Selasa, 15 Agustus 2017

Makna Kemerdekaan bagi Anak Muda Kekinian

Warna merah dan putih di setiap sudut jalan dan itu pertanda Hari Kemerdekaan RI sudah dekat. Pengumuman dari setiap rumah diwajibkan memasang bendera di depan rumah dari desa masing-masing makin mempertegas itu semua. Bila ngeyel, siap-siap saja disemprot habis polisi yang rutin berkeliling.

Di zaman saat ini akses terasa begitu mudah, Anda dapat bisa tahu segala aktivitas secara langsung dengan cepat. Bisa secara streaming atau livetweet, dalam sekejap, semua berita yang diinginkan hadir dalam genggaman termasuk berita tentang kemerdekaan.
Share:

Kamis, 10 Agustus 2017

Seberapa Berhargakah Ide?

Seberapa Berhargakah Ide?
Perkembangan ide saat ini begitu cepat itu dibarengi dengan teknologi yang makin memudahkan hajat hidup masyarakat banyak. Perkembangan zaman yang pesat sudah pasti melahirkan inovasi tanpa henti.

Bukan hal yang mengherankan saat perusahaan berbondong-bondong melahirkan produk terbaiknya. Mulai dari yang tahunan hingga setiap Minggunya, itu artinya ide yang menjadi inovasi lahir setiap saat.
Share:

Senin, 31 Juli 2017

Ayo Lengkapi Profil Kerja Melalui Linkedin

Siapa yang belum punya akun Linkedin? silakan ngacung!
Bila Anda belum punya akun Linkedin pasti sebuah kerugian besar, terutama yang mau atau sedang terjun di dunia kerja. Sulitnya mencari pekerjaan saat ini tidak lepas dari kurangnya koneksi terhadap dunia kerja khususnya berbasis online.

Jawaban itu hadir dari konsep yang ditawarkan oleh Linkedin. Apalagi hampir sebahagian besar penggunanya datang dari kalangan profesional. Linkedin sangat layak mempresentasikan diri Anda kepada para klien dan perusahaan sesuai tujuan Anda.
Share:

Jumat, 28 Juli 2017

Pengangguran Menumpuk, Siapa Salah?

Pengangguran jadi momok yang menakutkan, tak usah jauh-jauh karena banyak kerabat kita yang masih menganggur karena belum memiliki pekerjaan tetap. Padahal mereka umumnya berpendidikan tinggi, semua berbanding terbaik dengan jumlah melek pendidikan makin meningkat dan tetap saja angka pengangguran tetap saja tidak turun.

Malah pendidikan tidak menjamin untuk tidak menganggur. Jumlahnya yang makin meningkat dari tahun ke tahun seakan jadi masalah bagi pemerintah. Ibarat bom waktu yang bisa kapan saja meledak andai pemerintah tidak mampu menangani dan para pengangguran mencari solusi atas masalahnya.
Share:

Senin, 17 Juli 2017

Pentingnya Menjaga Keamanan Privasi

Hampir setiap harinya kita berselancar di dunia maya, mulai dari membuka aplikasi Instant Messaging, mengecheck email pemberitahuan, situs berbagi video hingga mencari informasi di berbagai kanal kanal berita. Akses internet yang begitu mudah membuat hampir sebahagian besar generasi millenial menghabiskan waktunya menatap gadget masing-masing.
Share:

Rabu, 05 Juli 2017

Pendapatan Tak Terduga Datangnya dari Rumah

bekerja dari rumah
Kamu sih kerjaannya apa sih?Mengapa asyik ngadem di kamar saja tanpa ke mana-mana, ibarat keong!
Kata-kata yang sering kali teman-teman saya ucapkan saat mencoba membujuk saya keluar dari kamar sembari mengajak ngopi agar tetap waras. Sambil bercakap-cakap ringan dan penuh tawa. Sudah pasti banyak teman dan tetangga bingung dengan apa yang saya lakukan dari rumah. 
Share:

Jumat, 30 Juni 2017

Quora, Aplikasi Penjawab Segala Rasa Penasaran

Malu bertanya sesat di jalan, sudah berani bertanya tapi tak ada yang bisa jawab?

Permasalahan pelik ini sering terjadi saat ini, manusia sering kali haus akan jawaban apalagi pertanyaan yang sering kali terngiang di kepalanya. Opsi yang paling banyak ditawarkan ialah bertanya saja sama Mbah Google atau tanya sama teman yang pintar. 
Share:

Rabu, 21 Juni 2017

Mengapa Sedikit Anak Muda yang Kreatif?

Mengapa Sedikit Anak Muda yang Kreatif?
Seberapa sulitkah menjadi orang kreatif?

