Sunday, December 30, 2018

Persiapkan Masa Depan dengan Perencanaan Matang

Kini usia saya sudah melewati seperempat abad, secara kualitas saya sudah mulai mandiri dan tidak lagi terikat dengan orang tua. Masalah keuangan sudah mulai dipenuhi secara pribadi tanpa harus minta lagi uang kepada orang tua.

Permasalahan yang harus saya persiapkan di masa depan begitu banyak. Kebiasaan main atau bahkan jalan-jalan tidak jelas harus dikurangi atau bahkan dihentikan. Sering kali kebiasaan nongkrong tidak jelas mampu menghabiskan banyak uang dalam sekejap.

Makin menggoda saat ajakan liburan akhir tahun datang. Seakan mengharuskan berliburan jauh dengan biaya yang besar. Tergoda sedikit saja, pulang dari liburan angka pengeluaran mendadak jebol. Uang dari gaji mendadak menipis, pertanda saat itulah mulai memikirkan mengelola uang dengan baik.

Wajar memang, di usia muda jadi masa paling menggebu-gebu dalam banyak hal termasuk membangun masa depan termasuk membangun karier. Proses belajar tanpa rasa takut gagal jadi modal berharga termasuk dalam membangun usaha dan karier. Hanya saja, masa muda dipenuhi dengan tantangan sulit dalam mengatur keuangan.

Transisi dari tidak ada penghasilan ke masa punya uang saat bekerja seakan menghadirkan rasa boros bagi siapa yang sulit mengatur neraca keuangan. Di masa itulah kita harus ingat saat masa kecil, setiap uang jajan yang diberikan orang tua bisa disisihkan. Kemudian dimasukkan ke dalam celengan, saat celengan penuh dan saat itu dipecahkan. Uangnya kadang bisa membelikan kebutuhan yang sulit terpenuhi. 

Secara tak langsung kita sudah bisa mengatur keuangan sejak dini. Mengatur uang jajan yang diberikan bisa kelola dengan baik, bila tak pandai-pandai dan tergiur nafsu. Uang tersebut bisa habis tidak tahu ke mana.

Alasan itulah untuk memperbaikinya dengan manajemen keuangan sebagai dasar mempersiapkan masa depan. Kini pikiran bukan lagi apa yang kita makan nanti siang tapi apa yang kita pikirkan tahun depan atau bahkan 5 bahkan sampai 10 ke depan.

Mempersiapkan rencana keuangan bekal menata masa depan
Sudah besar pasti sudah penghasilan, saya mencoba membawa kita ke masa kecil. Bila dulu masih kecil kita mengenalnya dengan uang jajan akan sia-sia bila tidak diatur dengan optimal. Merencanakan keuangan sama dengan mempersiapkan masa depan, jauh dari belitan hutang, mengatur masa uang yang dikonsumsi dengan yang ditabung, dan berinvestasi.
Adanya pos tertentu yang dialokasikan, supaya pendapatan yang didapatkan bisa tepat sasaran. Masa peralihan menjadi mandiri jadi kesempatan buat mengatur keuangan. Termasuk saya pribadi yang masih lajang dan belum memiliki tanggungan hidup. Itu artinya peluang besar mengatur keuangan dengan optimal dan bisa jadi bekal menata masa depan sehat.

Ada sejumlah perencanaan keuangan yang baik, ada banyak keuntungan yang didapatkan. Mulai dari tahu cara mengelola keuangan, tujuan penggunaan uang, terhindar dari kebiasaan konsumtif, hingga kebebasan finansial.

Pilihan saya jatuh pada investasi, cara menata masa depan yang cukup cocok buat anak muda. Mungkin ada banyak mitos yang mengatakan bahwa di usia produktif tidak mengharuskan investasi. Mitos tersebut mengatakan investasi hanya dilakukan pada usia 30-an ke atas, nyatanya investasi sudah bisa dimulai sejak masa muda. Makin jeli berinvestasi di usia muda, artinya kita sudah siap merajut masa depan.

Investasi pun bisa dimulai dari langkah kecil karena tidak jaminan pekerjaan sekarang mendapatkan dana pensiun dari tempat bekerja. Dengan ada investasi, bisa digunakan sebagai dana pensiun. Karena tak semuanya kita bekerja di instansi pemerintah atau swasta yang menjamin dana pensiun. Selagi masa muda dan kuat. Tak salah berinvestasi sekaligus mengetahui mekanisme investasi yang bijak sesuai dengan kepribadian.

