-wide, tele photo, dan makro. Hasilnya jepretannya akan memuaskan, karena sudah dibenamkan kamera hingga 108MP.

Seakan hasilnya sangat detail  termasuk perekaman yang menyentuh 8K. Ada juga AI Scene Detection membantu kamera untuk secara otomatis mengenali skenario seperti pemandangan alam, potret, atau makanan, dan menyesuaikan pengaturan untuk hasil yang optimal.

 

Bicara mengenai performa, saat ini prosesor paling kencang adalah sudah dibekali Qualcomm Snapdragon 8 Generasi ke 3. Ini akan menawarkan kinerja maksimal dan efisien bahkan diajak menggunakan performa maksimal. Makin mantap bila didukung dengan RAM besar hingga 16GB dan penyimpanan 1TB.

 

Ada juga dukungan 5G memastikan kecepatan internet yang super cepat dan koneksi yang stabil, sementara Wi-Fi 6 dan Bluetooth 5.1 menambah keandalan konektivitas. Jadi rasanya rugi sebuah ponsel tidak memiliki koneksi jaringan terbaik.

 

Baterai ponsel kekinian harus punya ukuran badak hingga 5000mAh. Ada pula skema pengisian fast charging, nirkabel hingga reverse wireless charging, yang membuat ponsel bisa diisikan dalam berbagai kondisi saat melakukan aktivitas.

Loncat pada sistem keamanan, ada segudang fitur keamanan yang membuat ponsel jadi akan aman. Mulai dari fitur pemindai sidik jari di layar dan pengenalan wajah 3D, serta enkripsi data end-to-end, ponsel ini memastikan data pribadi pengguna tetap aman.

 

Terakhir tentu saja, punya kemampuan AI, perannya tak hanya pada asisten virtual yang mampu melakukan tugas sederhana seperti mengatur jadwal atau menjawab pertanyaan, tetapi juga menjadi otak di balik banyak fitur canggih.

 

Kamera yang didukung AI mampu mengenali objek dan pemandangan secara otomatis, menyesuaikan pengaturan untuk menghasilkan foto yang sempurna dalam segala kondisi AI juga membantu dalam manajemen daya baterai, mengoptimalkan penggunaan daya untuk memastikan ponsel dapat bertahan lebih lama.

Nah.. dengan segala keajaiban teknologi yang ditawarkan, ponsel kekinian tidak hanya memenuhi kebutuhan komunikasi, tetapi juga menjadi perangkat multifungsi yang mendukung produktivitas, hiburan, dan kesehatan pengguna.

 

ASUS Zenfone 11, Wujud Ponsel Idaman

Semua orang punya preferensi dalam memiliki ponsel idamannya. Syarat ini menjadi alasan membeli sebuah produk, apalagi sudah mengeluarkan jutaan hingga puluhan juta. Ponsel yang ia gunakan bisa bekerja maksimal pada jangka waktu tertentu.

Tak hanya kece diajak buat trendy di cafe ataupun resto, namun tetap oke diajak ke lapangan yang penuh sinar matahari dan terkena cipratan air. Artinya ponsel yang dimiliki sudah melewati standar terbaik seperti lolos sertifikasi IP68 dan Water Resistance.

 

Salah satu pilihan terbaik datang dari ASUS Zenfone 11, hadir dengan dimensi 163.8 x 76.8 x 8.9 mm yang memiliki 224 gram. Soal ukuran, cukup besar namun pas saat digenggam. Bentuknya bersisi siku, lebih datar dibandingkan bentuk yang membulat. Buat yang belum tahu, bentuk yang mendatar, membuat banyak ruang bagi komponen internal dan memberikan bentuk lebih kokoh serta enak digenggam.

 

Bicara mengenai bahan dasar dari Zenfone 11, tentunya penuh dengan kreativitas. Datang dengan tampilan teksturnya menyerupai kardus yang licin dan tak ada bekas sidik jari. Beda dengan ponsel flagship lainnya yang mengkilap, bentuk ini jadi ciri khas yang coba Zenfone 11 bangun.