Jawabannya tergantung mau apa tidak, menjadi kreatif bukan sesuatu yang sulit dan mustahil. Asalkan mau dan giat dikembangkan kreativitas akan menunjukkan hasil yang signifikan.
Timbul sebuah pertanyaan yang menyeruak ke permukaan, mengapa sedikit anak muda kreatif saat ini?
Sedikit bercerita, saat kita masih di usia anak-anak pasti akrab dengan hobi tertentu. Dengan hobi tertentu membuat kita kreatif, misalnya saja suka mewarnai dan secara tak langsung sang anak akan memadukan setiap warna untuk hasil akhir yang menakjubkan.

Namun pada usia tertentu banyak dari anak muda yang kreativitasnya menghilang atau pudar, alasan mendasar karena tidak pernah lagi berkecimpung di bidang tersebut. Malah sebagian hobi yang digeluti saat masih kecil atau muda tidak menjamin lebih. Kreativitas dianggap buang-buang waktu saja.

Kreatif sangat identik dengan menghasilkan ide sendiri, walaupun kurang menarik namun ia mampu memiliki daya cipta bagi yang giat memperjuangkan. Proses berlanjut hingga menghasilkan karya orisinal bisa disebut dengan kreativitas. Di negeri kita sendiri, kreativitas masih dianggap sebelah mata, karena nilai akademisi salah satu patokan ia berhasil ke depan.

Bukan sesuatu yang mengejutkan bahwa banyak orang pintar, bisa secara akademisi dan prestasi. Namun sering kali mereka yang sekolah tinggi-tinggi hanya mengandalkan ilmu yang didapatkan di bangku sekolah atau perguruan tinggi. Padahal hidup tak harus mengandalkan kepintaran semata, harus ada bumbu-bumbu kreatif di dalamnya.

Stigma masyarakat masih menganggap yang punya prestasi cemerlang adalah orang hebat, makanya begitu banyak orang yang menginginkan anaknya untuk hebat di urusan akademisi dan kemudian diterima bekerja instansi pemerintah atau perusahaan ternama.

Usia muda yang lekat dengan kreativitas
Ide kreatif yang banyak lahir saat usia produktif (muda) seakan banyak yang meredup. Bisa karena tidak ada kejelasan dan wadah menampung ide tersebut, bisa juga karena ide kreatif sering tidak menjanjikan masa depan yang jelas.

Begitu banyak anak muda yang mencapai masa mudanya dengan hal-hal kreatif. Saat tanggung jawab belum begitu banyak dan masih bergantung dengan orang tua. Namun semua itu seakan hilang begitu saja saat beranjak dewasa.

Makanya jangan heran kreativitas atau skill yang dimiliki saat kecil tak pernah dikembangkan lagi. Akibatnya saat masuk ke dunia kerja akan hilang begitu banyak orang yang harus merelakan kreativitas dan hobi masa kecilnya untuk pekerjaan yang tidak ia sukai.

Sebagai contoh kita diajarkan dengan pikiran kotak dan seluruhnya kotak, padahal penerima kerja mencari yang berpikiran bulat. Akibatnya semua pelamar tidak diterima karena spesifikasi yang semuanya sama.

Cara untuk kreatif salah satunya mengasah kemampuan yang telah ada dan jangan ragu dengan yang telah dipelajari sebelumnya. Mengembangkan minat yang disukai dan secara tak langsung minat dan bakat yang telah ada tersebut mampu membuat anda memiliki pribadi yang kreatif.

Bagaimana proses menjadi kreatif?
Menjadi pribadi yang kreatif tidak hanya bermodal bakat, banyak yang hanya mengandalkan bakat saat kecil akan tergerus perlahan demi perlahan bakatnya. Paling dibutuhkan untuk melahirkan pribadi kreatif datangnya dari dalam diri, cara paling sederhana dengan membiasakan.

Sebagai contoh sederhana yaitu penulis dari hasil menghasilkan karya, ada proses gabungan menulis dan membaca dan mengaktualisasikan setiap imajinasinya. Apalagi ide kreatif sangat erat dengan plagisasi apalagi pencurian ide sering terjadi. Untuk menghindari diri dari plagisasi ada beberapa proses kreatif tahap menjadi kreatif dan inovatif sepenuhnya.

Bagi para pemula, terinspirasi dari orang lain ialah sebuah kewajaran. Misalnya saja ingin jadi seorang penulis besar, metode ATM (Amati, Tiru, dan Modifikasi) bisa dicoba untuk awal mulanya. Setelah mendapatkan gaya bahasa sendiri kita dapat dengan sendirinya mandiri serta kreatif dan harus diingat semua butuh proses.

Saat ini sangat sulit menemukan hal yang baru, namun memadukan sesuatu yang lama dengan yang ngehits kini. Sesuatu yang telah ditemukan tempo dahulu mampu disesuaikan dengan kebutuhan zaman.

Misalnya saja kendaraan dengan aplikasi berbasis online sehingga bisa melahirkan ide Startup ojek online. Ingin menjual sesuatu tapi tidak memiliki toko, dengan internet mampu diakali dengan menghasilkan toko online. 

