Suasana senja di Alue Naga begitu menarik dengan panorama desir
ombak, bak lokasi pelepas penat bagi sebagian orang. Lokasinya tak jauh dari kampus
dan permukiman warga, sembari menjauhi hiruk-pikuk keramaian Banda Aceh kala
senja. Terlihat jelas berbagai jenis perahu merapat di bibir sungai Krueng
Aceh yang terkenal dengan sejarahnya, kegigihan masyarakat Aceh dalam
mengusir penjajah kala itu.
Senja hari ini tak ada aktivitas
nelayan. Kapal-kapal nelayan merapat dan jaring tergulung rapat di dek perahu. Hari
itu ada pantangan besar, 26 Desember jadi peringatan Gempa bumi dan Tsunami. Sudah
15 tahun peristiwa dahsyat itu berlalu. Menyisakan memori desa yang
porak-poranda dihantam bencana alam gempa bumi dan tsunami tanpa sisa.






