Monday, December 31, 2018

Senja Tak Biasa di Alue Naga, Desa Asri di Ujung Negeri

Senja itu datang begitu elok, matahari mulai turun ke perapiannya. Membenam jauh di ujung samudra. Semua itu tergambar dengan memesona di Desa Alue Naga. Desa kecil di Ujung Sungai Krueng Aceh. Uniknya Desa di ujung Banda itu terpisah oleh muara sungai, membagi dua desa jadi dua wilayah menjadi sektor barat dan timur.

Dulunya berdiri kokoh jembatan penghubung kedua wilayah, kini hanya tersisa fondasinya saja. Sedangkan badan jembatan tak tahu lagi di mana rimbanya. Tenggelam dibawa gelombang dahsyat pagi itu. Air tsunami yang datang puluhan meter menjadi saksi bisu, kehidupan yang pernah mati kembali ditata kembali.

Share:

Sunday, December 30, 2018

Mempersiapkan Masa Depan dengan Perencanaan Keuangan Matang

Kini usia saya sudah melewati seperempat abad, secara kualitas saya sudah mulai mandiri dan tidak lagi terikat dengan orang tua. Masalah keuangan sudah mulai dipenuhi secara pribadi tanpa harus minta lagi uang kepada orang tua.

Permasalahan yang harus saya persiapkan di masa depan begitu banyak. Kebiasaan main atau bahkan jalan-jalan tidak jelas harus dikurangi atau bahkan dihentikan. Sering kali kebiasaan nongkrong tidak jelas mampu menghabiskan banyak uang dalam sekejap.
Share:

Saturday, December 15, 2018

Geliat Ekonomi Digital Indonesia yang Siap Mengguncang Dunia #Ecodigi


Demam Harbolnas masih terasa... Ada beragam barang yang dijual di sejumlah marketplace dan harganya kadang di luar akal sehat. Para pelanggan rela begadang dan sulit memalingkan matanya dari gawainya. Ada sejumlah kejutan di Harbolnas yang datang saat melihat promo besar-besaran tersebut.

Perang harga dan diskon besar-besar jadi hal yang menarik minat siapa saja, seakan sudah menjadi gaya hidup kini. Dulunya aktivitas berbelanja harus dilakukan di mall atau pasar malam, memburu barang yang diinginkan dalam kerumunan banyak orang. Siapa yang kuat saat midnight sale, ialah pemenang terhadap barang tersebut.
Share:

Thursday, December 6, 2018

Mengurangi Buangan Plastik, Pilihan Milenial Merawat Alam


Sudah pasti anak muda ingin tetap eksis di manapun ia berada, tangan sulit rasanya lepas dari gawai. Aktivitas macam update status, baca berita sampai sharing segala informasi sekitarnya. Itulah gambaran anak kekinian, lebih akrab disebut generasi milenial, generasi yang begitu kuat akan pengaruh teknologi. 

Lokasi mereka nongkrong tidak bisa lepas dari cafe atau kedai kopi. Suguhan minuman yang menggugah selera dan membangkitkan ide. Anak milenial terkenal dengan kreativitas dan inovatif, segelas kopi yang masih panas di ujung gelas memecahkan masalahnya.
Share:

Monday, December 3, 2018

Memberdayakan Sampah Pesisir dengan Ecobrick

Pantai, lokasi yang begitu lekat dalam hidup saya. Puluhan tahun hidup menjadi anak pesisir, badan lengket dengan pasir laut. Berlarian di pinggir pantai, bermain sepak bola pantai yang kadang buat mata kelilipan. Setelah kotor dan berkeringat, saatnya nyemplung bersama-sama di air laut.

Terombang-ambing dibawa ke sana kemari oleh pecahan gelombang. Matahari mulai ada di ujung tepi, perlahan beranjak tenggelam. Itu tanda pulang alam sebelum ibu mencari dan meneriaki kami pulang ke rumah.
Share:

Halo Penulis

My photo

Hobi membaca, mengobservasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat EDM

Berlangganan via Email