Kreatif dan inovatif sepaket, hasil dari ide kreatif mampu mengusung visi yang inovatif. Nantinya proses pembiasaan diri untuk kreatif barulah menghasilkan hal-hal inovatif.

Ada beberapa cara yang bisa membuat anda kreatif dan mungkin cara ini bisa dicoba, apa sajakah itu, berikut ulasannya:

Menulis setiap planning, Ide itu ibarat unta hewan tunggang yang sedang di parkir, andai dalam sekejap ditinggalkan tanpa ditambatkan. Akan banyak gagasan dan opini yang lahir bisa dituangkan. Tak harus dituangkan di sosial media namun cukup sebagai catatan kecil sebagai pengingat sebelum implementasi dan dipertimbangkan nantinya.

Secara tak langsung otak yang sudah penuh dengan ide akan kembali segar. Akan lahir ide-ide kreatif lainnya. Selain itu membuat planning membuat anda teratur dalam mengeksekusi pekerjaan yang tertunda. Dengan jadwal yang telah ditentukan jauh-jauh hari, maka otak akan terrencana untuk melibas tugas sebelum waktunya lewat.

Rasa ingin tahu, menjadi kreatif membuat secara tak langsung diri ingin tahu lebih yang sedang dipelajari. Tak hanya itu saja, sejumlah ilmu baru bisa saja datang, karena untuk menunjang bidang kreatif yang sedang dipelajari.

Secara tak langsung menjadi kreatif mampu mengasah berbagai kemampuan lainnya. Makanya jangan heran mereka yang menyukai sesuatu yang mewujudkan ide kreatif dan inovatif  sangat harus rasa ingin tahu.

Keluar dari zona nyaman, hampir semua orang kreatif berhasil mengembangkan idenya setelah keluar dari zona nyamannya. Sering kali zona nyaman membuat kita tidak terlalu berani menantang diri sendiri melebihi kapasitasnya, akibatnya hanya terkungkung seperti itu dalam waktu lama.

Tak usah takut keluar dari zona nyaman, karena dengan begitu anda akan belajar banyak dan survive. Segala masalah juga mampu terpecahkan, jadi tunggu apalagi.

Mengubah orientasi, mengubah pola pikir ialah landasan dasar buat jadi orang kreatif. Sering kali dari kita menganggap kerja di kantoran adalah salah satu opsi pekerjaan. Orientasi itu seakan membuat buntu pikiran sejumlah anak muda terutama lulusan sarjana yang bingung mengadukan nasibnya ke mana.

Salah satunya ialah berpikir kreatif atau membuka peluang yang menjanjikan, begitu banyak peluang kerja atau bahkan mengembangkan kreativitas tanpa harus duduk manis di kantor dengan pakaian rapi.

Mempelajari ilmu baru, hampir sama dengan mendapatkan dengan rasa ingin tahu yang besar. Segala telah dijalani bukan berarti menutup pintu untuk ilmu yang lain, tapi disadari dari belajar ilmu baru mampu melawan rasa jenuh dan juga ilmu baru jadi salah satu jembatan penghubung antara yang sedang digeluti dengan yang sedang dipelajari.

Tidak berhenti belajar, sering kali saat berada di atas kita berhenti belajar. Bisa karena telah menganggap diri telah mumpuni di bidang, namun nyatanya banyak hal lain yang luput atau tidak sempat dipelajari.

Proses kreatif pasti tak mengenal kata berhenti di tengah jalan, ia harus memadukan dengan inovasi dan terobosan baru. Andai tidak, karyanya akan disaingi atau bahkan ditinggal oleh pelanggan.

Belajar dari kegagalan, sering kali kegagalan jadi alasan untuk berhenti melangkah. Ada rasa menyesal dan malu atas setiap kegagalan yang menimpa. Padahal orang kreatif seakan mendapatkan ilham saat gagal, mereka akan mencoba cara lain agar bisa berhasil.

Nah... jangan patah arang hanya karena gagal, ibarat proses menghabiskan kouta gagal dan mencapai proses berhasil. Lebih baik gagal setelah mencoba dibandingkan penasaran seumur hidup karena takut mencoba.

Menyisihkan waktu Me time, ini sangat penting apalagi me time dianggap waktu paling tepat mengevaluasi diri sendiri. Ibarat mengisi kembali daya energi yang terkuras habis, salah satu cara me time ialah dengan berlibur atau melepaskan penat yang membebat di kepala.

Seakan dengan me time anda akan kembali ke performa optimal dan ide-ide segar akan kembali lahir. Ibarat istilah kerja keras dan liburan serta me time sampai lemas.

Berbeda untuk yang terbaik, sering kali orang yang berbeda dengan lingkungannya, tujuannya untuk mengalihkan perhatian orang lain. Namun berbeda di ini yaitu memberikan sesuatu warna baru, salah satunya berbalut kreativitas dan inovasi di dalamnya.