Efek yang didapatkan setelah investasi pastinya menguntungkan, apalagi dengan berinvestasi ada banyak cara mempersiapkan masa depan. Tidak harus menunggu tua atau mapan. Salah satu mengatur keuangan di usia 20-an adalah dengan investasi. Penghasilan yang masih sedikit bisa dialihkan dengan berinvestasi sesuatu yang menguntungkan
Sebelum berinvestasi, ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan. Khususnya para pemula yang memulai petualangan di dunia investasi. Karena tidak semua investasi selalu menguntungkan, ada sejumlah hal yang kadang merugikan dan buat Anda tertipu. Dalam memulai investasi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yakni:

Menentukan tujuan awal dari berinvestasi, Ada banyak pilihan investasi yang dipilih, mulai dari yang jangka pendek, menengah, dan panjang. Sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan investasinya, karena ada sejumlah investasi yang butuh waktu lama sebelum akhirnya bisa dituai.

Memahami dasar investasi, masih hijau di dunia investasi, salah satu cara adalah dengan memahami segala dasar instrumen yang ada di dalam investasi tersebut. Paling penting adalah tahu mekanisme kerja investasi yang dipilih. Sehingga cocok dengan latar belakang dan kepribadian yang pintar mengatur MoneySmart

Paham terhadap risikonya, Setiap investasi pasti ada risikonya, dengan paham risiko yang diambil dalam berinvestasi. Kita bisa mengetahui level risiko paling minim dan maksimum dari investasi yang dipilih. Supaya tidak menyesal saat memilih investasi tersebut sekaligus mengurangi kerugian yang diderita. Karena tujuan dari investasi dalam mendapatkan keuntungan dalam jangka tertentu.

Hindari panic-selling, kebiasaan ini sering dialami para investor pemula saat kejauhan harga. Tak jarang mereka terbawa suasana dan menjual semua aset yang dimiliki. Alasannya dengan menghindari kerugian yang lebih besar, nyatanya setelah pasar yang anjlok harga malahan naik berkali lipat.

Investasikan keuntungan dari investasi, Hasil keuntungan yang didapatkan dari Investasi sebuah instrumen ada baiknya diinvestasikan kembali. Supaya pendapatan yang dihasilkan bisa terus diputar tanpa harus menggunakan uang di luar investasi tersebut

Modal sendiri, harus diingat bahwa dalam investasi harus pakai uang sendiri Walaupun dengan nominal kecil. Harus sangat perlu dihindari berinvestasi dari hutang karena berisiko andai investasi yang dipilih gagal. Anda akan merasakan tumpukan hutang, niat ingin untung malah berakhir buntung.

Jangan letakkan pada satu keranjang, dalam berinvestasi jangan hanya fokus pada satu instrumen investasi, seperi yang pernah dikemukakan oleh Warrent Buffet. Berinvestasi dengan beragam instrumen akan mengurangi risiko kegagalan andai saja tidak kehilangan uang Anda seluruhnya. Sekaligus mengenal beragam peluang investasi pilihan Anda. 
Related image
Mungkin dahulunya waktu kecil kita begitu akrab dengan uang jajan. Setiap hari sekolah orang tua selalu memberikan uang jajan yang dijadikan uang saku saat pergi ke sekolah atau bahkan tempat les. Untuk menginginkan sebuah barang, otomatis harus ditabung sedemikian lama. Barulah saat celengan itu penuh dan tidak mulai lagi dimasukkan uang, saat itulah ia dipecahkan.

Hamburan uang receh berhamburan ke mana-mana, sembari mengumpulkannya untuk kemudian bisa membelikan apa yang diidamkan. Semua butuh proses dan rasa sabar, menyisihkan sedikit uang jajan buat kemudian bisa mendapatkan tumpukan uang membelikan keinginan yang sudah lama melekat di dalam kepala.