 

Hadir dengan empat pilihan warna yang terinspirasi oleh pemandangan dari seluruh dunia. Filosofinya berupa warna klasik Skyline Blue dan Eternal Black yang populer mencerminkan langit biru di siang hari dan hitam di malam hari di Skandinavia, sedangkan Misty Grey dan Desert Sand masing-masing terinspirasi dari pagi berkabut dan bukit pasir yang menakjubkan.

Pada bagian cover belakang ponsel ini menampilkan logo ulang tahun ASUS yang ke-30 dengan finishing kaca pada lapisan matte untuk kesan premium dan kenyamanan genggaman yang maksimal. Pastinya terlihat mencolok dengan pilihan warna yang ASUS berikan pada varian terbarunya.

 

Layar Jernih dan Terbaik di Kelasnya

Zenfone 11 Ultra menggunakan layar AMOLED dengan panel LTPO seluas 6,78 inci dengan resolusi Full HD+ yang mendukung refresh rate sampai 144Hz dan intensitas cahaya yang tinggi, tembus 2.500 nits disempurnakan dengan teknologi Pixelworks®.

Pengguna akan disuguhi dengan visual yang hidup dengan teknologi low-temperature polycrystalline oxide (LTPO) untuk efisiensi energi. Desain ponsel ini juga tak kalah mengesankan, dengan screen to body ratio hanya 94%. Kelihatan bezel yang dihasilkan sangat tipis dan kelihatan tampilan layar menjadi sangat luas.

 

Sistem keamanan pun lengkap, ada dua pilihan yaitu bisa face unlock atau dengan finger print. Ini berguna saat tangan keringatan atau basah. Face Unlock bisa berguna sekali seperti orang lapangan seperti saya. Secara pribadi saya menyukai konsep dari Finger Print di samping dibandingkan finger print under display. Ini membuat ponsel bisa dipakai perlindungan tambahan dari Tempered Glass.

Kemudian untuk mendukung kenyamanan dan kemudahan penggunaan smartphone dalam satu genggaman, Zenfone 11 Ultra dilengkapi dengan tombol multifungsi Zen Touch pada satu bagian sisi kanannya. Melalui tombol ini, satu sentuhan untuk membuka sensor sidik jari, menggesekkan ibu jari ke atas atau ke bawah, atau mengetuk dua kali untuk mengakses berbagai fungsi seperti beralih dari suara ke teks, membuka notifikasi, menelusur halaman internet, dan lainnya.

 

Ini konsep yang unik karena beda dari ponsel lainnya yang hanya digunakan untuk mematikan dan menghidupkan ponsel. Zen Touch bagi saya tergolong unik, dan saya akui di segmen ini ASUS cerdik memanfaatkan celah buat berinovasi.

 

Performa Gahar Berkat Chipset Terbaru

Pengalaman saya menggunakan ponsel ASUS sebelumnya. Produk Zenfone memang terkenal andal sejak dalam memanajemen baterai dan kamera. Tampilannya juga cantik yang memberikan kesan premium buat yang menggunakannya.

 

Hasil pengujian dengan Aplikasi AnTuTu, didapatkan benchmarknya tembus 2 jutaan, jelas ini sangat bertenaga dan ngga ada lawan. Saya menyebutnya dengan istilah: Gaskeun semua oleh Zenfone 11 Ultra karena performanya tak tertandingi

 

Memang ASUS Zenfone 11 Ultra pakai prosesor apa sih?

Ia menggunakan prosesor terbaru dari Snapdragon 8+ Gen 3 mobile platform. Platform mutakhir ini memungkinkan pengoperasian tanpa hambatan untuk tugas apa pun, mulai dari sesi gaming intensif hingga multitasking dengan mudah.