Punya target yang jelas, pekerjaan di bidang kreatif punya target yang jelas apa yang dilakukan hari ini, esok dan seterusnya. Semua pekerjaan memang erat dengan target, namun mereka yang terjun langsung di bidang kreatif akan harus siap melawan arus perubahan yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Membiasakan diri, permasalahan utama mengapa sulit sekali berpikir kreatif ialah sedikit atau kurangnya kemampuan berpikir kreatif. Apalagi kreatif itu butuh proses, salah satunya melalui pembiasaan dan pengulangan setiap harinya.

Perbedaan yang paling mendasar dari orang yang kreatif dan tak kreatif hanya didasari satu hal yaitu kebiasaan melatih otak dan jiwa raganya melakukan hal kreatif. Secara tak langsung akan muncul ide kreatif yang datang.

Sebagai contoh ialah membiasakan menulis kreatif, dengan latihan dan pembiasaan menulis setiap harinya maka dengan mudah ide datang. Selain itu tulisan yang ditulis makin kreatif dari waktu ke waktu.

Membiasakan bangun pagi, waktu pagi ialah waktu yang paling tepat memulai berpikir kreatif. Suasana yang masih segar dan pikiran yang masih sangat jernih mampu menjamin ide mengalir lancar.

Namun itu harus didukung dengan tidur di awal waktu, bukan saat larut malam. Sering kali generasi millenial saat ini tidur larut malam karena bergumul di waktu yang relatif lama dengan gadgetnya. Alhasil waktu tidur terganggu dan insomnia datang, akibatnya bangun pun kesiangan.

Selain tidak semangat lagi, bangun kesiangan mampu memangkas waktu pagi anda. Makanya jangan heran bahwa mereka yang bangun kesiangan kehilangan banyak ide kreatif dan hal baik yang bisa dilakukan.

Jadi sebaiknya kebiasaan buruk itu telah bisa anda hilangkan perlahan-lahan, salah satu caranya ialah menjauhkan gadget di waktu tidur. Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas dan keesokan harinya bangun dengan badan serta pikiran segar.

Itulah sejumlah cara itu menjadi pribadi yang kreatif dan dari saat ini bisa dibiasakan. Jangan khawatir sebelum anda mencoba. Bagaimana, tertarik untuk dicoba?
Share:

Jumat, 16 Juni 2017

Webinar, Era baru dari Seminar Berbasis Web

webinar era baru seminar
Bro... nanti malam gue mau ikutan seminar keren? 
Seminar apa? Seminar yang dapat sertifikat dan nasi bungkus itu ya?Jangan-jangan seminar yang bisa dapat hadiah kapal pesiar dan jalan-jalan ke menara Eiffel? 
Yaelah!!... ngga nyambung elo, ini seminar bermodalkan sambungan internet dan gadget. Langsung deh bisa menyaksikan seminar.
Kini jaman sudah begitu gampang, untuk sebuah seminar bisa berlangsung tak perlu harus ada tempat, panitia penyelenggara yang harus pusing berhari-hari dalam membuat acara sampai dengan hari H.

Terobosan yang dikembangkan dari teknologi ialah komunikasi yaitu seminar berbasis web yaitu Webinar. Dulunya pasti sangat akrab seminar harus datang ke tempat yang telah dijanjikan dan kadang peserta terbatas ditambah harga pendaftarannya cukup mahal. Mulai dari penyediaan tempat, waktu hingga kadang menyesuaikan dengan waktu dari peserta. 
Share:

Kamis, 08 Juni 2017

Seberapa Pentingkah Youtube Saat Ini?

Lagi banyak kouta internet dan bingung caranya ngabisin gimana?

Cukup dengan buka Youtube dan langsung berselancar ke berbagai channel. Wow... ternyata Youtube begitu banyak menawarkan tayang menarik dan atraktif hingga kadang jadi lupa waktu.

Alasannya beragam, mulai dari acara TV yang itu-itu saja dan terkesan tak menarik lagi. Apalagi pihak televisi khusus TV lokal hanya menayangkan acara dengan rating semata hingga mengabaikan kebutuhan penonton dari berbagai rentang umur.
Share:

Rabu, 31 Mei 2017

Kebiasaan Menunda Hingga Deadline, Baikkah?

Siapa sih yang tidak pernah bekerja di dalam tekanan deadline?
Sudah pasti siapa saja yang punya tanggung jawab selalu saja diburu dengan deadline setiap waktunya. Perkembangan deadline identik dengan SKS (Sistem Kebut Semalam) yang begitu akrab di Indonesia.

Usut punya usut, cara itu telah lama digunakan oleh bangsa kita termasuk dalam proses penggagasan teks proklamasi tahun 1945. Waktu yang mepet serta dan ingin hasil sebaik-baiknya melahirkan sistem tersebut.
Share:

Sabtu, 27 Mei 2017

Bitcoin, Mata Uang Virtual yang Begitu Menjanjikan

Kenal dengan Bitcoin
Bitcoin jadi salah satu mata uang digital yang sedang ngehits akhir-akhir ini. Nilai tukar uang digital yaitu Bitcoin terhadap dolar makin lama terus mengalami lonjakan yang cukup besar. Seakan Bitcon banyak yang melirik dan menjadikan alat tukar nan menjanjikan untuk proses transaksi.