Nah... saat besar kita pun melakukan hal serupa. Bukan hanya ditabung semata karena nilai uang yang makin lama bisa saja turun. Akan tetapi juga diinvestasikan sebagai modal berharga di masa depan. Saya rasa ada banyak investasi saat ini yang bisa dipilih. Milenial yang keren bukanlah milenial yang terlihat hipster dengan menghambur-hamburkan uangnya. Tetapi yang mampu berinvestasi sejak dini.

Memikirkan masa depan dengan investasi
Bagi anak muda, investasi tidak harus menunggu hari tua, bahkan bisa dilakukan sejak usia dini. Apalagi masa depan itu harus dipersiapkan bukan ditunggu. Godaan yang datang di usia muda kadang bikin kalap isi kantong. Uang yang baru didapatkan dari hasil bekerja tak jarang jadi barang konsumtif semata.

Karena itulah ada sejumlah investasi yang baik dimanfaatkan anak muda dan buat dirinya jauh dari hutang. Menghilangkan hidup penuh gengsi menjadi hidup penuh dengan investasi.

Ada banyak kebutuhan yang diperlukan di masa depan, bila hanya berpikiran pendek dan mengedepankan nafsu. Pasti akan terjerat dengan masalah keuangan yang membeli. Hidup bergaya sosialita tapi pemasukan sebatas rakyat jelata.

Apalagi saya seorang lelaki, sudah pasti jadi calon kepala keluarga. Menafkahi calon istri dan bahkan anggota keluarga lainnya. Kehidupan yang boros dan tanpa perhitungan akan membuat pelik hidup. Kini saatnya memulainya dengan berinvestasi sejak dini. 

Mengapa kita harus berinvestasi sejak muda?
Usia bukan halangan buat menunda kesempatan berinvestasi. Ada banyak keuntungan yang didapatkan dengan menyisihkan pendapatan untuk ruang berinvestasi. Keuntungannya seperti mampu mendapatkan passive income, kewajiban menyisihkan pendapatan, dan mempersiapkan masa depan dengan matang.

Well... sebenarnya ada banyak investasi yang bisa dipilih anak milenial dalam investasinya. Nilanya bahkan bisa menguntungkan di masa depan. Tergantung instrumen apa yang cocok dengan dirinya, berikut ini sejumlah investasi jempolan, cekidot:

Berinvestasi di Emas
Pilihan berinvestasi dengan emas adalah model investasi yang paling populer dan sudah diterapkan sejak manusia terdahulu. Harganya yang cenderung stabil dan selalu naik setiap tahunnya menjadikan investasi emas bak primadona. Termasuk proses menjualnya juga relatif mudah khususnya untuk diuangkan. 
Harga emas dunia selama setahun terakhir
Pada tabel tadi terlihat jelas harga emas selalu naik secara stabil, walaupun pada waktu tertentu harganya turun namun tipis. Kenaikannya menjadikan emas yang diinvestasikan tahun ini, dalam beberapa tahun ke depan merangkak naik. Emas pun tak berubah harganya, perhitungannya sudah menjadi standar permintaan emas dunia. Jadi sifat perhitungannya global dan paling mudah buat jadi investasi.

Ada yang mengatakan investasi emas cukup berbahaya karena rawan pencurian dan membutuhkan berangkas khusus. Tak perlu khawatir karena ada berbagai tempat pegadaian emas, sehingga emas investasi jadi terjaga secara aman.

Khusus di daerah saya, emas bak primadona investasi yang sangat menggiurkan. Selain bisa dijadikan sebagai modal simpanan. Emas juga punya peran besar di dalam melamar gadis idaman dengan satuan hitungan mayam (yaitu satuannya setara 3,37 gram/mayam). 

Bila saja sudah terkumpul pundi-pundi mahar yang dipersyaratkan cukup, itu artinya sudah selangkah untuk bisa mempersunting si gadis idaman di hadapan orang tuanya.

Berinvestasi di Tanah dan Lahan
Memilih investasi pada tanah atau lahan dianggap punya prospek kenaikan harganya yang drastis. Kebutuhan lahan akan meningkat setiap tahunnya, ada banyak keluarga baru yang membutuhkan lahan untuk membangun rumah baru. Modal yang dibutuhkan adalah lahan yang memadai sebelum rumah yang didambakan berdiri. Investasi tanah dianggap begitu potensial.
 Related image
Lahan yang dahulunya terpencil lambat laun mulai berharga saat pembukaan lahan. Seiring dengan berjalannya waktu, mulai adanya akses jalan, pembangunan akses vital, perumahan dan sebagainya. Bila dahulunya tak ada harga, kini malah jadi rebutan para peminat terutama pengembang.