 

Sudah dibekali dengan  RAM 16 GB berkinerja tinggi dan penyimpanan internal 512 GB, pengguna dapat mengandalkan perangkat tangguh yang mampu menangani tugas-tugas AI dengan mudah dan menawarkan gameplay yang mulus dan grafis yang imersif.

Dengan menggunakan CPU Snapdragon 8 Gen 3 yang sangat hemat daya dan komponen lainnya, serta kapasitas baterai 5500 mAh yang lebih besar dibandingkan dengan pendahulunya, ASUS meningkatkan daya tahan baterai Zenfone 11 Ultra sebesar 26,5%.

 

Kalo performa gahar pasti cepat panas?

Tahan dulu ucapannya, sebab ASUS sudah belajar karena Zenfone sebelumnya sering dibilang sebagai ponsel setrika. Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan teknologi vapor chamber sebagai pengganti heat pipes.  Selain itu juga ada heat spreader canggih dengan tembaga, lembaran grafit dan pasta termal.

 

Meskipun Zenfone 11 Ultra adalah ponsel segmen bisnis. Namun ASUS tetap menyertakan Game Genie sehingga layaknya ROG versi Slim. Aplikasi Game Genie ini jadi pengaturan dalam bermain game sesuai dengan settingan. Caranya cukup swipe bagian kiri atas dan Game Genie aktif.

 

Jepretan Ciamik Zenfone 11

Zenfone 11 Ultra punya kamera yang sangat baik karena menampilkan sistem kamera ganda yang diupgrade optimal dengan 50 MP Sony ® IMX 890. Kamera utama 50 MP yang menampilkan 6-Axis Hybrid Gimbal Stabilizer baru, electronic image stabilization (EIS) dan teknologi auto fokus ultra cepat untuk foto dan video yang tajam dan bebas guncangan.

Disematkan pula kamera Ultrawide 13 MP OmniVision, Kamera Telephot 32 MP OmniVision dan kamera depan 32 MP OmniVision punch-hole untuk selfie dan video chat yang jernih. Uniknya, karena kamera Ultra-Wide dan Macro digabung dalam satu frame sehingga hanya ada dua kamera.

 

Ada peningkatan pada perangkat keras, Zenfone 11 Ultra memperkenalkan berbagai penyesuaian perangkat lunak untuk lebih meningkatkan kemampuan pencitraannya. Mode AI Portrait Video menawarkan efek depth of field, menambahkan estetika profesional pada video. Sementara penyesuaian fokus manual memberikan kontrol penuh kepada pengguna dalam berkreasi dalam narasi visual.

 

Tentunya ada juga dukungan AI semakin meningkatkan pengalaman pengguna, memperkenalkan fitur-fitur seperti HyperClarity dan AI Object Sense, yang membantu mengambil gambar yang realistis dan mengabadikan setiap momen kehidupan.

Ada juga HyperClarity yang dapat diaktifkan saat penggunaan zoom, secara signifikan meningkatkan kejernihan gambar melalui model pembelajaran mendalam, merekonstruksi gambar dan menambahkan detail berdasarkan pengenalan AI.

 

Daya Dukung Baterai Jumbo dan Irit Daya

Untuk baterai, jangan khawatir, dengan baterai 5500 mAh yang jumbo pada Zenfone 11. Ia mampu mengisi daya dengan cepat karena punya adaptor HyperCharge 65 watt yang kuat dan teknologi pengisian cepat dan Wireless Charging 15 wat.  Selain itu, Zenfone 11 Ultra mendukung pengisian daya nirkabel yang kompatibel dengan pengisi daya nirkabel bersertifikat Qi.

 

Ada sistem yang menurut saya keren di ASUS Zenfone 11, yaitu sistem Battery Care. Ini bisa mengatur kepenuhan daya baterai misalnya hanya 80% saja agar lebih awet. Kontrol ini dianggap lebih fleksibel terutama buat yang biasa tinggal tidur atau kelupaan hape saat pengisian daya.