Semenjak maraknya serangan Malware Ransomware oleh peretas yang meminta tebusan menggunakan Bitcoin. Sistem Bitcoin berbentuk transaksi virtual menggunakan teknologi Cryptocurrency sehingga mampu menjaga keamanan sehingga tidak mampu dipalsukan serta diretas.

Nilai tukarnya ditentukan oleh kekuatan permintaan dari para pengguna mata uang digital layaknya mata uang yang berlaku saat ini. Permintaan yang tinggi akhir-akhir ini membuat nilai Bitcoin melonjak tinggi.

Sejarah Bitcoin (BTC)
Awal mulanya Bitcoin hadir pada tanggal 3 Januari 2009, pengembangnya sendiri adalah salah seorang ahli jaringan Satoshi Nakamoto. Namun ada beberapa sumber yang mengatakan sang penemu adalah nama fiktif yang dibuat oleh pakar IT dan geek setelah riset panjangnya selama 2 tahun.

Buah pikir dari sejumlah ahli tersebut berhasil mengembangkan sistem uang virtual model baru yang tidak punya ikatan dengan siapa pun. Sehingga lahir sebuah persepsi baru dalam transaksi online termasuk tujuannya dalam mencari keuntungan dan kepercayaan pengguna di dalamnya.

Mengapa Bitcoin bisa lahir?
Sifatnya yang tidak bisa diatur oleh siapa pun baik pemerintah ataupun bank sentral menegaskan Bitcoin lebih stabil dan cukup bermodal gadget dan koneksi internet. Bitcoin ada karena keresahan masyarakat terhadap mata uang konvensional yang mengalami gejolak saat resesi ekonomi dunia tak menentu.

Sejumlah pakar dan geek dunia IT menganggap pemerintah lalai yang berakibat dengan gejolak ekonomi. Konsep Bitcoin juga diyakini akan terus naik mengingat pesatnya dunia digital dan permintaan yang terus meningkat.

Apalagi sistem finansial yang dipenuhi orang-orang yang mencari keuntungan pribadi dan menguntungkan pihak pemangku jabatan dan konglomerat semata. Bitcoin jadi alternatif bagi mereka yang tidak mempercayai pemerintah, bank pusat, dan institusi pihak ketiga untuk menjaga nilai mata uang.

Bentuk dari Bitcoin berbeda dengan mata uang konvensional umumnya, hanya berbentuk file biasa. Namun file tersebut merupakan enskripsi dari kode-kode unik yang menjadikannya berbeda satu sama lain.

File yang berada di gadget anda mampu disimpan ke dalam flash disc atau software seperti Bitcoin Wallet. Selain itu anda yang masih merasa was-was, bisa menyimpannya secara penyimpanan Cloud pada sejumlah jasa Bitcoin di internet dengan biaya bervariasi.

Apa kelebihan Bitcoin?
Begitu digandrunginya mata uang virtual khususnya Bitcoin dikarenakan sejumlah kelebihan yang dimiliki dibandingkan dengan mata uang konvensional lainnya. Apa sajakah kelebihan, berikut ulasannya:

Sistem peer to peer, sistem pada Bitcoin menggunakan cara peer to peer tanpa harus melalui pusat data server. Jelas caranya ini mampu menekan biaya yang harus mengalami pemotongan sana-sini dan itu tidak ditemukan pada sistem Bitcoin.

Server Bitcoin juga bersifat desentralisasi yang terbagi di berbagai server, yang bertugas menjalankannya adalah pengguna yang terhubung ke dalam jaringan. Keberadaan Bitcoin seakan mengalahkan sejumlah mata uang virtual terkemuka lainnya seperti Ripple, Etherum, dan Litecoin.
 
kenal dengan bitcoin
Bitcoin unggul dibandingkan dengan mata uang online lainnya
Transfer mudah, sifatnya yang bersifat virtual jelas sangat memudahkan dalam pengiriman ke mana saja dan kapan saja. Berbeda dengan pengiriman uang konvensional atau uang yang sulit dan memakan waktu lama.

Pengiriman malah bisa terkirim dalam hitungan detik bermodalkan gadget yang terhubung dengan internet. Tanpa batasan transfer yang diinginkan dan akun dari rekening Bitcoin tidak dapat dibekukan oleh siapa pun.

Minim biaya, sering kali pemotongan dan konversi membuat jumlah orang anda terpotong dalam jumlah besar. Dengan menggunakan Bitcoin saat kecil pemotongan karena hampir seluruhnya gratis. Namun untuk mempercepat transaksi, umumnya dompet Bitcoin hanya melakukan pemotongan di rentan Rp 500 – 3.000 tak peduli berapa besaran transfer.