Misalnya dengan berinvestasi tanah, itu artinya Anda tidak perlu lagi kesulitan dalam mencari lokasi membangun bangunan nantinya. Didukung dengan harga tanah selalu akan naik setiap tahunnya, jadi aset yang paling penting di masa depan.

Bisa saja tanah yang dibeli saat ini, jadi lokasi penting di masa depan. Awalnya harganya hanya puluh ribu rupiah, nanti malah berharga puluhan juta.

Investasi Properti
Pendukung investasi lainnya selain dari tanah adalah bisnis properti. Di areal perkotaan bisnis di bidang ini berkembang sangat pesat. Kebutuhan akan hunian yang layak menjadikan investasi properti sangat menjanjikan. Itu berbanding lurus dengan tingginya harga. Investasi ini termasuk tipe investasi jangka panjang.
 Related image
Properti terdiri dari rumah, apartemen, ruko, kos-kosan dan sebagainya. Investasi seperti ini tak harus kita pribadi yang kembangkan tetapi bisa meminta bantuan pihak pengembang sesuai keinginan. Nilainya properti sudah pasti naik sesuai kebutuhan. Caranya bisa dengan menyewakan atau menjual, sudah pasti menggiurkan meskipun butuh modal yang besar.

Investasi Mata Uang Asing
Mata uang Rupiah akhir-akhir lebih sering ditutup dalam posisi melemah terhadap mata uang lainnya. Otomatis ada banyak mata uang asing yang nilainya melonjak naik. Ini menjadi peluang menjanjikan untuk berinvestasi terhadap mata uang asing.
Image result for money exchange
Selisih harga beli dan jual kadang menguntungkan, apalagi dalam jumlah besar. Tak hanya itu saja, mata uang asing yang punya pengaruh besar akan memudahkan saat pergi ke luar negeri. Otomatis saat mata uang menurun, otomatis Anda bisa untung besar.

Investasi Reksadana
Investasi Reksadana jadi salah satu instrumen investasi yang paling dilirik kaum milenial. Selain caranya gampang dengan budget yang terbatas tetapi bisa meraup keuntungan yang besar. Anak milenial tidak mau repot mengurusi investasi yang kadang bikin membuat kepala pusing.

Reksadana sudah menawarkan manajemen investasi yang menjanjikan karena dikelola secara baik oleh manajer investasi yang punya pengalaman panjang di bidangnya. Sangat tepat buat para milenial yang punya keinginan berinvestasi mudah dan gampang.
 Image result for reksadana
Perkenalan saya di reksadana pun sudah dimulai pasca kuliah, selain gampang. Reksadana memudahkan investasi dengan nilai yang kecil karena sudah diawasi oleh orang yang punya kemampuan mengatur keuangan Anda. Sekaligus belajar berinvestasi yang aman dan stabil serta kekinian.

Investasi Saham
Saham jadi investasi primadona karena memberikan keuntungan besar meskipun punya risiko besar,  sampai dikenal dengan istilah high risk-high return. Alasan inilah yang mendasari mereka yang bermain saham harus punya ilmu yang mumpuni serta perhitungan yang tepat.

Keuntungan yang didapatkan pun beragam seperti mendapatkan Capital Gain dari kenaikan harga dan Dividen (pembagian keuntungan) perusahaan. Hanya saja bila rugi yang ditanggung bila tak jeli adalah Capital Loss (penurunan harga) saham yang diinvestasikan dan risiko likuidasi perusahaan. Makanya dibutuhkan jam terbang dalam proses pengenalan saham. 

Segala aktivitas saham yang ada di tanah air dikontrol secara langsung Bursa Efek Indonesia. Tugas utama BEI adalah mengatur produk pasar modal yang menjadikan salah satu instrumen investasi. Segala macam produk pasar modal akan ada di lantai saham.

Berinvestasi di saham cukup mudah, caranya dengan membeli lembar saham dan pembeli akan masuk sebagai pemegang saham perusahaan tersebut. Pada jangka tertentu saham yang Anda beli bisa menguntungkan tergantung pada perusahaan apa yang diinvestasikan. Dibutuhkan perhitungan yang jeli dan pengalaman, supaya investasi saham yang Anda pilih membuahkan hasil.