Saya termasuk orang yang tidak punya powerbank, yang saya lakukan adalah setelah bangun tidur adalah menyempatkan diri mengisi daya ponsel dari sisa kemarin ke posisi full. Jadi selama harian yang saya bawa adalah ponsel, sedangkan charger ditinggalkan di rumah.

 

Apakah saya khawatir, jelas tidak. Karena saya yakin dengan ponsel yang bisa memanajemen daya hingga pulang. Cocok dengan daily driver diajak beraktivitas dari pagi hingga petang. Say good bye powerbank dan colokan, kamu cukup duduk manis di rumah saja.

 

Tampilan Clean dan Simpel ala Zen UI

Lalu Tampilan Zen UI yang Minimalis yang mengedepankan minimalis dan tentunya clean jauh dari bloatware. Harus menyerupai Android Stock. Kini tinggal bagaimana pemilihnya memilih kombinasi yang ia inginkan. Update yang bisa 2 kali hingga ke Android 16. Bahkan bisa lebih dari itu. Ini membuat daya baterai yang digunakan jadi lebih efisien

 

Untuk mengurangi bottleneck, smartphone ini juga dibekali LPDDR5 RAM hingga 16 GB dan penyimpanan hingga 512 GB, sehingga kecepatan menjalankan program dan menyimpan file pun lebih baik dan lebih luas. Ada banyak aplikasi yang bisa diinstal dan foto yang bisa disimpan di dalam memori selega ini.

 

Selain itu, ASUS menyematkan One Hand UI pada Zenfone 11. Ada dua pilihan yang bisa digunakan yaitu yang pertama ada Edge Tool dan Back Doubel Tab. Buat Edge tool ini berguna sekali untuk shortcut aplikasi yang paling sering dibuka. Tinggal Swipe ke kanan saja, akan muncul shortcut yang diinginkan.

Lalu ada Back Double Tab, ini berguna melakukan aksi seperti screenshort, membuka kamera, melakukan flashlight hingga mengaktifkan Google Assistant. Caranya cukup dengan ketuk dua kali pada bagian belakang back cover ponsel. Aplikasi yang diatur akan melakukan tugasnya.

 

Kualitas Suara nan Menggelegar dan Ketersediaan Audio Jack

ASUS Zenfone 11 Ultra punya dual stereo speaker yang dirancang dengan bantuan ahli audio dari Dirac untuk menghasilkan keluaran suara yang baik dan berkualitas. Buat saya yang suka dengerin musik Spotify dan Soudcloud jelas senang. Tak harus pakai earphone lagi karena suaranya kontras bahkan di outdoor.

 

Ada dukungan teknologi OZO audio, kita bisa menikmati rekaman suara yang jernih dan berkualitas tinggi dengan fitur 3D surround-sound dan wind-noise reduction. Saya sangat membutuhkan ini dalam hal wawancara, lokasinya jelas di lapangan ada banyak kegaduhan dan tentu saja angin. Itu semua bisa diredam dengan Audio Effect: Wind Noice Reduction.  Sehingga kualitas video yang dihasilkan jadi sangat optimal.

Audio jack yang masih ada, ini sih legenda karena umumnya ponsel saat ini sudah tak menggunakan audio jack. Seakan Zenfone 11 Ultra menghadirkan ponsel kelas flagship yang masih ada audio jack di saat banyak pesaingnya sudah mulai menghapusnya. Bagian ini sangat penting buat saya dan banyak pengguna lainnya.

 

Flagship yang punya audio jack di saat yang lain sudah pada menghilangkannya dan ASUS malah menghadirkannya. Letak posisinya pun bagus yaitu berada di bagian atas ponsel, jadi yang masih suka pakai earphone kabel. Talinya tak bakalan gampang tertarik dan bikin rusak.