Tidak ada kontrol, sistem keuangan sering kali diatur di bawah lembaga khusus atau perbankan. Namun tidak dengan Bitcoin yang tidak berada pengawas mana pun, sifatnya yang sendiri dan berada di bawah database Blockchain.

Sistem ini sangat terbuka dengan siapa pun, sehingga sangat mustahil bagi seseorang untuk memalsukan transaksi di Blockchain. Semuanya tercatat secara langsung dan bersifat sangat transparan sehingga semua pengguna.
Mata uang virtual yang menggunakan teknologi Cryptocurrency
Oleh karena itu sangat sulit untuk bisa mengubah dan memalsukan data transaksi Bitcoin. Pelaku harus meretas jutaan server dalam satu waktu, sudah jelas cara itu hampir mustahil. Semua pengguna mempunyai hak kontrol terhadap transaksi Bitcoin secara menyeluruh yang tidak dimiliki oleh sistem perbankan dan lembaga mana pun.

Memudahkan pembayaran, pesatnya perkembangan ekonomi digital mulai dari Fintech, e-commerce, on demand service, dan Internet of Things (IOT) Semua itu memudahkan terhubung mudah terhubung antara penjual dan pembeli dengan cepat.
Akibatnya penggunaan mata uang virtual salah satunya Bitcoin melonjak drastis. Selain mudah, cepat dan tanpa potongan, Bitcoin bisa ditukarkan dengan mata uang konvensional negara bersangkutan.
Kenal dengan Bitcoin
Bagi para freelancer dan online shopper sangat mudah karena tidak apa pemotongan harga dan atas barang dan jasa yang diberikan atau diterima. Malahan para pelaku ekonomi digital lebih tertarik dibayar menggunakan Bitcoin.

Apa kelemahan dari Bitcoin?
Namun ada juga sejumlah kelemahan yang dimiliki oleh Bitcoin yang mungkin anda pertimbangkan, apa sajakah itu berikut ulasannya:

Menguntungkan pengguna awal, orang yang pertama sekali turut serta memiliki Bitcoin sejak pertama kali muncul di tahun 2009 adalah mereka yang beruntung apalagi dengan harganya saat ini. Permintaan Bitcoin yang meningkat dalam mengalahkan harga emas jelas sebuah keuntungan bagi mereka yang menyimpannya.

Sedangkan pengguna awal yang baru saja bergabung jelas kesulitan untuk mendapatkan pundi-pundi Bitcoin. Andai membelinya, harganya yang mahal dan bisa saja sewaktu-waktu turun.

Transaksi bersifat transparan, semua transaksi yang pernah berlangsung sekaligus saldo seseorang dapat diakses oleh siapa saja. Namun kita tidak bisa mengetahui pemilik suatu alamat Bitcoin tersebut kecuali pemiliknya sendiri yang memberitahukan.

Ada opsi yang dapat dipilih apakah nama dari pemilik akun Bitcoin mau dimunculkan atau tidak. Walaupun pengguna merahasiakan identitasnya, tetap saja transaksi dapat tercatat dan dipantau oleh publik.

Transaksi tak bisa dibatalkan, Andai saja anda melakukan transaksi Bitcoin maka transaksi tersebut tidak bisa dibatalkan alias irreversible, karena telah dianggap telah setuju transaksi itu terjadi.
kenal dengan bitcoin

Kecuali anda sendiri yang meminta kesediaan sang penerima mengembalikan Bitcoin tersebut. Jelas sangat berbahaya andai saja gadget anda jatuh ke orang tidak bertanggung jawab dengan leluasa menggunakan akun Bitcoin anda.

Gadget rusak atau file terhapus, bahaya yang mengintai lainnya adalah andai gadget yang digunakan mengalami kerusakan. Sifat Bitcoin layaknya tambang emas yang bisa didapatkan melalui gadget manner jelas sebuah kerugian andai mengalami kerusakan.

Selain itu akun yang terhapus baik sengaja atau tak sengaja, sejumlah pundi-pundi Bitcoin yang ada di Bitcoin Wallet akan hilang dan akan masuk kembali ke Bitcoin Manner. Cara mengakalinya dengan anda harus sering melakukan backup secara ke beberapa device atau gadget lainnya agar Bitcoin Wallet anda aman.

Menimbulkan perdebatan, mata uang virtual masih sering menimbulkan pro dan kontra di mana saja. Sejumlah negara malah dengan tegas melarang pembayaran dengan Bitcoin karena bisa mengganggu kestabilan mata uang konvensional.

Di Indonesia sendiri juga demikian, pembayaran Bitcoin belum terlalu terkenal dan masih banyak yang tidak menerimanya dengan alasan nilainya tidak stabil.