Investasi Digital Aset
Terakhir adalah investasi yang sedang booming yang berinvestasi di dunia digital, Nilainya pernah menyentuh angka tertinggi di akhir tahun lalu. Ada sejumlah sifatnya yang istimewa seperti bersifat desentralisasi, limited supply, bersifat virtual seakan memudahkan proses transaksi.
 Image result for cryptocurrency
Demam digital aset pun terjadi, dan hampir ada sekitar 2 ribu digital aset yang beredar di pasarnya. Peluangnya terus berkembang ditambahkan lagi konsep Blockchain yang membuat digital aset unggul dibandingkan mata uang fiat. Apalagi harganya yang fluktuatif mampu naik tak terkira dan tampak begitu menggiurkan.

Toh... Anda harus hati-hati karena begitu banyak digital aset yang scam, harganya yang tidak stabil hingga aksi peretasan pada gadget Anda jadi sejumlah masalah yang dihadapi. Carilah sejumlah digital aset yang stabil dan banyak digunakan oleh orang lain, serta minta pihak mercant yang menjual digital aset saat Anda membelinya. Sehingga ini menjamin digital aset yang Anda miliki tetap aman.

Investasi di dunia Pendidikan
Investasi pendidikan masih saja disepelekan apalagi investasi ini butuh waktu lama dan apakah nantinya berhasil. Itulah mengapa ia tergolong dalam investasi jangka panjang. Keberhasilannya tergantung tingkat keseriusan personal yang menjalankan jenjang pendidikan. 

Semakin tinggi pendidikan, maka semakin tinggi pula pendapatan yang dihasilkan kelak. Pekerja kasar akan berbeda beban kerjanya dengan seorang ahli di bidang tersebut. Alasannya karena Pendidikan berhubungan erat ekonomi bangsa, semakin bagusnya SDM suatu bangsa juga meningkatkan ekonomi negara tersebut.

Itulah mengapa investasi pendidikan jadi primadona saat orang tua rela menyekolahkan anaknya jauh-jauh. Tujuannya sederhana yaitu memperbaiki nasib sekaligus investasi menatap masa depan. Memang pendidikan tinggi tidak menjaminkan sepenuhnya masa depan, namun membuka peluang berkarier makin membesar.

Derajat orang berpendidikan terlihat lebih tinggi, jadi jangan anggap remeh investasi yang bukan berwujud benda atau barang tersebut. Andai saja investasi pendidikan andai sukses, segala investasi lain bisa terpenuhi dengan mudah.

Investasi Hasil Karya
Jangan pernah menganggap remeh sebuah karya yang lahir, karena levelnya setara dengan investasi. Karya yang dihasilkan malahan bisa nilai jual yang tinggi. Mulai dari karya tulisan, karya lukisan hingga penemuan yang memiliki paten.

Saya pernah membaca, bahwa berkat penemuan nenek buyutnya dahulunya. Mereka para garis keturunan tak perlu lagi kerja dan hidup enak. Bahkan banyak dari generasinya hidup dari paten penemuan moyang mereka yang berinvestasi dari hal tersebut.
Nama tenar seperti Henry Ford penemu Mobil Ford, Alexander Graham Bell penemu telepon, dan Armand Peugeut penemu mobil Peugeut. Generasi mereka hanya hidup dari paten penemuan dan karya dan penemu buyut mereka mampu memudahkan hajat hidup umat manusia.

Anda pun bisa memulai dengan menghasilkan karya yang bisa jadi hak paten, royalti, dan pundi pemasukan. Hal serupa saya coba terapkan, bekerja sebagai konten kreator di dunia Blog saya anggap sebagai investasi. Bisa saja postingan saya bisa menjadi inspirasi untuk orang lain atau bahkan dari sebuah postingan saya bisa memenangkan hadiah menggiurkan.

Semua itu bukan isapan jempol belaka, karena dari berkarya bisa menghasilkan pundi-pundi penghasilan tambahan. Hasilnya bisa dimanfaatkan untuk investasi lainnya. Artinya dari sebuah karya akan menghasilkan pundi penghasilan yang bisa menunjang hidup dan tentu saja bisa dijadikan investasi.