 

Ngomongin AI, Berarti Ngomongin Zenfone 11

Zenfone 11 Ultra menawarkan fitur AI yang canggih dan memanfaatkan kinerja AI berkat prosesor terbaru yang ia miliki. Kemampuan pertama yang dimiliki yaitu kemampuan AI Noise Cancellation pada ponsel ini telah didukung oleh teknik komputasi pembelajaran mesin, agar memastikan kualitas audio yang jernih di semua skenario, baik itu panggilan telepon, panggilan pesan instan, atau komunikasi dalam game.

Ada juga AI Call Translator yang memungkinkan konversi suara ke teks secara instan dan menerjemahkannya ke dalam bahasa pilihan pengguna. Nantinya Zenfone 11 Ultra memahami beragam model komunikasi tanpa hambatan bahasa. Terjemahan nantinya akan dikonversi menjadi suara yang jernih, sehingga meningkatkan pemahaman dan konektivitas bagi pengguna di seluruh dunia.

Fitur AI Wallpaper pada Zenfone 11 Ultra memberdayakan pengguna untuk membuat wallpaper yang dapat disesuaikan dengan mudah berdasarkan 6 arah gaya yang berbeda. Hanya dengan beberapa petunjuk dan algoritma AI Zenfone 11 Ultra yang canggih, pengguna dapat membuat latar belakang unik yang mencerminkan gaya dan kepribadian mereka. Sehingga menambahkan sentuhan individualitas pada perangkat pengguna.

Fitur revolusioner lainnya adalah fungsi AI Transcript, yang menawarkan transkripsi secara nyata ketika menggunakan aplikasi Perekam, baik saat merekam maupun dari file suara yang sudah ada. Fitur ini didukung oleh teknologi AI yang canggih. Dengan bantuan alat perekam internal ponsel, kamu dapat dengan mudah menangkap dan menyimpan transkrip.

Zenfone 11 Ultra mengubah manajemen file dengan Semantic Search. Pengguna dapat mencari foto di galeri dan aplikasi yang terinstal menggunakan kata kunci, berkat pembelajaran multimodal. Fitur intuitif ini memahami perintah bahasa alami, mendukung berbagai bahasa dan fungsionalitas offline. Selain itu, fitur ini terintegrasi ke dalam pengaturan ponsel untuk akses yang mudah, merampingkan pengalaman pengguna saat mengatur ponsel.

Dengan ASUS GlideX, pengguna dapat melakukan streaming aplikasi dari ponsel ke perangkat lain seperti layar PC. Alat ini menyederhanakan transfer file, meningkatkan panggilan konferensi, dan mengkonsolidasikan kontrol perangkat. Mencerminkan layar ponsel pada PC memungkinkan buat kamu bisa menikmati media bersama keluarga, teman, dan kolega.

Sebagai aplikasi lain yang meningkatkan produktivitas, Phone Link memungkinkan transfer file melalui seret dan lepas, mengirim pesan dari PC, manajemen panggilan, dan kustomisasi notifikasi, yang mengubah pengalaman ponsel ke PC untuk kenyamanan dan efisiensi yang tak tertandingi.

Bukti Kepedulian ASUS Zenfone 11 Ultra pada Lingkungan

Bagian dari rangka Zenfone 11 Ultra punya rangka yang sangat kuat namun ramah lingkungan. Ini karena bagiannya terbuat dari 100% aluminium daur ulang, sedangkan bagian kaca 22%  material datang dari bahan daur ulang. Ini membuat ASUS jadi selangkah dalam rantai pasok sirkular (Circular Supply Chain) pada produk yang ramah lingkungan.

Selain itu, ASUS berhasil mengurangi 94% dampak dari penggunaan plastik kemasan dengan menggantinya dengan material kertas pada pembungkus ponsel dan kabel. Nah.. bila kita membeli Zenfone 11, artinya bungkus yang kalian dapatkan merupakan berbahan baku kertas yang ramah lingkungan.