Harganya fluktuatif, walaupun saat ini Bitcoin mengalami kenaikan yang sangat signifikan, namun dalam rentang beberapa jam terjadi penurunan ekstra. Jelas saja yang ingin menjual atau berbelanja dengan Bitcoin harus menambah biaya pembayaran.

Apalagi banyak saat ini pengguna Bitcoin yang hanya menjadikannya sebagai trader semata bukan user. Apalagi banyak yang ingin menyimpan lama namun takut harga turun dan saat dijual ke dealer malah ditawar dengan harga rendah.

Jumlahnya terbatas, Hanya ada 21 juta Bitcoin di seluruh dunia sehingga sangat tidak mungkin ada inflasi. Ibarat tambang emas, Bitcoin mengalami pengurangan sebanyak 25 BTC setiap menitnya. Bila diakumulasikan, Bitcoin akan habis pada tahun 2.140 atau sekitar 123 tahun lagi.

Jumlahnya yang terbatas jelas sekali menyerupai sistem ekonomi kapitalis berdasarkan deflasi dengan makin terbatas jumlahnya maka harganya semakin naik.

Bisa saja tak berharga, Bitcoin lahir karena adanya kemauan dan kepercayaan dari para penggunanya. Hal ini memungkinkan suatu saat Bitcoin benar-benar tidak berharga lain karena tak ingin digunakan lagi atau muncul mata uang digital bentuk baru.

Cara mendapatkan Bitcoin
Banyak yang masih bertanya-tanya bagaimana cara menjalankan dan mendapatkan pundi-pundi Bitcoin caranya bisa dengan Bitcoin manner dan juga Bitcoin Faucet. Layaknya tambang emas yang didatangi oleh sekian banyak penambang koin via virtual.
Cara menambang bitcoin menggunakan komputer canggih
Setiap para penambang ialah mereka yang mendedikasikan sumber daya dari gadget mereka untuk memecahkan persoalan matematis yang sulit. Pada saat proses penambangan Bitcoin dilakukan melalui perangkat yang dirancang khusus dan bersifat kolektif yang disebut Node.

Hasilnya, sistem Bitcoin akan membalas kerja keras penambang dengan guyuran sejumlah Bitcoin. Setidaknya setiap 10 menit ada 1 blok Bitcoin (25 Bitcoin) yang lepas. Nilai tersebut makin turun seiring dengan waktu hingga mencapai total 21 juta Bitcoin di tahun 2.140 kelak.
Sedangkan Bitcoin Faucet adalah web atau situs yang memberikan Bitcoin kepada pengguna secara cuma-cuma. Cukup dengan memasukkan Address Bitcoin dan mengetik captcha, lalu anda akan dikirimkan Bitcoin ke Wallet. Mendapatkan Bitcoin gratis bisa didapatkan secara periodik tergantung waktunya.

Cara memiliki akun Bitcoin
Sangat mudah, cukup dengan mendaftar pada beberapa penyedia salah satunya adalah bitcoin.co.id di situ anda anda diminta verifikasi akun Bitcoin mulai dari seluruh data diri. Layaknya seperti mendaftarkan email, lalu andai akan mengisi sejumlah form dan konfirmasi telah memiliki akun Bitcoin.
 
kenal dengan bitcoin
Tampilan dari situs Bitcoin
Untuk lebih aman dapat dengan menyimpan ke sejumlah gadget berbeda untuk mengantisipasi dari aksi peretas atau gadget anda rusak. Setiap Bitcoin yang berhasil didapatkan akan disimpan dalam Bitcoin Wallet, dompet (Wallet) tersebut harus terinstall terlebih dahulu oleh kedua pihak pada gadget.

Andai Wallet tersebut terinstall anda akan memiliki Bitcoin Address. Sedangkan untuk proses transfer sangat yaitu dengan membuka aplikasi Wallet dan memasukkan Bitcoin Address yang dituju.

Mengapa harga Bitcoin bisa melonjak?
Dibandingkan dengan mata uang virtual lainnya, Bitcoin mengalami lonjakan sangat drastis apalagi dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Bahkan di tahun 2009 saat awal kemunculannya harganya hanya US $ 0,3 saja.

Kini harga Bitcoin menyentuh angka US $ 2.522,4 atau setara Rp.34 juta, ini membuat Bitcoin termasuk investasi menjanjikan di masa depan. Bahkan yang doyan mengumpulkan sejak dulu telah menjadi jutawan.

Namun karena makin lama makin sedikit jumlah Bitcoin yang diterbitkan, saat ini Bitcoin yang beredar adalah 16,3 juta BTC. Jelas itu makin membuat harga Bitcoin melonjak naik. Selain itu karena pemberitaan media global dan pelaku online jenuh dengan pembayaran konvensional.
 
Jumlah Bitcoin yang telah diterbitkan saat ini
Apa saja yang bisa dibeli dengan Bitcoin?
Kini Bitcoin tidak hanya menerima pembayaran via online dan fisik juga, walaupun ada beberapa negara yang masih cukup sangsi dengan transaksi menggunakan Bitcoin. Walaupun begitu Bitcoin telah menjadi pembayaran di sejumlah negara, hanya menunggu waktu saja.