Berinvestasi, Sebaiknya Hindari Investasi Aset Mati

Tak semua investasi itu baik, ada pula investasi bersifatnya rentan dan berisiko. Contoh paling konkret adalah berinvestasi pada aset mati yang nilainya menurun dari waktu ke waktu. Contoh yang paling sering masyarakat pilih adalah membeli kendaraan atau perangkat gawai. Tujuannya adalah sebagai bukan lagi sebuah kebutuhan, akan tetapi sudah melenceng jadi gaya hidup.

Semakin hari nilainya semakin turun, sebagai contoh mobil yang dibeli dengan harga 500 juta. Pada bulan atau tahun berikutnya harganya semakin turun, sedangkan hanya digunakan tanpa menghasilkan pundi-pundi pemasukan tambahan yang menutup biaya kendaraan itu. Misalnya saja kendaraan itu direntalkan atau digunakan sebagai angkutan online.

Selanjutnya gadget pasti familiar, kebiasaan gonta-ganti merek ponsel setiap tahun. Alasannya supaya tetap terlihat update. Sebenarnya semua sah-sah saja, asalkan punya nilai investasi dan dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Gadget yang dibeli dengan harga mahal tersebut bisa digunakan menghasilkan uang seperti kualitas jepretannya, kemampuan perekamannya hingga sebagai memudahkan proses melayani pelanggan dari lapak online yang dimiliki.

Terakhir adalah investasi yang sering dilupakan namun paling berharga, banyak manusia berbondong-bondong menginvestasikan untuk aset tapi melupakan pada investasi model ini. Apa sajakah itu:

Investasi Kesehatan
Setelah menginvestasikan banyak hal, kadang kita lupa menjaga tubuh tetap sehat. Bekerja terlalu keras dan lama tidak dibarengi dengan pola hidup sehat. Semua terasa jadi percuma saat penyakit datang menghampiri, menguras habis segala investasi yang sudah dibangun bertahun-tahun.
 Related image
Alasan itu mengapa hidup sehat itu penting dan bahkan murah. Mulai dari menyempatkan diri berolahraga, makan makanan sehat, dan istirahat yang cukup. Investasi ini bisa diterapkan dari usia yang sangat muda, karena dijamin di masa tua Anda
Bila pola seperti ini rutin sejak usia muda, dijamin di masa tua sejumlah penyakit enggan hinggap

Investasi dengan Beramal
Tak hanya mementingkan investasi yang sifatnya duniawi dan pribadi. Ada investasi yang sering diabaikan yaitu investasi dalam bentuk amal. Tak hanya berbentuk uang tapi bisa dengan beda yang bisa dimanfaatkan kepada orang yang membutuhkan. Caranya dengan beramal ke tempat ibadah, yayasan hingga kepada orang yang membutuhkan seakan muncul rasa tenteram di dalam dada.
Berinvestasi dengan cara beramal tidak akan merugikan, bahkan dari sifat dermawan akan mendatangkan pundi-pundi pendapatan tak terduga. Jadi beramal tak perlu perhitungan sama halnya dengan berinvestasi karena itu ibarat saya memutarkan pemberian kita kepada banyak orang lainnya yang membutuhkan.

Cara Cerdas Dengan Uangmu
So... jadi tak perlu lagi menunda-nunda lagi investasi. Di saat anak muda sebaya masih sebut dengan hidup bergelimpangan kemewahan sejenak. Anda mulainya berinvestasi kecil-kecilan, menunda sebentar rasa bersenang-senang di masa muda dengan mempersiapkan masa depan.

Itulah sejumlah cara pilihan investasi yang bisa dicoba siapa saja. Karena masa depan bukan ditunggu tapi dipersiapkan sejak dini. Sekaligus mempersiapkan masa depan yang bebas secara finansial, tak perlu khawatir saat sumber penghasilan terganggu atau musibah datang. Tinggal saja mencairkan investasi yang selama ini sudah ada.

Semua saja postingan ini memberikan inspirasi buat Anda semua dan akhir kata, Have a Nice Day.

Share:

0 komentar:

Post a Comment

Kenalan Blogger

My photo
Blogger & Part Time Writer EDM Observer