Kesimpulan Akhir

Peluncuran Zenfone 11 Ultra menandai tujuan penting dalam inovasi smartphone dalam menghadirkan perangkat yang mewujudkan perpaduan sempurna antara teknologi mutakhir, desain yang ramah lingkungan, dan kinerja yang tak tertandingi.

Melalui perpaduan yang cermat antara elemen desain premium, kemampuan kamera, fitur-fitur yang digerakkan oleh AI, dan daya tahan baterai yang lebih lama, Zenfone 11 Ultra menetapkan standar baru untuk apa yang bisa diharapkan pengguna dari smartphone flagship pada tahun 2024 dan seterusnya.

ASUS mengajak pengguna untuk memulai perjalanan inovasi dan keberlanjutan dengan Zenfone 11, di mana setiap detail dibuat untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan memberikan dampak positif bagi dunia.

Nah.. ASUS Zenfone 11 Ultra ada dua varian yang ditawarkan pada pengguna. Pertama untuk varian 12/256GB dibanderol dengan harga Rp9.999.000, Varian kedua  16/512GB dibanderol dengan harga Rp13.999.000. Kedua varian ini sudah didiskon masing-masing sejutaan dari harga normalanya. Ingat yang, saat ini ada promo saat pembelian yang berlaku dari tanggal 11 - 30 Juni 2024.

Artikel ini diikutsertakan dalam ASUS Zenfone 11 Ultra Blog Writing Competition di Oom Yahya. Buat yang ingin tahu spesifikasi dari Zenfone 11 Ultra lebih lanjut, berikut ulasannya:

   
Dimensions / Weight   
   
163.8 x 76.8 x 8.9 mm / 224g   
   
Color   
   
Classic:   Skyline Blue / Eternal Black
   
New:   Misty Grey / Desert Sand   
   
Rear Cam   
   
Main: 50   MP 6-axis Hybrid Gimbal Stabilizer 3.0, 1/1.56", f/1.9
   
Wide: 13   MP, f/2.2, Free-form Lens
   
Tele: 32   MP, f/2.4, OIS, 3X optical zoom, pixel binning 1.4μm (Actual output photo:   8MP)   
   
Front Cam   
   
32 MP RGBW, pixel   binning 1.4μm (Actual   output photo: 8 MP)   
   
Screen   
   
6.78"   flexible AMOLED, FHD+, up to 144Hz refresh rate (Only available in game),   LTPO 1 ~ 120 Hz, peak brightness 2,500 nits   
   
Battery / Charging   
   
5,500 mAh   (typical), Wired 65 W HyperCharge, Wireless 15 W Qi cert. charging   
   
Memory   
   
RAM: up   to 16 GB LPDDR5X
   
ROM: up to 512 GB UFS 4.0   
   
Frequency   
   
5G   SA&NSA: n1 / n2 / n3 / n5 / n7 / n8 / n12 / n18 / n20 / n25 / n26 / n28 /   n38 / n40 / n41 / n48 / n66 / n77 / n78 / n79
   
4G   FDD-LTE: B1 / B2 / B3 / B4 / B5 / B7 / B8 / B12 / B17 / B18 / B19 / B20 / B25   / B26 / B28 / B32 / B66
   
4G   TDD-LTE: B34 / B38 / B39 / B40 / B41 / B42 / B43 / B48
   
WCDMA:   800 / 850 / 900 / 1700 / 1900 / 2100 MHz
   
GSM: 850   / 900 / 1800 / 1900 MHz   
   
Others   
   
Accelerator,   E-Compass, Proximity, Ambient light sensor, Fingerprint on Display, Gyro (Support ARCore), Hall   Sensor, Wi-Fi 7 ready, Bluetooth 5.4, GPS / GNSS / GLONASS / Galileo / Beidou   / QZSS / NavIC, 3.5mm headset, NFC   
Share:

0 komentar:

Post a Comment

Kenalan Blogger

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer

Part of EcoBlogger Squad

Part of EcoBlogger Squad