Seberapa amankah Bitcoin?
Banyak orang yang masih meragukan dari sistem Bitcoin bersifat open source, apalagi dengan maraknya peretas saat ini dan mencuri atau menerbitkan Bitcoin untuk dirinya sendiri. Namun kenyataannya sistem sangat sulit ditembus, sistem yang berjalan secara peer to peer. Segala bentuk transaksi tersimpan dan tercatat pada peer di seluruh jaringan.
Sistem peer to peer antar pengguna
Ini jelas sangat aman karena yang mengontrol adalah semua pengguna jaringan Bitcoin. Bila ada yang ingin membobol harus membobol seluruh jaringan dalam satu waktu, jelas itu mustahil. Sudah pasti sistem Bitcoin aman, berbeda dengan Internet Banking yang sewaktu-waktu bisa dibobol oleh hacker dan mencuri uang anda melalui password. Cukup dengan menginfeksi gadget korban saja.

Seberapa menguntungkan Bitcoin?
Bitcoin itu sifatnya fluktuatif layaknya membeli saham, tidak ada yang tahu kapan nilainya bisa meroket naik atau turun drastis. Namun mengingat besarnya antusias masyarakat dan publikasi besar dari media.

Apalagi setelah kasus pengiriman Malware Ransomware oleh para peretas. Mereka meminta tebusan menggunakan bayaran Bitcoin kepada korban, alhasil popularitas Bitcoin menanjak dengan sejumlah pemberitaan. 
Baca juga: Mengapa Hacker Meretas dan Mengirim Malware?

Hal lain yang memperkuat mengapa Bitcoin menguntungkan adalah jumlahnya yang terbatas hanya 21 juta Bitcoin yang beredar. Saat ini telah 16,3 juta Bitcoin yang telah berhasil ditambang. 
Harga Bitcoin yang mulai mengalahkan emas
Jelas makin sedikit jumlah Bitcon yang berada yaitu hanya 25 BTC/block setiap menitnya. Nilai kapitalisasi Bitcoin juga melonjak tinggi padahal baru saja dilepas di pasaran di tahun 2009.

Siapakah yang menerbitkan Bitcoin?
Bitcoin sengaja diciptakan dengan proses menyerupai  tambang emas. Setiap penambang harus menggunakan komputer canggih untuk bisa menguraikan matematika kompleks, menemukan Block baru dari Bitcoin. Reward sebagai apresiasi yang didapatkan oleh pengguna adalah hadiah berupa sejumlah Bitcoin.

Awal mulanya hadiah dari setiap 1 Block adalah 50 BTC, namun kini hanya 25 BTC/Block. Angka tersebut makin turun seiring dengan bertambahnya sirkulasi Bitcoin hingga maksimal Bitcoin habis yaitu 21 juta di tahun 2140 atau sekitar 123 tahun mendatang. Dengan jumlah seperti itu tidak akan terjadi inflasi mengingat jumlahnya yang dibatasi.

Penyebaran Bitcoin telah mengglobal ke seluruh penjuru dunia, walaupun ada beberapa negara dengan tegas menolak pengguna Bitcoin sebagai alat transaksi. Dengan adanya Bitcoin makin dekatnya sistem pembayaran elektronik dan investasi menjanjikan di masa depan. 
Bagaimana, anda tertarik mencoba?

Bila anda yang ingin berbagi pengalaman dan ingin bertanya lebih dapat tinggalkan di kolom komentar. Semoga memberikan pencerahan.
Share:

Senin, 15 Mei 2017

Mengapa Hacker Meretas dan Mengirim Malware?

Mengapa Hacker Meretas dan Mengirim Virus?
Kejahatan cyber saat ini sudah terjadi setiap saat dan jadi masalah serius hingga pemerintah harus turun tangan. Kejahatan tersebut semakin sering terjadi dan target yang dicari kini tak pandang buluh.

Sudah pasti banyak yang merasa was-was andai diretas, dikirim sejumlah malware berbahaya yang mengenskrip semua data yang ada. Pelaku meminta mulai dari tebusan, menghapus atau ancaman menyebarkan data hingga aksi lain rela dilakukan pelakunya.

Jelas cara ini sangat berbahaya apalagi yang setiap harinya bersinggungan dengan internet. Beragam alasan jadi tujuan sejumlah peretas melakukan aksinya. Mulai dari level kecil-kecil misalnya ngehack Facebook mantan, Wi-fi umum hingga meretas situs serta sistem keamanan perusahaan terkemuka.
Share:

Halo Penulis

Foto saya

Punya hobi membaca, mengobsevasi sekitar, pelaku lapangan hijau, dan pengamat musik EDM

Berlangganan via Email

Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis

Kumpulan Tulisan